Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta mencatat lonjakan signifikan jumlah penumpang yang tiba di wilayah Jakarta dan sekitarnya selama masa arus balik Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung hingga 1 April 2026.
Seiring berakhirnya puncak arus mudik, fokus layanan KAI Daop 1 Jakarta kini diarahkan pada kelancaran kedatangan penumpang di sejumlah stasiun utama seperti Gambir, Pasar Senen, Jatinegara, dan Bekasi. KAI memastikan seluruh pelanggan yang tiba dapat terlayani dengan aman, nyaman, dan lancar hingga menuju tujuan akhir.

Tingginya volume penumpang yang datang menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api. Di tengah padatnya mobilitas arus balik, kereta api dinilai menjadi pilihan karena menawarkan perjalanan yang bebas hambatan dan tepat waktu.
Salah satu keunggulan kereta api adalah terbebas dari kemacetan sehingga jadwal kedatangan dapat diprediksi dengan baik. Hal ini menjadi faktor penting bagi masyarakat yang kembali ke Jakarta untuk mempersiapkan aktivitas pasca libur Lebaran.
Selain itu, dari sisi kenyamanan dan keselamatan, kereta api tetap menjadi pilihan karena didukung fasilitas memadai serta sistem operasional yang terstandarisasi. Kemudahan akses stasiun yang umumnya berada di pusat kota juga mempermudah konektivitas penumpang dengan moda transportasi lanjutan.
Kinerja operasional KAI Daop 1 Jakarta selama masa Angkutan Lebaran 2026 menunjukkan tren positif. Pada periode 11 hingga 30 Maret 2026, sebanyak 990.974 penumpang berangkat, meningkat 4 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebanyak 945.735 penumpang.
Pada periode mudik 11–20 Maret 2026, jumlah penumpang berangkat tercatat 483.389 pelanggan, sementara penumpang tiba sebanyak 243.007 pelanggan. Sedangkan pada periode Hari H Lebaran 21–22 Maret 2026, penumpang berangkat mencapai 97.297 pelanggan dan penumpang tiba sebanyak 62.254 pelanggan.
Memasuki periode arus balik 23 Maret hingga 1 April 2026, jumlah penumpang tiba secara konsisten lebih tinggi dibandingkan keberangkatan. Pada 30 Maret 2026, tercatat sebanyak 51.656 pelanggan tiba, sementara penumpang berangkat sebanyak 23.742 pelanggan.
Secara total, puncak arus balik terjadi pada 23–30 Maret 2026 dengan jumlah penumpang tiba di Jakarta mencapai 422.566 orang. Adapun tanggal favorit kedatangan terjadi pada 25 Maret 2026 dengan total 53.406 penumpang.
Secara kumulatif, jumlah penumpang berangkat pada periode 11–30 Maret 2026 mencapai 882.003 pelanggan, sedangkan jumlah penumpang yang tiba sebanyak 727.827 pelanggan.
Untuk periode pasca Lebaran pada 30 Maret hingga 1 April 2026, KAI masih menyediakan sekitar 91.533 tempat duduk yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan peningkatan kinerja tersebut merupakan hasil komitmen KAI dalam memberikan pelayanan terbaik selama masa Angkutan Lebaran.
“Kami mencatat adanya peningkatan kinerja sebesar 4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap kereta api semakin tinggi, terutama pada masa Angkutan Lebaran,” ujar Franoto.
Ia menambahkan, KAI memberikan perhatian khusus terhadap pelayanan penumpang yang tiba di stasiun, termasuk memastikan keamanan dan kemudahan akses lanjutan.
“Kami fokus memastikan seluruh penumpang yang datang di wilayah Daop 1 Jakarta dapat turun dengan aman, nyaman, serta mendapatkan kemudahan akses lanjutan. Petugas kami juga disiagakan untuk membantu pelayanan di stasiun-stasiun kedatangan,” katanya.
KAI, lanjut Franoto, akan terus menjaga kualitas layanan hingga berakhirnya masa Angkutan Lebaran 2026.
“Meskipun masa Angkutan Lebaran masih berlangsung hingga 1 April 2026, kami memastikan seluruh operasional berjalan dengan baik, aman, dan lancar. Optimalisasi pelayanan arus balik terus kami lakukan agar seluruh pelanggan yang tiba dapat terlayani dengan maksimal,” tutupnya.(fahmi)





























