Menu

Mode Gelap
Momen Long Weekend, Lebih dari 70 ribu tiket Whoosh Terjual. Penumpang Naik 31% Dibanding Hari Biasa Meningkat 50 Persen, Penumpang KA Pangrango Long Weekend Tembus 17.689 Pelanggan Babak Penyisihan SBY Cup 2026 Berakhir Seru, Siapa Semi Finalis? Kuliner Kereta Hadirkan Menu Baru untuk Temani Libur Panjang Penumpang KA KAI Layani 3,2 Juta Penumpang Kereta Bandara hingga April 2026, Mobilitas Masyarakat Kian Bergantung pada Transportasi Terintegrasi Long Weekend Naik Whoosh? Ada Diskon Hotel, Wisata Gratis, hingga Shuttle ke Destinasi Favorit

ANJUNGAN

ASDP Jaga Layanan Tetap Terkendali di Puncak Arus Balik Ketapang

badge-check


 Penumpang di Pelabuhan Ketapang Perbesar

Penumpang di Pelabuhan Ketapang

Wartatrans.com, BANYUWANGI – Puncak arus balik Lebaran 2026 di lintasan Ketapang–Gilimanuk mulai terasa sejak Ahad (29/3/2026) pagi.

Ribuan kendaraan pemudik bergerak menuju Pelabuhan Ketapang untuk kembali ke Bali, membentuk antrean panjang yang dinamis, namun tetap mengalir dalam kendali.

Di tengah tingginya mobilitas tersebut, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan seluruh layanan penyeberangan tetap berjalan optimal.

Wakil Direktur Utama ASDP Yossianis Marciano menegaskan, kesiapan operasional telah dimaksimalkan sejak awal periode arus balik.

“Di tengah lonjakan pergerakan masyarakat, kami memastikan pelayanan tetap optimal. Armada siaga penuh, pengaturan arus kendaraan dimaksimalkan, serta koordinasi lintas instansi terus diperkuat agar pengguna jasa tetap terlayani dengan baik,” tuturnya.

Lonjakan trafik mulai terlihat sejak H+1 (23 Maret 2026) hingga H+6 (28 Maret 2026). Pada H+6, tercatat pergerakan tertinggi mencapai 15.781 unit kendaraan dan 49.523 penumpang dalam satu hari—menjadi indikator kuat bahwa fase puncak arus balik telah berlangsung.

Data reservasi tiket melalui platform Ferizy juga menunjukkan tren signifikan.

“Sejak 11 Maret (H-10) hingga 1 April 2026 (H+10), total reservasi di Pelabuhan Ketapang mencapai 148.054 unit kendaraan,” ungkap dia.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 135.256 unit telah terlayani hingga H+6, sementara sekitar 12.798 unit kendaraan masih dalam perjalanan menuju pelabuhan sesuai jadwal keberangkatan.

Angka tersebut mencerminkan bahwa arus balik belum sepenuhnya mereda.

Potensi kepadatan masih akan terjadi seiring kedatangan kendaraan secara bertahap, sekaligus menegaskan pentingnya perencanaan perjalanan yang matang agar pengguna jasa dapat terhindar dari penumpukan.

Berdasarkan data produksi per 12 jam pada 29 Maret 2026 (00.00–12.00 WIB) atau H+7, tercatat 22.804 penumpang telah menyeberang.

Adapun kendaraan yang dilayani meliputi 3.438 sepeda motor, 2.024 mobil pribadi, 667 truk logistik, dan 272 bus, dengan total 6.401 unit.

Secara kumulatif sejak 22 Maret 2026 (HH) hingga 29 Maret 2026 pukul 12.00, sebanyak 97.683 kendaraan (59%) dan 314.491 penumpang (61%) telah kembali ke Bali.

