Menu

Mode Gelap
BNN Gelar Anjangsana ke Mantan Kepala BNN Heru Winarko Jelang HANI 2026 Menbud Klaim Market Share Film Domestik Tembus 67%, Tapi Penonton Bioskop Masih Susut B50 Mulai 1 Juli: 14 Juta Kiloliter Impor Ditebas, Risiko Mesin Mengintai Pameran Tunggal Andri Wintarso Angkat Art Therapy dan Kisah Kemanusiaan Penyandang Disabilitas Mengintip Transformasi PELNI di Bawah Kepemimpinan Tri Andayani Perhatian! Ada Perawatan Ruas Tol Jagorawi hingga 22 Juni

Uncategorized

Antusiasme Mudik Lebaran 2026 Meningkat, Penjualan Tiket Kereta Api Reguler Capai 435.708 Tiket

badge-check


 Antusiasme Mudik Lebaran 2026 Meningkat, Penjualan Tiket Kereta Api Reguler Capai 435.708 Tiket Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan bahwa penjualan tiket kereta api reguler untuk masa Angkutan Lebaran 2026 terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga saat ini, minat masyarakat terhadap layanan kereta api pada periode mudik terus bergerak naik seiring dibukanya penjualan tiket secara bertahap.

Dalam pengaturan Angkutan Lebaran 2026, penjualan tiket dilakukan mengikuti skema H-45 sebelum tanggal keberangkatan. Melalui skema ini, pemesanan tiket telah dibuka secara bertahap untuk keberangkatan mulai H-3, H-2, H-1, hingga H1 Lebaran, sehingga masyarakat memiliki ruang yang cukup untuk menyusun rencana perjalanan sejak dini.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan bahwa hingga 4 Februari 2026 pukul 10.00 WIB, animo pelanggan terhadap kereta api reguler pada periode puncak arus mudik terus menunjukkan tren peningkatan.

Pada tanggal keberangkatan H-3 Lebaran atau 18 Maret 2026, tiket yang telah terjual mencapai 56.685 tiket. Penjualan tiket H-2 Lebaran atau 19 Maret 2026 tercatat sebanyak 58.759 tiket. Untuk H-1 Lebaran atau 20 Maret 2026, tiket yang terjual mencapai 45.002 tiket, sedangkan pada H1 Lebaran atau 21 Maret 2026 tercatat 33.736 tiket telah dipesan.

Berdasarkan data tersebut, H-3 dan H-2 Lebaran masih menjadi tanggal keberangkatan yang paling diminati pelanggan. Pola ini mencerminkan kecenderungan masyarakat memilih waktu mudik lebih awal guna mengatur perjalanan dengan lebih nyaman.

Penerapan skema penjualan bertahap H-45 juga mendukung pengelolaan arus penumpang yang lebih seimbang, sekaligus memberikan fleksibilitas bagi masyarakat dalam menentukan tanggal dan relasi perjalanan sesuai kebutuhan.

Anne menambahkan bahwa perencanaan perjalanan sejak dini memberikan kemudahan bagi pelanggan dalam memilih jadwal dan layanan kereta api reguler yang tersedia. Dengan memantau jadwal pembukaan penjualan tiket, pelanggan dapat menyesuaikan rencana perjalanan secara lebih optimal.

Secara kumulatif, hingga 4 Februari 2026 pukul 10.00 WIB, penjualan tiket kereta api reguler Lebaran untuk periode keberangkatan yang telah dibuka, yakni 11 Maret hingga 21 Maret 2026, telah mencapai 435.708 tiket. Jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah seiring berlanjutnya tahapan pembukaan penjualan tiket berikutnya.

