Menu

Mode Gelap
Arus Mudik Lebaran 2026, Pelabuhan Tanjung Priok Berhasil Layani Penumpang Kapal Laut dengan Lancar Dirut KAI Tinjau Arus Balik Kereta Whoosh, Penumpang Jakarta–Bandung Tetap Tinggi ASDP Jaga Layanan Tetap Terkendali di Puncak Arus Balik Ketapang ASDP: 79 Persen Pemudik Telah Kembali dari Sumatera ke Jawa KAI Daop 7 Madiun Angkut 434 Ribu Pelanggan Selama Angkutan Lebaran 2026 KA Siliwangi jadi Primadona, Layanan Lokal KAI Paling Diminati pada Angkutan Lebaran 2026

ANJUNGAN

ASDP Jaga Layanan Tetap Terkendali di Puncak Arus Balik Ketapang

badge-check


 Penumpang di Pelabuhan Ketapang Perbesar

Penumpang di Pelabuhan Ketapang

Wartatrans.com, BANYUWANGI – Puncak arus balik Lebaran 2026 di lintasan Ketapang–Gilimanuk mulai terasa sejak Ahad (29/3/2026) pagi.

Ribuan kendaraan pemudik bergerak menuju Pelabuhan Ketapang untuk kembali ke Bali, membentuk antrean panjang yang dinamis, namun tetap mengalir dalam kendali.

Di tengah tingginya mobilitas tersebut, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan seluruh layanan penyeberangan tetap berjalan optimal.

Wakil Direktur Utama ASDP Yossianis Marciano menegaskan, kesiapan operasional telah dimaksimalkan sejak awal periode arus balik.

“Di tengah lonjakan pergerakan masyarakat, kami memastikan pelayanan tetap optimal. Armada siaga penuh, pengaturan arus kendaraan dimaksimalkan, serta koordinasi lintas instansi terus diperkuat agar pengguna jasa tetap terlayani dengan baik,” tuturnya.

Lonjakan trafik mulai terlihat sejak H+1 (23 Maret 2026) hingga H+6 (28 Maret 2026). Pada H+6, tercatat pergerakan tertinggi mencapai 15.781 unit kendaraan dan 49.523 penumpang dalam satu hari—menjadi indikator kuat bahwa fase puncak arus balik telah berlangsung.

Data reservasi tiket melalui platform Ferizy juga menunjukkan tren signifikan.

“Sejak 11 Maret (H-10) hingga 1 April 2026 (H+10), total reservasi di Pelabuhan Ketapang mencapai 148.054 unit kendaraan,” ungkap dia.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 135.256 unit telah terlayani hingga H+6, sementara sekitar 12.798 unit kendaraan masih dalam perjalanan menuju pelabuhan sesuai jadwal keberangkatan.

Angka tersebut mencerminkan bahwa arus balik belum sepenuhnya mereda.

Potensi kepadatan masih akan terjadi seiring kedatangan kendaraan secara bertahap, sekaligus menegaskan pentingnya perencanaan perjalanan yang matang agar pengguna jasa dapat terhindar dari penumpukan.

Berdasarkan data produksi per 12 jam pada 29 Maret 2026 (00.00–12.00 WIB) atau H+7, tercatat 22.804 penumpang telah menyeberang.

Adapun kendaraan yang dilayani meliputi 3.438 sepeda motor, 2.024 mobil pribadi, 667 truk logistik, dan 272 bus, dengan total 6.401 unit.

Secara kumulatif sejak 22 Maret 2026 (HH) hingga 29 Maret 2026 pukul 12.00, sebanyak 97.683 kendaraan (59%) dan 314.491 penumpang (61%) telah kembali ke Bali.

Antrean Tetap Bergerak

Di lapangan, suasana pelabuhan menggambarkan potret khas arus balik—keluarga dengan barang bawaan, anak-anak yang tertidur di kendaraan, hingga pengemudi logistik yang menunggu giliran.

Meski padat, antrean tetap bergerak berkat pengaturan operasional yang disiplin.

ASDP menerapkan strategi prioritas dengan mendahulukan kendaraan pemudik seperti sepeda motor, mobil pribadi, dan bus, guna memastikan perjalanan keluarga lebih cepat dan nyaman.

Sementara itu, kendaraan logistik tetap dilayani dengan skema fleksibel berbasis kondisi lapangan.

General Manager ASDP Cabang Ketapang Arief Eko menjelaskan, pada saat lonjakan terjadi, kendaraan barang dialihkan sementara ke kantong parkir yang telah disiapkan.

“Saat arus padat, kendaraan logistik kami arahkan ke buffer zone seperti Bulusan, Terminal Sri Tanjung, dan area Pusri. Setelah kondisi lebih landai, kendaraan tersebut dilayani kembali secara bertahap,” katanya.

Untuk menjaga kelancaran, hingga 32 kapal dioperasikan, dengan 18 kapal menerapkan pola Tiba-Bongkar-Berangkat (TBB).

Optimalisasi buffer zone di Grand Watudodol, Terminal Sri Tanjung, Bulusan, dan PT Pusri juga terus dilakukan. Meski beberapa titik terpantau padat oleh kendaraan logistik, kondisi tetap dalam kendali petugas.

Dengan tingkat keterisian pelabuhan mencapai sekitar 90 persen, proses pemuatan kendaraan ke kapal tetap berlangsung lancar di seluruh dermaga.

Di tengah padatnya arus balik, ASDP juga mengingatkan pentingnya keselamatan perjalanan.

“Kami mengimbau pengguna jasa untuk membeli tiket melalui Ferizy, mengatur waktu perjalanan, menjaga kondisi fisik, serta memastikan kebutuhan selama perjalanan tercukupi,” tutup Yossianis.

ASDP menegaskan komitmennya untuk terus menjadi penghubung perjalanan masyarakat, memastikan setiap langkah kembali dari kampung halaman berlangsung aman, nyaman, dan penuh makna. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Arus Mudik Lebaran 2026, Pelabuhan Tanjung Priok Berhasil Layani Penumpang Kapal Laut dengan Lancar

29 Maret 2026 - 21:51 WIB

ASDP: 79 Persen Pemudik Telah Kembali dari Sumatera ke Jawa

29 Maret 2026 - 18:55 WIB

Arus Balik hingga H+7 Lebaran, PELNI Telah Angkut 153 Ribu Penumpang

29 Maret 2026 - 12:47 WIB

Menhub Dudy Pastikan Kelancaran Arus Balik Penyeberangan Sumatera-Jawa di Pelabuhan Bakauheni

28 Maret 2026 - 20:13 WIB

Ayo Segera Manfaatkan Diskon Tiket Kapal PELNI, Kuota Sisa 7,5 Persen!

28 Maret 2026 - 20:02 WIB

651 Ribu Penumpang dan 169 Ribu Kendaraan Menuju Jawa, Arus Balik Bakauheni-Merak Lancar Terkendali

28 Maret 2026 - 19:37 WIB

Pergerakan Penumpang di Pelabuhan Makassar Capai 79 Ribu Hingga H+7 Lebaran

28 Maret 2026 - 15:50 WIB

60 Persen Pemudik Sudah Kembali ke Jawa dari Sumatera via Penyeberangan

27 Maret 2026 - 22:00 WIB

Kemenhub Minta Pemudik Lebaran Atur Waktu Perjalanan Jelang Puncak Arus Balik

27 Maret 2026 - 19:25 WIB

Yes, Aktivitas PTP Nonpetikemas di Pelabuhan Tanjung Priok Tetap Normal Selama Libur Lebaran

27 Maret 2026 - 17:49 WIB

Trending di ANJUNGAN