Wartatrans.com, JAKARTA – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memperkirakan puncak kepadatan penyeberangan di libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 terjadi pada 23-24 Desember 2025.
“Puncak kepadatan diperkirakan terjadi pada 23–24 Desember 2025,” tutur Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry Heru Widodo di Jakarta, Senin (15/12/2025).

Untuk mengantisipasi kepadatan tersebut, pihaknya mengoptimalkan sistem digital Ferizy yang memungkinkan masyarakat mengatur jadwal perjalanan secara lebih tertib.
Tiket penyeberangan menurut Direktur Operasional dan Transformasi ASDP, Rio Theodore Natalianto Lasse sudah mulai dijual 60 hari sebelum perjalanan masyarakat, atau 1 November 2025.
“Pembeliannya, hanya dapat dibeli melalui aplikasi atau situs resmi Ferizy serta mitra resmi, dengan pembayaran yang dapat dilakukan melalui ATM, mobile dan internet banking, dompet digital, serta gerai ritel seperti Alfamart, Alfamidi, Indomaret, AgenBRILink, Agen BNI 46, Yomart Group, Kantor Pos, dan Pegadaian,” urai Rio.
ASDP menegaskan tidak ada penjualan tiket di area pelabuhan, dan pengguna jasa wajib memiliki tiket paling lambat satu hari sebelum keberangkatan serta datang sesuai jadwal yang tertera.
Disebutkan Rio, penjualan hingga awal Desember belum terlalu terlihat peningkatannya, meski ada stimulus ekonomi potongan biaya tiket hingga 19%.
“Jumlah yang telah memanfaatkan diskon dari stimulus ekonomi sebesar 1%,” ungkapnya.
Namun, bila diprediksi, untuk jumlah penumpang, akan mengalami peningkatan.
ASDP memperkirakan banyaknya perjalanan selama periode Nataru hingga 20.943 trip, dengan jumlah penumpang diprediksi 547 ribu orang lebih. (omy)






















