Menu ✖

Mode Gelap
Suyudi Ario Seto Disetujui DPR Jadi Kapolri, Gantikan Listyo Sigit Kebun Hantu, Menyusuri Arsip Tubuh dan Pengalaman yang Tak Selesai AI Mengubah Wajah Demokrasi, Akademisi: Verifikasi Jadi Senjata Publik Tanam 10 Pala Tomandin di SMA Don Bosco Fakfak, Siswa Belajar Ketangguhan di Tengah El Nino KAI Services Perkuat Layanan Premium di Balik Perjalanan Nusantara Explorer KKP Percepat Sertifikasi Awak Kapal Perikanan melalui Modernisasi Pelatihan

ANJUNGAN

Layanan Arus Balik Diperkuat, ASDP Jaga Penyeberangan Pemudik Tetap Aman dan Nyaman

badge-check


 Dirut ASDP (tengah) Perbesar

Dirut ASDP (tengah)

Wartatrans.com, BAKAUHENI – Arus balik Lebaran 2026 dari Sumatera menuju Jawa terus menunjukkan peningkatan signifikan.

Di tengah tingginya mobilitas masyarakat, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memperkuat layanan penyeberangan guna memastikan perjalanan pemudik tetap berjalan lancar, aman, dan nyaman.

Berdasarkan data Posko per 23 Maret 2026 pukul 00.00 –  23.59 WIB (H+1), total penumpang tercatat mencapai 91.657 orang atau meningkat 58,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 57.801 orang.

Sementara total kendaraan mencapai 25.332 unit atau naik 70,4 persen dari 14.866 unit pada periode sebelumnya.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo menyampaikan, tren peningkatan arus balik diproyeksikan masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan.

“Puncak arus balik diperkirakan terjadi secara bertahap, yakni pada Selasa (24/3), serta kembali meningkat pada Sabtu (28/3) dan Minggu (29/3),” urai Heru.

Hingga periode 24 Maret (H+2) pukul 14.00 WIB, jumlah penumpang tercatat 50.631 orang atau naik 53,5 persen, dengan total kendaraan sebanyak 12.654 unit atau meningkat 48,1 persen.

“Jumlah pergerakan arus balik mudik hingga H+2 saat ini sudah mencapai 142.288 orang dan 37.634 unit kendaraan atau 15 persen dari total trafik arus mudik. Melihat proyeksi tersebut, kami mengimbau masyarakat untuk dapat mengatur waktu perjalanan dan menghindari periode puncak tersebut guna meminimalisasi antrean dan kepadatan di pelabuhan,” urainya.

GM ASDP Cabang Bakauheni Partogi Tamba mengatakan, menghadapi dinamika arus balik Lebaran khususnya dari Sumatera menuju Jawa, ASDP menerapkan berbagai langkah antisipatif yang fleksibel.

Operasional kapal disiapkan antara 28 hingga 33 unit per hari, menyesuaikan tingkat kepadatan. Selain itu, pola Tiba Bongkar Berangkat (TBB) diterapkan untuk mempercepat rotasi kapal dan menjaga kelancaran arus kendaraan.

“Optimalisasi juga dilakukan melalui pemanfaatan buffer zone di sejumlah titik strategis, seperti KM49B, KM20B, Terminal Gayam, dan RM Gunung Jati di Bakauheni, serta KM63, KM48, dan Buffer Zone JLS di Merak,” ungkapnya.

Area ini tidak hanya berfungsi sebagai titik pengendalian arus, tetapi juga sebagai lokasi verifikasi tiket bagi pengguna jasa.

“Fungsi buffer zone tidak hanya sebagai sistem penundaan, tetapi juga sebagai titik verifikasi bagi pengguna jasa. Pada area ini dilakukan pengecekan kepemilikan tiket serta kesesuaian jadwal kedatangan. Pengguna jasa yang belum memiliki tiket atau datang di luar jadwal akan diberikan stiker merah, sementara yang telah memiliki tiket dan datang sesuai jadwal akan diberikan stiker hijau,” tutur Partogi.

Dari sisi layanan, ASDP juga menerapkan skema single tarif serta pengaturan distribusi pengguna jasa di dermaga secara dinamis.

Penumpang pejalan kaki dan kendaraan roda dua diarahkan sesuai kondisi trafik, dengan dukungan pengoperasian dermaga tambahan sebagai langkah kontingensi saat terjadi peningkatan volume.

Perjalanan Balik Lebih Awal

ASDP juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal dan membeli tiket melalui platform Ferizy yang telah tersedia sejak H-60 sebelum keberangkatan dengan berbagai metode pembayaran digital.

“Pastikan telah membeli tiket melalui Ferizy sebelum tiba di pelabuhan. Saat ini tidak ada penjualan tiket di pelabuhan, sehingga seluruh pengguna jasa wajib melakukan pembelian secara mandiri melalui kanal resmi,” ujar Heru menambahkan.

Secara kumulatif, data H-10 hingga H+1 mencatat total penumpang dari Sumatera ke Jawa mencapai 572.270 orang atau naik 11,8 persen dibandingkan tahun lalu. Total kendaraan tercatat 127.363 unit atau meningkat 19,7 persen.

Sementara itu, dari Jawa ke Sumatera, total penumpang mencapai 995.119 orang atau naik 1,5 persen, dengan total kendaraan 262.986 unit atau meningkat 5,9 persen.

Dengan kesiapan operasional dan sinergi seluruh pemangku kepentingan, ASDP berkomitmen menjaga layanan tetap andal sehingga perjalanan arus balik berlangsung lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat pengguna jasa. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KKP Percepat Sertifikasi Awak Kapal Perikanan melalui Modernisasi Pelatihan

1 Oktober 2026 - 09:49 WIB

Transjakarta Laut Disiapkan, 3 Pulau Jadi Terminal Utama Juni 2027

1 Oktober 2026 - 09:38 WIB

Dari Control Room ke Lapangan, Peserta Magenta Intip Langsung Operasional IPC TPK

30 September 2026 - 11:13 WIB

Wow, 6.082 Truk Menyeberang dalam 3 Hari di Lintasan Ketapang-Gilimanuk

30 September 2026 - 10:34 WIB

53 PPNS Ditjen Perhubungan Laut Dilantik

30 September 2026 - 07:41 WIB

KRI Sriwijaya-100 Akan Dimodernisasi

30 September 2026 - 05:11 WIB

Pelindo Solusi Digital dan Surveyor Indonesia Perkuat Kolaborasi Digital untuk Ekosistem Maritim

29 September 2026 - 23:07 WIB

Perkuat Ekonomi Pesisir, Terminal Teluk Lamong Raih Penghargaan CSR & PDB Awards 2026

29 September 2026 - 23:00 WIB

Pelindo Group Wilayah Makassar Sambut Hari Pelindo Lewat Turnamen Padel

28 September 2026 - 21:48 WIB

ASDP Optimalkan 26 Kapal, Percepat Pemulihan Layanan Ketapang–Gilimanuk

28 September 2026 - 21:05 WIB

Trending di ANJUNGAN