Menu

Mode Gelap
KKP Tangkap Kapal Pencuri Ikan Filipina, 25 Rumpon Ilegal Ditertibkan di Maluku Utara KAI Commuter Tambah 13 Perjalanan KRL Lintas Bogor, Operasional Kembali Normal InJourney Tegaskan Komitmen Optimalisasi Layanan Kesiapsiagaan di Seluruh Bandara InJourney Airports Penutupan Bandara Wunopito NTT Diperpanjang hingga Besok Pukul 07.00 WITA Cuaca Aceh Tengah Perlu Diwaspadai, Masyarakat Diminta Antisipasi Hujan Lebat TPA Aisyiyah Jayan, Adakan Acara Maulid Nabi, Cahaya Kelahiran Sang Penghulu Semesta

ANJUNGAN

Gempa NTT, Ketahanan Transportasi Antarpulau menjadi Tantangan

badge-check


 Kondisi pelabuhan terdampak Gempa NTT Perbesar

Kondisi pelabuhan terdampak Gempa NTT

Wartatrans.com, JAKARTA – Gempa magnitudo 7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) pagi.

Simpul transportasi turut menjadi sorotan, seperti Pelabuhan, bandara dan jalan terdampak ketika transportasi laut menjadi penopang utama pergerakan penumpang serta distribusi pangan, BBM, obat-obatan dan kebutuhan produksi antarpulau.

NTT memiliki karakter geografis dan konektivitas yang berbeda dari provinsi yang berada dalam satu daratan besar.

Wilayahnya tersebar dalam pulau-pulau dengan medan berbukit dan bergunung, sehingga transportasi laut menjadi bagian utama jaringan logistik yang terhubung dengan jalan dan bandara.

Karena itu, kerusakan satu simpul transportasi dapat menimbulkan dampak berantai.

Ketika pelabuhan utama terganggu akibat gempa, tsunami atau longsor, persoalannya bukan hanya kapal kehilangan tempat sandar, tetapi distribusi pangan, BBM, obat-obatan dan material menuju wilayah yang bergantung pada pelabuhan tersebut ikut terancam.

BMKG mencatat gempa terjadi pukul 04.58 WIB, berpusat sekitar 30 kilometer timur laut Nagekeo dengan kedalaman 15 kilometer. Peringatan dini tsunami kemudian diakhiri pukul 07.30 WIB setelah pemantauan lanjutan BMKG.

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Wijayanto menyebut, gempa tersebut dipicu aktivitas Sesar Naik Busur Belakang Flores.

“Gempa berkekuatan M7,7 ada potensi gempa maksimal M7,8-7,9,” kata Wijayanto.

Dampak langsung terlihat pada simpul transportasi. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan, pemeriksaan menyeluruh terhadap pelabuhan, terminal dan bandara terdampak untuk memastikan keamanan sarana dan prasarana.

Pelabuhan Laurentius Say mengalami kerusakan pada dermaga dan ruang tunggu, Pelabuhan Reo pada kantor dan terminal, sedangkan Pelabuhan Nangakeo mengalami kerusakan yang mengganggu layanan perintis.

Bandara Komodo juga mengalami kerusakan pada sejumlah fasilitas, tetapi tetap beroperasi dengan pembatasan. BNPB mencatat lima bandara dan dua pelabuhan terdampak, sementara sejumlah ruas jalan tertutup longsor.

Kepala BNPB Suharyanto mengatakan, pemulihan harus mencakup konektivitas.

“Jalur-jalur transportasi, jalur-jalur komunikasi, ini juga yang tahap berikutnya yang akan dipulihkan,” katanya.

Guru Besar Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB) ITB bidang Geodesi Gempa Bumi, Prof. Dr. Irwan Meilano mengatakan, gempa M7,7 memiliki kemiripan lokasi dengan gempa Flores 1992.

“Dengan magnitudo 7,7 tentu saja berpotensi untuk mengakibatkan efek kerusakan,” ujarnya.

Rekam Flores 1992 memperlihatkan pemulihan pascabencana tidak sederhana. Proyek rekonstruksi yang didukung Bank Dunia berlangsung dalam kerangka multi-tahun, menunjukkan pemulihan infrastruktur strategis tidak selalu selesai dalam hitungan bulan.

Pengalaman tersebut relevan untuk NTT karena kerusakan satu pelabuhan dapat memutus lebih dari satu fungsi sekaligus. Bagi wilayah kepulauan, ketahanan infrastruktur berarti kemampuan mempertahankan konektivitas ketika satu simpul gagal berfungsi. (Artha Tidar)

Baca Lainnya

KKP Tangkap Kapal Pencuri Ikan Filipina, 25 Rumpon Ilegal Ditertibkan di Maluku Utara

10 September 2026 - 10:35 WIB

InJourney Tegaskan Komitmen Optimalisasi Layanan Kesiapsiagaan di Seluruh Bandara InJourney Airports

10 September 2026 - 10:11 WIB

Penutupan Bandara Wunopito NTT Diperpanjang hingga Besok Pukul 07.00 WITA

10 September 2026 - 09:54 WIB

Whoosh Tetap Melaju di Tengah Erupsi Anak Krakatau, Ini Langkah Pengamanan KCIC

10 September 2026 - 07:15 WIB

Pelindo Regional 4 & Kejati Maluku Perkuat Sinergi Hukum

9 September 2026 - 20:41 WIB

Direktur Operasi dan Teknik PJM Pastikan Kesiapan Operasional dan Keselamatan di Banten dan Panjang

9 September 2026 - 20:31 WIB

Hari Pelanggan Nasional 2026, Pelindo Regional 2 Banten Hadirkan Pelayanan Prima dengan Melayani Sepenuh Hati di Pelabuhan Ciwandan

9 September 2026 - 20:21 WIB

Kemenhub Kawal Masa Transisi Penerapan Piece Concept Bagage Garuda Indonesia

9 September 2026 - 19:06 WIB

3 Kapal Perang Turut Dikerahkan, Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda Meluas

9 September 2026 - 16:50 WIB

Pembangunan Dermaga Teluk Ratai Lampung Dikebut

9 September 2026 - 16:34 WIB

Trending di ANJUNGAN