Berdasarkan data sementara, sepuluh kereta api dengan volume penumpang tertinggi selama periode tersebut meliputi:

1. KA Airlangga relasi Pasar Senen (Jakarta) – Surabaya Pasar Turi (PP): 24.884 pelanggan
2. KA Bengawan relasi Purwosari (Solo) – Pasar Senen (Jakarta) (PP): 21.714 pelanggan
3. KA Kahuripan relasi Kiaracondong (Bandung) – Blitar (PP): 19.015 pelanggan
4. KA Serayu relasi Pasar Senen (Jakarta) – Purwokerto (PP): 18.364 pelanggan
5. KA Sri Tanjung relasi Ketapang (Banyuwangi) – Lempuyangan (Yogyakarta) (PP): 17.364 pelanggan
6. KA Sawunggalih relasi Kutoarjo – Pasar Senen (PP): 14.169 pelanggan
7. KA Rajabasa relasi Kertapati – Tanjung Karang (PP): 13.019 pelanggan
8. KA Probowangi relasi Surabaya Gubeng – Ketapang (PP): 10.090 pelanggan
9. KA Bukit Serelo relasi Kertapati – Lubuklinggau (PP): 10.000 pelanggan
10. KA Kutojaya Selatan relasi Kutoarjo – Kiaracondong (Bandung) (PP): 8.847 pelanggan

Tingginya minat terhadap kereta api tersebut dipengaruhi oleh keterhubungan antarwilayah, karakter perjalanan jarak jauh, serta ketersediaan jadwal yang mendukung mobilitas masyarakat selama masa mudik.

KAI mengimbau pelanggan yang belum memperoleh tiket pada tanggal atau relasi yang diinginkan untuk terus memantau pembukaan penjualan tiket berikutnya sesuai tahapan yang telah ditetapkan. Pelanggan juga dapat memanfaatkan fitur connecting train melalui aplikasi Access by KAI untuk menyusun rencana perjalanan yang lebih fleksibel.

Sebagai penutup, Anne mengajak masyarakat untuk melakukan pembelian tiket melalui kanal resmi penjualan KAI, seperti aplikasi Access by KAI, situs kai.id, serta mitra penjualan resmi yang bekerja sama dengan KAI.

“Kami mengajak masyarakat untuk merencanakan perjalanan mudik secara matang dan memantau jadwal pembukaan tiket. Informasi layanan dan pemesanan tiket dapat diakses melalui aplikasi Access by KAI maupun Contact Center KAI 121,” ujar Anne.(****)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mulai Besok, Pemko Langsa Salurkan Bantuan Jadup, Stimulan Ekonomi dan Isi Hunian Tahap II untuk 31.772 KK

19 Juni 2026 - 12:10 WIB

Kambing Hitam Itu Disebut Oligarki

18 Juni 2026 - 12:27 WIB

Pemkab Bogor Pertahankan Opini WTP atas LKPD Tahun Anggaran 2025

18 Juni 2026 - 11:16 WIB

Batik Air Buka Rute Jakarta–Muara Bungo, Kemenhub: Dorong Ekonomi Daerah

16 Juni 2026 - 05:55 WIB

Tambal Sulam Garuda: Dua Wajah Baru, Pertanyaan Lama

15 Juni 2026 - 21:58 WIB

Tim 9 PPN XIV Aceh Tengah Tetap Solid, Dukungan Pemerintah Daerah Dinilai Masih Minim

15 Juni 2026 - 20:51 WIB

Malam Suro 1 Muharram 1448 H di Borobudur: Warga Ngaran 1 Renungi Keteladanan Nabi Nuh dan Makna Ketaatan

15 Juni 2026 - 20:45 WIB

Disdik Kota Langsa Tetapkan Juara O2SN SMP 2026, 10 Siswa Siap Msju Ke Tingkat Provinsi

15 Juni 2026 - 20:40 WIB

ASDP Tambah Kapal, Antrean Padang Bai–Lembar Berhasil Diurai

15 Juni 2026 - 19:06 WIB

SCTV Music Awards 2026 Beri Panggung Lebih Besar untuk Musik Daerah

15 Juni 2026 - 18:20 WIB

Trending di RAGAM