Menu

Mode Gelap
Catatan Pilo Poly: PPN XIV Menemukan Rumahnya di Aceh PNM dan Danantara Perluas Dampak Pemberdayaan, Jangkau 23,1 Juta Pelaku Usaha Ultra Mikro IPC TPK Gandeng Generasi Muda Jakarta Utara, Perkenalkan Industri Petikemas dan Perkuat Budaya Bersih KAI Daop 1: Insiden Eskalator Stasiun Bekasi Dipicu Penumpang Kehilangan Keseimbangan Stasiun JIS Layani Penumpang KRL, Angkut 2.000 Penumpang per Hari Pasar Senen Jadi Stasiun Tersibuk, Layani Lebih dari 3,15 Juta Pergerakan Penumpang dalam Lima Bulan

PERON

Penumpang KA di Daop 1 Jakarta Naik 27 Persen pada H-9 Lebaran

badge-check


 Penumpang KA di Daop 1 Jakarta Naik 27 Persen pada H-9 Lebaran Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat peningkatan signifikan jumlah penumpang pada periode H-9 Lebaran 1447 H, Kamis (12/3/2026). Tercatat sebanyak 37.858 pelanggan berangkat dari wilayah Daop 1 Jakarta, meningkat 27 persen dibandingkan H-10 Lebaran yang mencapai 29.824 pelanggan.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan peningkatan volume penumpang tersebut menunjukkan masyarakat mulai memanfaatkan layanan kereta api untuk melakukan perjalanan mudik lebih awal.

“Pada H-9 Lebaran terjadi peningkatan volume penumpang sebesar 27 persen dibandingkan hari sebelumnya. Hal ini menunjukkan minat masyarakat menggunakan kereta api untuk mudik cukup tinggi karena moda transportasi ini dinilai aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujar Franoto dalam keterangannya, Kamis (12/3/2026).

Franoto menjelaskan, dari total 37.858 pelanggan yang berangkat pada 12 Maret 2026, sebagian besar berasal dari Stasiun Pasar Senen sebanyak 16.010 pelanggan. Kemudian disusul Stasiun Gambir sebanyak 8.667 pelanggan, Stasiun Bekasi 5.730 pelanggan, Stasiun Cikarang 3.470 pelanggan, Stasiun Jatinegara 2.010 pelanggan, Stasiun Karawang 1.063 pelanggan, serta Stasiun Cikampek 908 pelanggan.

Sementara itu, volume pelanggan yang tiba di wilayah Daop 1 Jakarta pada hari yang sama tercatat sebanyak 16.348 pelanggan. Secara kumulatif selama dua hari pertama masa Angkutan Lebaran, yakni 11–12 Maret 2026, jumlah pelanggan yang berangkat dari wilayah Daop 1 Jakarta mencapai 67.682 pelanggan, sedangkan pelanggan yang datang sebanyak 32.862 pelanggan.

Untuk mendukung kelancaran perjalanan selama masa Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung pada 11 Maret hingga 1 April, KAI menyediakan 1.076.196 tempat duduk untuk perjalanan kereta api jarak jauh dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen. Hingga saat ini, sebanyak 669.424 tiket telah terjual atau dipesan oleh masyarakat dengan tingkat keterisian sementara sekitar 62 persen.

Menurut Franoto, sejumlah kereta api jarak jauh menjadi favorit masyarakat pada musim mudik tahun ini. Dari Stasiun Gambir, kereta yang banyak diminati antara lain KA Pandalungan, Argo Semeru, Gunungjati, Cakrabuana, Pangandaran, dan Batavia. Sementara dari Stasiun Pasar Senen, kereta yang menjadi pilihan masyarakat di antaranya KA Bengawan, Airlangga, Serayu, Kertajaya, Jayakarta, dan Progo.

Untuk mengakomodasi tingginya minat masyarakat, setiap hari KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan 68 perjalanan kereta api jarak jauh reguler, ditambah 19 perjalanan KA tambahan Lebaran dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen serta 4 perjalanan KA Motor Gratis.

Selain fokus pada pelayanan penumpang, KAI Daop 1 Jakarta juga terus melakukan edukasi keselamatan kepada masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang yang dilaksanakan bersama PT KAI Properti Manajemen dan komunitas railfans pada 11–20 Maret 2026.

Kegiatan tersebut melibatkan 48 anggota komunitas railfans yang terbagi dalam enam tim sosialisasi serta didampingi petugas Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska). Edukasi dilaksanakan sebanyak 30 kali guna meningkatkan kesadaran masyarakat agar mematuhi aturan keselamatan saat melintasi perlintasan sebidang maupun saat berada di sekitar jalur kereta api.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan perjalanan kereta api dengan mematuhi rambu-rambu di perlintasan sebidang serta tidak melakukan aktivitas berbahaya di sekitar jalur rel,” kata Franoto.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KAI Daop 1: Insiden Eskalator Stasiun Bekasi Dipicu Penumpang Kehilangan Keseimbangan

23 Juni 2026 - 20:37 WIB

Penumpang KRL. (Ilustrasi)

Stasiun JIS Layani Penumpang KRL, Angkut 2.000 Penumpang per Hari

23 Juni 2026 - 19:26 WIB

Pasar Senen Jadi Stasiun Tersibuk, Layani Lebih dari 3,15 Juta Pergerakan Penumpang dalam Lima Bulan

23 Juni 2026 - 19:15 WIB

Pelanggan KA Lembah Anai Melonjak 206 Persen, KAI: Jadi Andalan Mobilitas dan Wisata Warga Sumbar

23 Juni 2026 - 18:20 WIB

Heboh di Stasiun Bekasi! Eskalator Tiba-tiba Berjalan Turun, Penumpang Berjatuhan

23 Juni 2026 - 18:09 WIB

Peminat Kereta Imperial Melonjak 162 Persen, KAI: Layanan Premium Kian Diburu Pelanggan

23 Juni 2026 - 17:23 WIB

Selain Ada Stimulus Transportasi Libur Sekolah, Pemerintah juga Siapkan untuk Nataru

23 Juni 2026 - 12:33 WIB

KAI: Lebih dari 622 Ribu Tiket Diskon 30% Terjual, Kuota Masih Tersisa

23 Juni 2026 - 11:25 WIB

Menhub Resmikan Stasiun JIS, Perkuat Konektivitas Transportasi Publik Jakarta

22 Juni 2026 - 20:07 WIB

Stasiun JIS Resmi Beroperasi, Naik KRL Cuma Rp1 hingga 28 Juni

22 Juni 2026 - 19:27 WIB

Trending di PERON