Menu

Mode Gelap
Mantan Gubernur Aceh Dr Zaini Abdullah Wafat di Usia 86 Tahun Bahas Peluang Kemitraan UMKM, KAI Services Hadir di Talkshow Program Campuspreneur Pengembangan Wirausaha Muda di IPB Terima Penghargaan JMSI, Mahlizar Safdi ketua Posko Rakyat Dedikasikan Piala untuk Istri, Ratusan Relawan Posko Rakyat, dan Sinergi Lintas Sektor PACE: Stigma Politik Hambat Partisipasi Masyarakat Papua dalam Pembangunan Pelanggan KA Lokal Jawa Barat Tumbuh 67,95 Persen dalam Tiga Tahun KAI Services Resmikan Mess Responsibility di Surabaya, Tingkatkan Kenyamanan Frontliner

ANJUNGAN

ASDP Dorong Pengguna Jasa Rencanakan Arus Balik Sejak Dini

badge-check


 ASDP Dorong Pengguna Jasa Rencanakan Arus Balik Sejak Dini Perbesar

Wartatrans.com, KETAPANG-BANYUWANGI – Pasca-perayaan Hari Raya Natal 2025, pergerakan masyarakat di jalur penyeberangan utama nasional terpantau masih terkendali.

Di tengah mulai terbentuknya arus balik libur Tahun Baru 2026, tingkat pemanfaatan kuota penyeberangan dinilai belum tinggi, sehingga masyarakat masih memiliki ruang untuk merencanakan perjalanan ferry secara lebih fleksibel dan terukur.

Berdasarkan data Posko Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 per Jumat (17/12) pukul 08.00 WIB, tingkat pemanfaatan kuota tiket lintasan Jawa–Sumatera dan Jawa–Bali hingga Hari Raya Natal tercatat baru mencapai sekitar 31,83 persen.

Sementara pemesanan untuk periode pasca-Natal hingga awal Tahun Baru masih berada pada kisaran 4,32 persen.

Kondisi ini menunjukkan kuota penyeberangan secara umum masih relatif longgar.

Direktur Utama Heru Widodo menyampaikan, situasi tersebut menjadi momentum bagi masyarakat untuk mengatur perjalanan dari jauh hari.

“Kami mengimbau pengguna jasa agar tidak menunggu puncak arus balik. Dengan kuota yang masih tersedia, masyarakat dapat memilih waktu perjalanan yang lebih nyaman dan terhindar dari kepadatan,” ujarnya, Sabtu (27/12/2025).

Dia menegaskan operasional penyeberangan dilaksanakan mengikuti kebijakan yang telah ditetapkan, dengan ASDP berfokus pada kesiapan layanan bagi pengguna jasa.

Pada puncak pergerakan pasca-Natal yang terjadi pada 26 Desember 2025 atau H+1, tingkat pemanfaatan kuota di sejumlah pelabuhan menunjukkan variasi. Di lintasan Jawa–Sumatera, Pelabuhan Merak mencatat tingkat keterisian sekitar 16,49 persen, Pelabuhan Ciwandan 62,47 persen, dan Pelabuhan Bakauheni 22,52 persen.

Sementara di lintasan Jawa–Bali, Pelabuhan Ketapang mencatat 48,65 persen dan Pelabuhan Gilimanuk mencapai 69,09 persen.

“Tingginya pemanfaatan kuota di pelabuhan alternatif mencerminkan pola perjalanan yang mulai menyebar dan tidak terpusat di satu titik,” katanya.

Pada H+1 Natal, data Posko Merak yang mencakup Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara mencatat 123 trip kapal beroperasi selama 24 jam.

Total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera mencapai 33.910 orang, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Pergerakan kendaraan secara keseluruhan relatif stabil, dengan pertumbuhan paling menonjol terjadi pada segmen bus.

Sejalan dengan itu, ASDP kembali mengingatkan masyarakat agar mempersiapkan perjalanan sejak jauh hari melalui pemanfaatan sistem tiket online Ferizy.

Saat ini, tidak ada lagi penjualan tiket di pelabuhan, dan tiket penyeberangan telah tersedia sejak H-60 sebelum keberangkatan.

Pengguna jasa diminta membeli tiket secara daring, memastikan telah bertiket sebelum tiba di pelabuhan, serta datang sesuai jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket.

Corporate Secretary Windy Andale menambahkan, disiplin terhadap jadwal dan kesiapan perjalanan menjadi kunci kelancaran arus balik.

“Kami mengimbau masyarakat untuk memantau informasi resmi, memastikan tiket telah dimiliki sebelum tiba di pelabuhan, serta mengatur waktu perjalanan dengan baik. Selain itu, pengguna jasa diminta mewaspadai potensi cuaca ekstrem di sejumlah lintasan dan selalu mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama,” ujarnya.

Dengan tingkat pemanfaatan kuota yang masih relatif longgar di sejumlah lintasan serta arus balik yang mulai terbentuk secara bertahap, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mendorong masyarakat memanfaatkan kesempatan ini untuk merencanakan perjalanan ferry sejak dini agar layanan penyeberangan tetap lancar, aman, dan terkendali hingga puncak libur Tahun Baru 2026. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dukung ESG dan SDGs, IPC TPK Manfaatkan Kembali 209 Kilogram Seragam Bekas

13 Juni 2026 - 09:51 WIB

Pelindo Dukung Pelestarian Ekosistem Laut, Rehabilitasi Terumbu Karang di Pulau Hanita

13 Juni 2026 - 06:03 WIB

ASDP Pastikan Penanganan Optimal bagi Korban Insiden KMP Aceh Hebat 2

12 Juni 2026 - 23:10 WIB

Insiden Kebakaran KMP Aceh Hebat 2, ASDP Prihatin Mendalam dan Fokus Pendampingan Korban Luka

12 Juni 2026 - 19:19 WIB

Kembangkan Pelabuhan Kolbano, Kemenhub Terima Hibah Aset Tanah Pemkab Timor Tengah Selatan

12 Juni 2026 - 11:05 WIB

Pelindo Regional 4 & Kejati Sulsel Perkuat Tata Kelola Perusahaan

12 Juni 2026 - 06:45 WIB

Percepat Pemeriksaan Petikemas, Bea Cukai, KSOP dan Pelindo Dukung Kelancaran Logistik Nasional

12 Juni 2026 - 06:37 WIB

Angkutan Penyeberangan Tertekan Rupiah Melemah, Minta Penyesuaian Tarif

11 Juni 2026 - 15:58 WIB

KSOP Cirebon Kerja Sama dengan 3 Lembaga Pendidikan, Tingkatkan Kualitas SDM Maritim

11 Juni 2026 - 14:36 WIB

Rute Baru Gold Star Line Tambah Direct Connectivity IPC TPK ke Tiongkok Selatan

11 Juni 2026 - 12:32 WIB

Trending di ANJUNGAN