Menu ✖

Mode Gelap
KAI Services Apresiasi Petugas Keamanan yang Bantu Penumpang Melahirkan di KRL Dr. Mohammad Amin, M. Sn,MA Jangan Malu Disebut Kampungan, Dangdut Justru Siap Menembus UNESCO Mansyur S Minta Wejangan Rhoma Irama: Jangan Takut Dangdut Ditinggal Anak Muda Jeritan Pilu Warga Berawang Baro Pegasing Delapan Dekade Merdeka, Terisolasi di Kubangan Lumpur dan Janji Manis Pembangunan ‎ KAI Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang, 748 Petugas PJL Disertifikasi hingga Tutup 1.329 Perlintasan Liar Peduli Lingkungan Sejak Dini, Terminal Teluk Lamong Edukasi Siswa tentang Pemilahan Sampah

BANDARA

Pascagempa di NTT, Menhub Dudy Pastikan Keselamatan dan Kelancaran Operasional Transportasi dan Sarpras

badge-check


 Salah satu sarpras transportasi di NTT pascagempa Perbesar

Salah satu sarpras transportasi di NTT pascagempa

Wartatrans.com, JAKARTA – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan duka cita dan keprihatinan yang mendalam atas terjadinya gempa bumi yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) pagi waktu setempat.

Menhub memastikan, aspek keselamatan dan kelancaran operasional transportasi yang terdampak tetap menjadi prioritas utama.

“Kami turut berduka cita dan prihatin atas peristiwa gempa bumi yang terjadi di wilayah NTT. Kami telah menginstruksikan seluruh unit kerja terkait untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap fasilitas-fasilitas transportasi terdampak, baik pelabuhan, terminal hingga bandara, guna memastikan seluruh sarana dan prasarana berada dalam kondisi aman pasca terjadinya gempa bumi. Keselamatan penumpang dan seluruh petugas harus tetap jadi prioritas utama,” tutur Menhub.

Berdasarkan informasi yang diterima, gempa bumi di wilayah NTT berdampak pada sejumlah sarana dan prasarana transportasi.

Beberapa yang terdampak antara lain, Pelabuhan Laurentius Say, Pelabuhan Reo, Pelabuhan Nangakeo, hingga Bandara Komodo.

Gempa bumi mengakibatkan robohnya bagian dermaga dan bangunan ruang tunggu di Pelabuhan Laurentius Say.

Saat kejadian, KM Bukit Siguntang sedang sandar di dermaga pelabuhan. Di Pelabuhan Reo, terdapat kerusakan di bagian kantor dan juga terminal, namun tidak ada korban jiwa.

Gempa bumi juga menyebabkan kerusakan ringan pada sejumlah fasilitas di Pelabuhan Nangakeo, mulai dari plafon runtuh hingga tembok retak. Akibatnya, layanan perintis dihentikan sementara.

Adapun di Bandara Komodo, terdapat kerusakan pada fasilitas Gedung PKP-PK, Terminal Sisi Darat, Gedung Administrasi, serta kerusakan minor pada fasilitas sisi udara (fillet Taxiway A).

Tidak ditemukan adanya korban jiwa dan bandara ini tetap beroperasi normal dengan pembatasan.

Menhub menginstruksikan jajaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemenhub di wilayah NTT dan sekitarnya untuk terus berkoordinasi dengan seluruh stakeholder terkait, seperti BMKG, Basarnas, TNI/Polri, Pemerintah Daerah, dan operator transportasi, guna memantau situasi di lapangan pasca terjadinya gempa bumi.

Dia meminta seluruh petugas untuk fokus pada proses penyelamatan penumpang dan tetap meningkatkan kewaspadaan.

“Meskipun peringatan dini tsunami telah dicabut, saya minta seluruh pihak untuk tetap mengutamakan aspek keselamatan dalam bermobilitas, khususnya di wilayah terdampak. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, selalu update informasi resmi terkait cuaca dari BMKG, dan senantiasa ikuti arahan petugas di lapangan,” jabarnya.

Menhub juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau kondisi sarana dan prasarana transportasi di wilayah terdampak dan memastikan layanan transportasi dapat kembali berjalan optimal dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan.

Dia juga minta masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi-informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

Kemenhub juga akan menyampaikan informasi secara berkala jika ada informasi terkait sarana dan prasarana yang terdampak gempa bumi.

“Kemenhub berkomitmen untuk terus memberikan informasi terkini kepada masyarakat serta mengambil langkah-langkah yang diperlukan guna menjamin keselamatan, keamanan, dan kelancaran transportasi di wilayah NTT dan sekitarnya. Saya berharap aktivitas masyarakat dapat kembali normal seperti sedia kala,” pungkas Menhub. (omy)

 

Baca Lainnya

Dari Control Room ke Lapangan, Peserta Magenta Intip Langsung Operasional IPC TPK

30 September 2026 - 11:13 WIB

Wow, 6.082 Truk Menyeberang dalam 3 Hari di Lintasan Ketapang-Gilimanuk

30 September 2026 - 10:34 WIB

53 PPNS Ditjen Perhubungan Laut Dilantik

30 September 2026 - 07:41 WIB

AirNav-Airbus Teken MoU Efisiensi dan Keberlanjutan Ruang Udara Indonesia

30 September 2026 - 07:31 WIB

KRI Sriwijaya-100 Akan Dimodernisasi

30 September 2026 - 05:11 WIB

Pelindo Solusi Digital dan Surveyor Indonesia Perkuat Kolaborasi Digital untuk Ekosistem Maritim

29 September 2026 - 23:07 WIB

Perkuat Ekonomi Pesisir, Terminal Teluk Lamong Raih Penghargaan CSR & PDB Awards 2026

29 September 2026 - 23:00 WIB

Menhub Dudy Galang Dukungan Keanggotaan Indonesia di Dewan ICAO

29 September 2026 - 21:23 WIB

Kemenhub Pastikan Transisi Pengelolaan Bandara Dhoho Kediri Berjalan Lancar

29 September 2026 - 09:36 WIB

Pelindo Group Wilayah Makassar Sambut Hari Pelindo Lewat Turnamen Padel

28 September 2026 - 21:48 WIB

Trending di ANJUNGAN