Menu

Mode Gelap
Cecep (Tangerang) Terhenti di Top 21 Aksi 2026 Kunjungi Terminal Teluk Lamong, Wali Kota Surabaya Pererat Kolaborasi Pengembangan Layanan Logistik Kuliner Kereta Hadirkan Menu Takjil Khusus Berbuka Puasa Selama Ramadan 574 Ribu Tiket Lebaran 2026 Terjual dari Gambir dan Pasar Senen, 86 Ribu Kursi Masih Tersedia Menko PMK: Keselamatan Pemudik Prioritas Utama KCIC Luncurkan Whoosh Prepaid Voucher, Solusi Perjalanan Fleksibel untuk Personal dan Korporasi

ANJUNGAN

ASDP Dorong Pengguna Jasa Rencanakan Arus Balik Sejak Dini

badge-check


 ASDP Dorong Pengguna Jasa Rencanakan Arus Balik Sejak Dini Perbesar

Wartatrans.com, KETAPANG-BANYUWANGI – Pasca-perayaan Hari Raya Natal 2025, pergerakan masyarakat di jalur penyeberangan utama nasional terpantau masih terkendali.

Di tengah mulai terbentuknya arus balik libur Tahun Baru 2026, tingkat pemanfaatan kuota penyeberangan dinilai belum tinggi, sehingga masyarakat masih memiliki ruang untuk merencanakan perjalanan ferry secara lebih fleksibel dan terukur.

Berdasarkan data Posko Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 per Jumat (17/12) pukul 08.00 WIB, tingkat pemanfaatan kuota tiket lintasan Jawa–Sumatera dan Jawa–Bali hingga Hari Raya Natal tercatat baru mencapai sekitar 31,83 persen.

Sementara pemesanan untuk periode pasca-Natal hingga awal Tahun Baru masih berada pada kisaran 4,32 persen.

Kondisi ini menunjukkan kuota penyeberangan secara umum masih relatif longgar.

Direktur Utama Heru Widodo menyampaikan, situasi tersebut menjadi momentum bagi masyarakat untuk mengatur perjalanan dari jauh hari.

“Kami mengimbau pengguna jasa agar tidak menunggu puncak arus balik. Dengan kuota yang masih tersedia, masyarakat dapat memilih waktu perjalanan yang lebih nyaman dan terhindar dari kepadatan,” ujarnya, Sabtu (27/12/2025).

Dia menegaskan operasional penyeberangan dilaksanakan mengikuti kebijakan yang telah ditetapkan, dengan ASDP berfokus pada kesiapan layanan bagi pengguna jasa.

Pada puncak pergerakan pasca-Natal yang terjadi pada 26 Desember 2025 atau H+1, tingkat pemanfaatan kuota di sejumlah pelabuhan menunjukkan variasi. Di lintasan Jawa–Sumatera, Pelabuhan Merak mencatat tingkat keterisian sekitar 16,49 persen, Pelabuhan Ciwandan 62,47 persen, dan Pelabuhan Bakauheni 22,52 persen.

Sementara di lintasan Jawa–Bali, Pelabuhan Ketapang mencatat 48,65 persen dan Pelabuhan Gilimanuk mencapai 69,09 persen.

“Tingginya pemanfaatan kuota di pelabuhan alternatif mencerminkan pola perjalanan yang mulai menyebar dan tidak terpusat di satu titik,” katanya.

Pada H+1 Natal, data Posko Merak yang mencakup Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara mencatat 123 trip kapal beroperasi selama 24 jam.

Total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera mencapai 33.910 orang, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Pergerakan kendaraan secara keseluruhan relatif stabil, dengan pertumbuhan paling menonjol terjadi pada segmen bus.

Sejalan dengan itu, ASDP kembali mengingatkan masyarakat agar mempersiapkan perjalanan sejak jauh hari melalui pemanfaatan sistem tiket online Ferizy.

Saat ini, tidak ada lagi penjualan tiket di pelabuhan, dan tiket penyeberangan telah tersedia sejak H-60 sebelum keberangkatan.

Pengguna jasa diminta membeli tiket secara daring, memastikan telah bertiket sebelum tiba di pelabuhan, serta datang sesuai jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket.

Corporate Secretary Windy Andale menambahkan, disiplin terhadap jadwal dan kesiapan perjalanan menjadi kunci kelancaran arus balik.

“Kami mengimbau masyarakat untuk memantau informasi resmi, memastikan tiket telah dimiliki sebelum tiba di pelabuhan, serta mengatur waktu perjalanan dengan baik. Selain itu, pengguna jasa diminta mewaspadai potensi cuaca ekstrem di sejumlah lintasan dan selalu mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama,” ujarnya.

Dengan tingkat pemanfaatan kuota yang masih relatif longgar di sejumlah lintasan serta arus balik yang mulai terbentuk secara bertahap, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mendorong masyarakat memanfaatkan kesempatan ini untuk merencanakan perjalanan ferry sejak dini agar layanan penyeberangan tetap lancar, aman, dan terkendali hingga puncak libur Tahun Baru 2026. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kunjungi Terminal Teluk Lamong, Wali Kota Surabaya Pererat Kolaborasi Pengembangan Layanan Logistik

2 Maret 2026 - 16:55 WIB

Menko PMK: Keselamatan Pemudik Prioritas Utama

2 Maret 2026 - 14:18 WIB

Konsisten Taat Pajak, SPJM Kembali dapat Apresiasi dari DJP Sulselbartra

2 Maret 2026 - 10:28 WIB

Ayo Cek, Kemenhub Atur Pergerakan di Pelabuhan Penyeberangan Selama Periode Angleb

2 Maret 2026 - 10:12 WIB

ASDP Perkuat Layanan Penyeberangan Mudik Lebaran di Kepulauan Riau

1 Maret 2026 - 17:25 WIB

Dirut Pelindo Perdana Kunker ke Kijing Kelolaan PTP Nonpetikemas

28 Februari 2026 - 16:10 WIB

Prediksi Pergerakan Masyarakat Gorontalo di Libur Lebaran, Sentuh 870 Ribu

28 Februari 2026 - 09:24 WIB

Menhub Dudy: Transportasi Laut Jadi Perhatian Utama di Maluku Utara

28 Februari 2026 - 09:21 WIB

IPC TPK Perkuat Kemandirian Generasi Muda Pesisir Lewat Sertifikasi Kompetensi Digital

28 Februari 2026 - 05:23 WIB

Angkutan Lebaran 2026: Perkuat Layanan dan Koordinasi, Pelindo Regional 4 Siap Optimalkan Operasional Pelabuhan

27 Februari 2026 - 18:42 WIB

Trending di ANJUNGAN