Menu

Mode Gelap
Kabut Asap Karhutla di Fakfak : Kesiapsiagaan Kesehatan Menjadi Prioritas Bersama. HUT ke 477 Kabupaten Kudus Diwarnai Ziarah, Ada Rencana Tanggal Lahir Diganti Lebih dari 170.000 Warga Rasakan Manfaat Kontribusi Publik FIFGROUP Infotainment Awards 2026: Ketika Popularitas, Fandom dan Media Sosial Menentukan Siapa yang Jadi Bintang ASDP Perkuat Sinergi Lancarkan Mobilitas dan Arus Logistik di Pelabuhan Ketapang Pelindo Regional 4 Perkuat Sinergi melalui Sharing with Stakeholder

EKOBIS

AI dan Diagnostik Presisi Pacu Industri Teknologi Kesehatan

badge-check


 Pameran kesehatan Perbesar

Pameran kesehatan

Wartatrans.com, JAKARTA – Kecerdasan buatan (AI), diagnostik presisi, robotik, hingga digitalisasi rumah sakit menjadi penggerak baru transformasi industri kesehatan Indonesia.

Perkembangan teknologi tersebut menjadi sorotan dalam INDO Healthcare Gakeslab Expo 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada 5–7 Agustus, yang mempertemukan produsen alat kesehatan, rumah sakit, distributor, dan pelaku teknologi medis.

Pameran tersebut menghadirkan lebih dari 200 exhibitor dari sekitar 30 negara dengan target lebih dari 15.000 pengunjung.

Berbagai inovasi ditampilkan, mulai dari sistem pencitraan medis berbasis AI, perangkat laboratorium otomatis, teknologi point-of-care testing, hingga solusi digital untuk meningkatkan efisiensi layanan rumah sakit.

Potensi industri kesehatan nasional terus membesar seiring meningkatnya kebutuhan layanan medis.

Kementerian Kesehatan mencatat sektor jasa kesehatan tumbuh sekitar 7,6% pada triwulan I 2026, menjadikannya salah satu kontributor pertumbuhan ekonomi nasional.

Pada periode yang sama, pemerintah juga mencatat industri alat kesehatan tumbuh sekitar 12%, menunjukkan meningkatnya permintaan terhadap produk dan layanan kesehatan berbasis teknologi.

Dari sisi pasar, riset U.S. Commercial Service memperkirakan nilai pasar alat kesehatan Indonesia mencapai sekitar US$2,78 miliar pada 2025.

Namun, tantangan terbesar masih berada pada penguasaan teknologi tinggi karena peralatan medis canggih seperti perangkat diagnostik lanjutan masih banyak bergantung pada produk impor.

Kondisi tersebut membuat pengembangan teknologi kesehatan menjadi agenda strategis.

AI dan diagnostik presisi dinilai mampu membantu tenaga medis mempercepat identifikasi penyakit, meningkatkan akurasi keputusan klinis, serta mengoptimalkan pengelolaan data pasien.

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengatakan, saat membuka Konferensi Nasional AI Kesehatan di Jakarta, Senin (8/6/2026), pemanfaatan AI harus berjalan dengan tata kelola yang kuat agar inovasi tetap mengutamakan keselamatan pasien.

“Inovasi tanpa tata kelola adalah risiko. Dan tata kelola tanpa inovasi adalah stagnasi,” ujar Dante.

Menurutnya, AI memiliki peluang besar untuk mempercepat diagnosis dan membantu pengolahan data kesehatan dalam skala besar.

Namun, penerapannya harus disertai regulasi, etika, akuntabilitas, serta perlindungan data pasien.

Sementara itu, peneliti kesehatan sekaligus Founder Health Collaborative Center, Dr. Ray Wagiu Basrowi, menjelaskan fungsi pemanfaatan AI kesehatan, pada Juni 2026.

“AI harus ditempatkan sebagai clinical decision support, bukan menggantikan dokter. Teknologii itu berfungsi membantu analisis klinis, sedangkan keputusan diagnosis dan terapi, ya tetap menjadi kewenangan tenaga medis,” terangnya.

Dari sisi industri, CEO Krista Exhibitions Daud D. Salim mengatakan dalam penyelenggaraan Indo Healthcare GAKESLAB Expo sebelumnya bahwa pameran menjadi ruang kolaborasi bagi produsen, fasilitas kesehatan, dan mitra bisnis untuk memperkenalkan inovasi teknologi medis.

Perkembangan AI, diagnostik presisi, dan digitalisasi layanan kesehatan menjadi peluang besar bagi Indonesia.

Namun, percepatan inovasi tetap membutuhkan investasi, penguatan industri lokal, serta kemampuan memproduksi teknologi medis agar ketergantungan terhadap impor dapat dikurangi. (Artha Tidar)

Baca Lainnya

Lebih dari 170.000 Warga Rasakan Manfaat Kontribusi Publik FIFGROUP

23 September 2026 - 15:20 WIB

Bazar Murah HUT ke-81 TNI Hadirkan Kebutuhan Pokok Terjangkau di Pasar Thumburuni

23 September 2026 - 08:29 WIB

KSOP Utama Tanjung Perak Pastikan Kesiapan E-RTG Baru di Terminal Petikemas Nilam

22 September 2026 - 22:33 WIB

Pelindo Regional 4 Perkuat Budaya Dialog Lewat BWL

22 September 2026 - 18:16 WIB

Pelindo Regional 2 Banten Pastikan Kelancaran Pasokan Gandum untuk Industri Pangan Nasional

22 September 2026 - 12:28 WIB

KAI Mini Fair di Stasiun Tugu, Loko Food Truck Sajikan Kuliner untuk Teman Perjalanan

22 September 2026 - 12:14 WIB

Personel ASDP Lintas Cabang Ikuti Sertifikasi Kesiapsiagaan Darurat

21 September 2026 - 16:41 WIB

SCI Gelar IEO 2027, Bahas Proyeksi Pertumbuhan Transportasi dan Pergudangan

21 September 2026 - 14:37 WIB

Tata Terminal LNG Benoa, Pelindo Multi Terminal Dukung Ketahanan Energi di Bali

21 September 2026 - 10:52 WIB

Melalui Pertukaran Data ADS-B, AirNav dan CAAS Perkuat Layanan Lintas FIR

21 September 2026 - 10:41 WIB

Trending di BANDARA