Menu

Mode Gelap
KAI Daop 7 Madiun Hadir Lebih Dekat dalam Event “Smansa Fun Run” di Jombang KAI Daop 7 Madiun Kecam Aksi Pelemparan Batu ke KA Ranggajati, Pelaku Masih Diburu Meniti Tali Sling, Belajar dari Alam yang Terluka Puisi sebagai Arsip Ingatan, Chairil Gibran Ramadhan Melawan Lupa Sejarah Menyusuri Jejak Laskar Pelangi, DAMRI Hadirkan Transportasi Wisata Terjangkau di Bangka Belitung PPSI Kabupaten Bogor Jajaki Kolaborasi Seni Budaya dengan Yayasan Surawisesa

PERON

Banjir Teratasi, 72 Keberangkatan Kereta Api dari Daop 1 Jakarta Normal 100 Persen

badge-check


					Banjir Teratasi, 72 Keberangkatan Kereta Api dari Daop 1 Jakarta Normal 100 Persen Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) bergerak cepat menormalkan operasional perjalanan kereta api pascagenangan air yang terjadi di Stasiun Pekalongan pada periode 16–21 Januari 2026. Per Kamis, 22 Januari 2026, seluruh perjalanan kereta api yang berangkat dari wilayah PT KAI Daerah Operasi 1 Jakarta telah kembali beroperasi normal sesuai Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka).

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa mulai hari ini seluruh layanan kereta api telah berjalan normal dengan kecepatan operasional sesuai ketentuan.

“Mulai hari ini, operasional perjalanan kereta api dari Daop 1 Jakarta telah kembali normal 100 persen. Sebanyak 72 keberangkatan perjalanan kereta api penumpang dari Daop 1 Jakarta beroperasi sesuai program perjalanan, serta 13 perjalanan kereta api angkutan barang berjalan lancar,” ujar Franoto, Kamis (22/1/2026).

Ia menjelaskan, pada periode gangguan tersebut KAI tidak hanya menghadapi genangan air di wilayah Pekalongan, namun juga di sejumlah titik lain seperti kawasan Kampung Bandan dan Stasiun Jakarta Kota yang mengganggu kelancaran operasional.

Sebagai langkah tindak lanjut untuk menghindari kejadian serupa, KAI Daop 1 Jakarta melakukan normalisasi saluran air di sepanjang jalur kereta api serta menyiagakan pompa air di area Stasiun Jakarta Kota dan Kampung Bandan untuk mempercepat pengaliran air dari emplasemen. Selain itu, petugas prasarana disiagakan penuh untuk melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi jalur rel guna memastikan keselamatan perjalanan kereta api.

“KAI selalu siaga memantau kondisi jalur dan prasarana, serta secara aktif berkoordinasi dengan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap potensi cuaca ekstrem,” tegasnya.

Franoto menegaskan bahwa keselamatan perjalanan kereta api merupakan prioritas utama KAI dalam setiap kondisi. Masyarakat diminta tidak khawatir, karena seluruh perjalanan kereta api hanya dijalankan setelah dipastikan memenuhi standar keselamatan yang berlaku.

“Kami berkomitmen menjaga keselamatan dan keandalan layanan kereta api. Respons cepat serta kesiapsiagaan seluruh petugas menjadi kunci agar layanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal,” ujar Franoto.

Franoto menambahkan, pada periode 16–21 Januari 2026, KAI Daop 1 Jakarta melakukan pembatalan terhadap 40 perjalanan kereta api keberangkatan dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen. KAI telah melakukan pengembalian bea tiket (refund) kepada sekitar 3.500 pelanggan dengan total nilai mencapai Rp1,3 miliar.

Pengembalian bea tiket tersebut masih terus berlangsung sebagai bentuk tanggung jawab KAI kepada pelanggan, dengan batas waktu pengajuan refund hingga H+7 dari jadwal keberangkatan.(****)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KAI Daop 7 Madiun Hadir Lebih Dekat dalam Event “Smansa Fun Run” di Jombang

25 Januari 2026 - 00:09 WIB

KAI Daop 7 Madiun Kecam Aksi Pelemparan Batu ke KA Ranggajati, Pelaku Masih Diburu

24 Januari 2026 - 23:22 WIB

Ini Jadwal Tiket Kereta Api Mudik Lebaran dari KAI Daop 1 Jakarta!

23 Januari 2026 - 20:57 WIB

KAI Daop 7 Madiun Antisipasi Kepadatan Lalu Lintas di Sekitar Stasiun Kediri

23 Januari 2026 - 20:51 WIB

Rencana Hadirkan Trem Bogor Menguat Lagi, Andalkan Produk Dalam Negeri

23 Januari 2026 - 20:16 WIB

Trending di JALUR