Menu

Mode Gelap
Marlina Ditolak Jadi Pramugari, Perempuan Asli Papua Ini Justru Cetak Sejarah sebagai Pilot Airbus A320 Neno Warisman: Puisi Bukan Sekadar Rangkaian Kata, tetapi Cara Merawat Warisan Budaya Prabowo Pimpin Rapat Antisipasi El Nino, Pemerintah Diminta Perkuat Ketahanan Pangan dan Air KAI Gandeng BRIN Kembangkan Teknologi Automatic Train Protection untuk Tingkatkan Keselamatan Kereta Api BKM Masjid Bani Salim Rutin Gelar Kajian Fikih, Tauhid, dan Tasawuf Sejak Ramadan TJSL AirNav, Hadirkan Rumah Inspirasi Aceh Tamiang

ANJUNGAN

ASDP Dorong Pengguna Jasa Rencanakan Arus Balik Sejak Dini

badge-check


 ASDP Dorong Pengguna Jasa Rencanakan Arus Balik Sejak Dini Perbesar

Wartatrans.com, KETAPANG-BANYUWANGI – Pasca-perayaan Hari Raya Natal 2025, pergerakan masyarakat di jalur penyeberangan utama nasional terpantau masih terkendali.

Di tengah mulai terbentuknya arus balik libur Tahun Baru 2026, tingkat pemanfaatan kuota penyeberangan dinilai belum tinggi, sehingga masyarakat masih memiliki ruang untuk merencanakan perjalanan ferry secara lebih fleksibel dan terukur.

Berdasarkan data Posko Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 per Jumat (17/12) pukul 08.00 WIB, tingkat pemanfaatan kuota tiket lintasan Jawa–Sumatera dan Jawa–Bali hingga Hari Raya Natal tercatat baru mencapai sekitar 31,83 persen.

Sementara pemesanan untuk periode pasca-Natal hingga awal Tahun Baru masih berada pada kisaran 4,32 persen.

Kondisi ini menunjukkan kuota penyeberangan secara umum masih relatif longgar.

Direktur Utama Heru Widodo menyampaikan, situasi tersebut menjadi momentum bagi masyarakat untuk mengatur perjalanan dari jauh hari.

“Kami mengimbau pengguna jasa agar tidak menunggu puncak arus balik. Dengan kuota yang masih tersedia, masyarakat dapat memilih waktu perjalanan yang lebih nyaman dan terhindar dari kepadatan,” ujarnya, Sabtu (27/12/2025).

Dia menegaskan operasional penyeberangan dilaksanakan mengikuti kebijakan yang telah ditetapkan, dengan ASDP berfokus pada kesiapan layanan bagi pengguna jasa.

Pada puncak pergerakan pasca-Natal yang terjadi pada 26 Desember 2025 atau H+1, tingkat pemanfaatan kuota di sejumlah pelabuhan menunjukkan variasi. Di lintasan Jawa–Sumatera, Pelabuhan Merak mencatat tingkat keterisian sekitar 16,49 persen, Pelabuhan Ciwandan 62,47 persen, dan Pelabuhan Bakauheni 22,52 persen.

Sementara di lintasan Jawa–Bali, Pelabuhan Ketapang mencatat 48,65 persen dan Pelabuhan Gilimanuk mencapai 69,09 persen.

“Tingginya pemanfaatan kuota di pelabuhan alternatif mencerminkan pola perjalanan yang mulai menyebar dan tidak terpusat di satu titik,” katanya.

Pada H+1 Natal, data Posko Merak yang mencakup Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara mencatat 123 trip kapal beroperasi selama 24 jam.

Total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera mencapai 33.910 orang, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Pergerakan kendaraan secara keseluruhan relatif stabil, dengan pertumbuhan paling menonjol terjadi pada segmen bus.

Sejalan dengan itu, ASDP kembali mengingatkan masyarakat agar mempersiapkan perjalanan sejak jauh hari melalui pemanfaatan sistem tiket online Ferizy.

Saat ini, tidak ada lagi penjualan tiket di pelabuhan, dan tiket penyeberangan telah tersedia sejak H-60 sebelum keberangkatan.

Pengguna jasa diminta membeli tiket secara daring, memastikan telah bertiket sebelum tiba di pelabuhan, serta datang sesuai jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket.

Corporate Secretary Windy Andale menambahkan, disiplin terhadap jadwal dan kesiapan perjalanan menjadi kunci kelancaran arus balik.

“Kami mengimbau masyarakat untuk memantau informasi resmi, memastikan tiket telah dimiliki sebelum tiba di pelabuhan, serta mengatur waktu perjalanan dengan baik. Selain itu, pengguna jasa diminta mewaspadai potensi cuaca ekstrem di sejumlah lintasan dan selalu mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama,” ujarnya.

Dengan tingkat pemanfaatan kuota yang masih relatif longgar di sejumlah lintasan serta arus balik yang mulai terbentuk secara bertahap, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mendorong masyarakat memanfaatkan kesempatan ini untuk merencanakan perjalanan ferry sejak dini agar layanan penyeberangan tetap lancar, aman, dan terkendali hingga puncak libur Tahun Baru 2026. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Terdampak Serangan Misil,  Kemenhub Kawal Proses Pemulangan Awak Kapal MT Belma

28 Juli 2026 - 20:25 WIB

Keselamatan Tetap Prioritas Utama, ASDP Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem Selat Bali

28 Juli 2026 - 18:54 WIB

IPCC Jaga Kinerja Operasional di Tengah Pelemahan Pasar Kuartal II 2026

28 Juli 2026 - 15:17 WIB

ASDP Percepat Realisasi Long Distance Ferry, Perkuat Konektivitas Jawa–NTT

28 Juli 2026 - 14:15 WIB

Perkuat Kolaborasi Penanganan Masalah Hukum, Pelindo Regional 2 Banten dan Kejaksaan Negeri Cilegon Perpanjang Nota Kesepahaman

27 Juli 2026 - 21:11 WIB

Hadapi Dinamika Global, IPCC Bukukan Pertumbuhan Kinerja Keuangan Berkelanjutan pada Semester I 2026

27 Juli 2026 - 21:00 WIB

Tata Kelola BBM PELNI Disupervisi KPK

25 Juli 2026 - 19:47 WIB

12 Penumpang Speedboat SB. Mister Un Berhasil Dievakuasi di Perairan Gorontalo

25 Juli 2026 - 19:35 WIB

Teluk Ratai Siapkan Dermaga Kapal Induk, Infrastruktur Maritim RI Naik Kelas

25 Juli 2026 - 18:56 WIB

Pelindo Regional 2 Banten Perkuat Kinerja, Operasional Tumbuh Positif pada Semester I 2026

25 Juli 2026 - 08:47 WIB

Trending di ANJUNGAN