
Wartatrans.com, LAMPUNG – Dalam rangka menjamin kelancaran, keselamatan, dan keamanan arus balik Angkutan Lebaran Tahun 2026, Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas I Tanjung Priok mengerahkan tiga kapal patroli negara yang difokuskan khusus di perairan Bakauheni, sebagai titik krusial perlintasan pemudik dari Sumatera menuju Pulau Jawa.




Tiga kapal patroli KPLP yang ditugaskan meliputi: KN. Damaru – P.214, KN. Jembio – P.215 dan KN. Golok – P.206
Ketiga unsur patroli tersebut ditempatkan secara strategis di wilayah perairan Bakauheni dan sekitarnya, guna mengawal jalur pelayaran padat penyeberangan menuju Merak. Pengawasan dilakukan secara intensif untuk memastikan seluruh aktivitas pelayaran berlangsung aman, tertib, lancar, dan terkendali, khususnya pada puncak arus balik Lebaran.
Kepala Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok, Fourmansyah, S.H., M.M., M.H., menegaskan bahwa kehadiran unsur patroli di Bakauheni merupakan bentuk nyata komitmen negara dalam melindungi masyarakat.
“Bakauheni merupakan titik krusial arus balik Lebaran. Oleh karena itu, KPLP menempatkan unsur patroli secara maksimal di wilayah ini guna memastikan keselamatan pelayaran dan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang kembali ke Pulau Jawa,” ujar Fourmansyah.
Dalam pelaksanaan tugas WASPAM di wilayah Bakauheni, unsur KPLP melaksanakan:
* Pengawasan lalu lintas kapal di jalur padat penyeberangan Bakauheni–Mer
* Pemeriksaan aspek keselamatan dan kelaiklautan kapal
* Pengendalian potensi gangguan keamanan dan keselamatan pelayaran
* Kesiapsiagaan bantuan SAR dan penanggulangan keadaan darurat di laut
Guna memperkuat pengawasan, KPLP juga melaksanakan koordinasi intensif dan terintegrasi dengan:
VTS Merak (Vessel Traffic Services), Maritime Command Center (MCC) Ditjen Perhubungan Laut, Pusat Informasi Transportasi Laut (Pusintrans Laut), Tim Drone KPLP untuk pemantauan udara secara real-time, KSOP Bakauheni, KSOP Merak, BASARNAS, TNI/Polri, operator penyeberangan, serta instansi terkait lainnya
Sinergi lintas instansi ini memastikan pengawasan dilakukan secara terpadu dan responsif, sehingga setiap potensi gangguan keselamatan dapat ditangani secara cepat dan tepat.
Berdasarkan hasil pemantauan, kondisi arus balik di lintasan Bakauheni–Merak terpantau padat namun tetap terkendali, dengan dukungan cuaca yang relatif kondusif serta koordinasi yang berjalan optimal antar seluruh stakeholder.
KPLP menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai garda terdepan dalam menjaga keselamatan dan keamanan pelayaran nasional. Dengan penguatan pengawasan khusus di Bakauheni sebagai simpul utama arus balik Lebaran, KPLP memastikan setiap perjalanan masyarakat berlangsung selamat, aman, dan nyaman, sebagai wujud nyata pelayanan publik di sektor transportasi laut.(ahmad)