Antrean Tetap Bergerak

Di lapangan, suasana pelabuhan menggambarkan potret khas arus balik—keluarga dengan barang bawaan, anak-anak yang tertidur di kendaraan, hingga pengemudi logistik yang menunggu giliran.

Meski padat, antrean tetap bergerak berkat pengaturan operasional yang disiplin.

ASDP menerapkan strategi prioritas dengan mendahulukan kendaraan pemudik seperti sepeda motor, mobil pribadi, dan bus, guna memastikan perjalanan keluarga lebih cepat dan nyaman.

Sementara itu, kendaraan logistik tetap dilayani dengan skema fleksibel berbasis kondisi lapangan.

General Manager ASDP Cabang Ketapang Arief Eko menjelaskan, pada saat lonjakan terjadi, kendaraan barang dialihkan sementara ke kantong parkir yang telah disiapkan.

“Saat arus padat, kendaraan logistik kami arahkan ke buffer zone seperti Bulusan, Terminal Sri Tanjung, dan area Pusri. Setelah kondisi lebih landai, kendaraan tersebut dilayani kembali secara bertahap,” katanya.

Untuk menjaga kelancaran, hingga 32 kapal dioperasikan, dengan 18 kapal menerapkan pola Tiba-Bongkar-Berangkat (TBB).

Optimalisasi buffer zone di Grand Watudodol, Terminal Sri Tanjung, Bulusan, dan PT Pusri juga terus dilakukan. Meski beberapa titik terpantau padat oleh kendaraan logistik, kondisi tetap dalam kendali petugas.

Dengan tingkat keterisian pelabuhan mencapai sekitar 90 persen, proses pemuatan kendaraan ke kapal tetap berlangsung lancar di seluruh dermaga.

Di tengah padatnya arus balik, ASDP juga mengingatkan pentingnya keselamatan perjalanan.

“Kami mengimbau pengguna jasa untuk membeli tiket melalui Ferizy, mengatur waktu perjalanan, menjaga kondisi fisik, serta memastikan kebutuhan selama perjalanan tercukupi,” tutup Yossianis.

ASDP menegaskan komitmennya untuk terus menjadi penghubung perjalanan masyarakat, memastikan setiap langkah kembali dari kampung halaman berlangsung aman, nyaman, dan penuh makna. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

ASDP Raih Penghargaan Top CSR 2026 Berkat Program Mudik Ramah Anak

14 Mei 2026 - 21:14 WIB

BKKP dan UPP Indramayu Dorong Penerapan K3 dan MCU Berkala bagi Stakeholder Pelabuhan

14 Mei 2026 - 12:06 WIB

Kunjungan Mahasiswa UI ke IPC TPK, Sinkronisasi Teori Akademik dan Realita Industri Pelabuhan

13 Mei 2026 - 20:35 WIB

KSP Dudung Abdurachman Tinjau Langsung Pelindo, Dukung Penguatan Tata Kelola Pelabuhan Nasional

13 Mei 2026 - 19:41 WIB

PT Pelindo Solusi Maritim Modernisasi Crane Pelabuhan dengan Pembaruan Sistem Komputerisasi

13 Mei 2026 - 18:30 WIB

Libur Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus, ASDP Perkuat Akses Wisata Danau Toba

13 Mei 2026 - 17:47 WIB

TPK Teluk Lamong Catat Lonjakan Arus Petikemas Internasional 91 Persen

13 Mei 2026 - 11:59 WIB

SPJM Bukukan Laba Bersih Lampaui Target RKAP pada Kuartal I 2026

13 Mei 2026 - 07:39 WIB

Stakeholders Pelabuhan Priok Perkuat Sinergi dan Kemitraan Melalui Raker IPEC 2026

13 Mei 2026 - 07:19 WIB

IPC Terminal Petikemas Dorong Inklusi Ekonomi Perempuan Penyandang Disabilitas Melalui Program TJSL di Kalimantan Barat

12 Mei 2026 - 19:21 WIB

Trending di ANJUNGAN