Menu ✖

Mode Gelap
Modernisasi PPN Pengambengan, Nelayan Lokal Harap Ada Lapangan Kerja Saat Paceklik El Nino Sangat Kuat, 669 Hotspot Terdeteksi di Fakfak Lima Tahun Merger, Pelindo Regional 2 Perkuat Transformasi Layanan dan Kinerja Kepelabuhanan Prabowo Ganti Sejumlah Menteri dan Pejabat Negara, Ini Daftar Lengkapnya! Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih, Sejumlah Menteri Bergeser Dukung Mobilitas Kemayoran, DAMRI Jadi Mitra Operasional Layanan Kemon

Uncategorized

Antusiasme Mudik Lebaran 2026 Meningkat, Penjualan Tiket Kereta Api Reguler Capai 435.708 Tiket

badge-check


 Antusiasme Mudik Lebaran 2026 Meningkat, Penjualan Tiket Kereta Api Reguler Capai 435.708 Tiket Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan bahwa penjualan tiket kereta api reguler untuk masa Angkutan Lebaran 2026 terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga saat ini, minat masyarakat terhadap layanan kereta api pada periode mudik terus bergerak naik seiring dibukanya penjualan tiket secara bertahap.

Dalam pengaturan Angkutan Lebaran 2026, penjualan tiket dilakukan mengikuti skema H-45 sebelum tanggal keberangkatan. Melalui skema ini, pemesanan tiket telah dibuka secara bertahap untuk keberangkatan mulai H-3, H-2, H-1, hingga H1 Lebaran, sehingga masyarakat memiliki ruang yang cukup untuk menyusun rencana perjalanan sejak dini.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan bahwa hingga 4 Februari 2026 pukul 10.00 WIB, animo pelanggan terhadap kereta api reguler pada periode puncak arus mudik terus menunjukkan tren peningkatan.

Pada tanggal keberangkatan H-3 Lebaran atau 18 Maret 2026, tiket yang telah terjual mencapai 56.685 tiket. Penjualan tiket H-2 Lebaran atau 19 Maret 2026 tercatat sebanyak 58.759 tiket. Untuk H-1 Lebaran atau 20 Maret 2026, tiket yang terjual mencapai 45.002 tiket, sedangkan pada H1 Lebaran atau 21 Maret 2026 tercatat 33.736 tiket telah dipesan.

Berdasarkan data tersebut, H-3 dan H-2 Lebaran masih menjadi tanggal keberangkatan yang paling diminati pelanggan. Pola ini mencerminkan kecenderungan masyarakat memilih waktu mudik lebih awal guna mengatur perjalanan dengan lebih nyaman.

Penerapan skema penjualan bertahap H-45 juga mendukung pengelolaan arus penumpang yang lebih seimbang, sekaligus memberikan fleksibilitas bagi masyarakat dalam menentukan tanggal dan relasi perjalanan sesuai kebutuhan.

Anne menambahkan bahwa perencanaan perjalanan sejak dini memberikan kemudahan bagi pelanggan dalam memilih jadwal dan layanan kereta api reguler yang tersedia. Dengan memantau jadwal pembukaan penjualan tiket, pelanggan dapat menyesuaikan rencana perjalanan secara lebih optimal.

Secara kumulatif, hingga 4 Februari 2026 pukul 10.00 WIB, penjualan tiket kereta api reguler Lebaran untuk periode keberangkatan yang telah dibuka, yakni 11 Maret hingga 21 Maret 2026, telah mencapai 435.708 tiket. Jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah seiring berlanjutnya tahapan pembukaan penjualan tiket berikutnya.

Berdasarkan data sementara, sepuluh kereta api dengan volume penumpang tertinggi selama periode tersebut meliputi:

1. KA Airlangga relasi Pasar Senen (Jakarta) – Surabaya Pasar Turi (PP): 24.884 pelanggan
2. KA Bengawan relasi Purwosari (Solo) – Pasar Senen (Jakarta) (PP): 21.714 pelanggan
3. KA Kahuripan relasi Kiaracondong (Bandung) – Blitar (PP): 19.015 pelanggan
4. KA Serayu relasi Pasar Senen (Jakarta) – Purwokerto (PP): 18.364 pelanggan
5. KA Sri Tanjung relasi Ketapang (Banyuwangi) – Lempuyangan (Yogyakarta) (PP): 17.364 pelanggan
6. KA Sawunggalih relasi Kutoarjo – Pasar Senen (PP): 14.169 pelanggan
7. KA Rajabasa relasi Kertapati – Tanjung Karang (PP): 13.019 pelanggan
8. KA Probowangi relasi Surabaya Gubeng – Ketapang (PP): 10.090 pelanggan
9. KA Bukit Serelo relasi Kertapati – Lubuklinggau (PP): 10.000 pelanggan
10. KA Kutojaya Selatan relasi Kutoarjo – Kiaracondong (Bandung) (PP): 8.847 pelanggan

Tingginya minat terhadap kereta api tersebut dipengaruhi oleh keterhubungan antarwilayah, karakter perjalanan jarak jauh, serta ketersediaan jadwal yang mendukung mobilitas masyarakat selama masa mudik.

KAI mengimbau pelanggan yang belum memperoleh tiket pada tanggal atau relasi yang diinginkan untuk terus memantau pembukaan penjualan tiket berikutnya sesuai tahapan yang telah ditetapkan. Pelanggan juga dapat memanfaatkan fitur connecting train melalui aplikasi Access by KAI untuk menyusun rencana perjalanan yang lebih fleksibel.

Sebagai penutup, Anne mengajak masyarakat untuk melakukan pembelian tiket melalui kanal resmi penjualan KAI, seperti aplikasi Access by KAI, situs kai.id, serta mitra penjualan resmi yang bekerja sama dengan KAI.

“Kami mengajak masyarakat untuk merencanakan perjalanan mudik secara matang dan memantau jadwal pembukaan tiket. Informasi layanan dan pemesanan tiket dapat diakses melalui aplikasi Access by KAI maupun Contact Center KAI 121,” ujar Anne.(****)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

DPD Tani Merdeka Indonesia Aceh Tengah Ucapkan Selamat atas Pelantikan Plt. Kepala Dinas Pertanian

1 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Dinas Sosial Kabupaten Fakfak Prioritaskan Pembenahan Data demi Bantuan Tepat Sasaran

28 September 2026 - 16:04 WIB

Penumpang Melahirkan di Kereta KRL Rute Serpong

24 September 2026 - 18:46 WIB

Afternoon Coffee KSOP Muara Angke, Bahas Manifest, Kespel, dan Kesiapsiagaan Darurat

21 September 2026 - 22:25 WIB

Ultrajaya dan Frisian Flag Bersatu, Peta Susu RI Berubah

21 September 2026 - 21:53 WIB

Jakarta-New York: Diplomasi Kota, Transportasi, dan Rp5,2 Triliun

21 September 2026 - 21:47 WIB

Akses Utama Pemkab Fakfak Ditutup Tanpa Alasan Jelas, Pelayanan Publik Dipertanyakan

21 September 2026 - 20:27 WIB

Sanfest 2026: Ketika Santri Menggerakkan Ayat Al-Qur’an Melalui Film

21 September 2026 - 19:30 WIB

Menteri PU Pastikan Daerah Terdampak Banjir dan Longsor di Aceh Sudah Tidak Terisolir Lagi

21 September 2026 - 18:18 WIB

Pegayon Angkat Motif Pepir Gayo, Forum Budaya Disiapkan untuk Hidupkan Seni di Kem Seni Antara

20 September 2026 - 15:47 WIB

Trending di Uncategorized