Menu

Mode Gelap
Polda Jateng Siap Amankan Arus Mudik – Balik Lebaran 2026, Lakukan Berbagai Himbauan Sekaligus Kebijakan Dugaan Keterlibatan Kaper HAM Sulteng Soal Tambang Dalam Penyelidikan.  Saksi-Saksi Sudah Dimintai Keterangan  Menhub Dudy dan Menko PMK Pastikan Kesiapan Sarpras Penyeberangan Mudik Lebaran di Pelabuhan Merak ASDP: Trafik Ramai Terkendali di Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Pemerintah Pastikan Pelabuhan Merak Siap Hadapi Gelombang Mudik Lebaran KAI Services Meriahkan Awal Angleb 2026 dengan Flashmob, Gamelan dan Bagi Takjil di Stasiun Pasar Senen

RAGAM

Di Maulid dan Milad ke-9, GIN Dorong Edukasi Karakter untuk Remaja Perempuan

badge-check


 Di Maulid dan Milad ke-9, GIN Dorong Edukasi Karakter untuk Remaja Perempuan Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Peduli terhadap generasi muda yang kian tergerus arus zaman, Gerakan Ibu Negeri (GIN) menggelar kegiatan edukasi bagi remaja perempuan bersamaan dengan perayaan Maulid dan Milad ke-9 bertema “Langkah Cinta, Remajaku Cantik, Tangguh dan Mulia” di Aula Balai Rakyat, Condet, Jakarta Timur, Jumat (28/11/2025).

Kegiatan yang dihadiri ratusan siswi dari berbagai jenjang itu menghadirkan sejumlah pemateri, termasuk Ketua Umum GIN Neno Warisman yang menekankan pentingnya bimbingan, lingkungan baik, serta penanaman akhlak bagi tumbuh kembang remaja.

Ketua Umum sekaligus pendiri GIN, Neno Warisman menjelaskan, setiap anak jenjang akan bertumbuh dan butuh bimbingan sesuai akhlah dan pengetahuan tentang sosial, ekonomi juga kesehatan dengan adab.

“Landasan pertamanya, kita tuh nggak pernah sadar bahwa waktu itu berjalannya cepat banget. Sekarang mereka masih SMP, tapi sebentar lagi mereka udah mau menikah. Kalau dia punya biah kebiasan yang bagus, maka anak itu cenderung bisa lebih bagus. Kalau dia punya lingkungan yang bagus, d rumah bagus, di sekolah bagus, di lingkungan bagus,” kata Neno di sela kegiatan, Jumat.

Pemateri dr.Dewi Inong Irana, yang merupakan dokter kecantikan yang biasa menangani masalah perempuan. Dewi juga berbagi pengalaman dia berumah tangga tanpa melalui prose pacaran hingga memiliki anak yang sukses. Dia juga mengedukasi tentang kesehatan juga cara bergaul sesuai nilai-nilai norma di masyarakat Indonesia.

Pemateri lain dihadikan yaitu Retno Suminar Strangenge juga mengenalkan desaign karya produk busana mahal yang bisa membangkitkan ekonomi kreatif secara mandiri. Retno mengenalkan camam-macam produknya untuk bisa dikenal hingga dinikmati banyak masyarakat.

Para peserta dari siswi-siswi dari beberapa sekolah jenjang SMP, SMA hingga SMK tersebut tampak antusias bahkan banyak yang bertanya di sela-sela sesi pemaparan materi.

Menurut Neno, saat jaman sekarang ini banyak orang tua, yang sibuk atau anak lebih asik dengan dunianya sendiri tanpa mengedepankan masa depannya menuju sukses. Organisasi Neno, prihatin dengan dunia pergaulan anak saat ini tidak lagi sesuai usia bahkan jauh dari norma dan nilai-nilai sosial.

“Banyak dari pada anak-anak, yang dibiarkan tanpa kontrol orang tuanya, tanpa pengasuhan yang penuh kasih sayang. Banyak banget anak-anak yang nggak dapet pelukan orang tuanya, nggak dapet dipanggil lagi jam 10 malam sama orang tuanya, dicari. Banyak banget anak-anak yang memang hidupnya dia harus struggling sendiri karena orang tuanya udah struggling cari makan,” sebut Neno.

Neno menyampaikan bahwa peringatan ini menjadi titik awal konsolidasi program edukasi bagi remaja perempuan di berbagai daerah.

Kegiatan ini juga disambut positif dari peserta yang mengikuti seminar tersebut.

“Ibu itu keren banget, kita jadi tahu dan mengerti apa kalau kita harus membawa diri,” ujar Kamila murid dari SMKS Budi Warman 1.

Sedangkan peserta lain juga menceritakan ulang apa yang dia terima dari seluruh pemateri, seperti halnya Fatima yang tampak hapal betul yang disampaikan pemateri saat acara.

Aktris senior Neno tersebut menjelaskan, menyampaikan bahwa kegiatan edukasi ini menjadi titik awal konsolidasi program bembekalan bagi remaja perempuan di berbagai daerah. “Gerakan Ibu Negeri adalah sebuah gerakan yang lahir karena kepedulian kaum ibu muslimah,” katanya.

Ia menjelaskan GIN berdiri di atas empat pilar utama: patriotisme, kemanusiaan, pendidikan, dan ekonomi.

Pada Milad ke-9 ini, GIN mengumumkan rencana roadshow nasional 2025 untuk menyatukan gagasan dan mengerucutkan program menuju 2045.

“Nah tahun 2025 saya mengajak teman-teman di usia Gerakan Ibu Negeri ke-9 untuk tidak tercerai-berai secara gagasan, mulai untuk mengerucutkan semua kegiatan agar menjadi milestone menuju 2045. Caranya kita akan roadshow ke seluruh daerah di Indonesia dan mengajak berpartner dengan beberapa lembaga, termasuk lembaga kemanusiaan, juga instansi atau kementerian yang terkait nantinya,” sambung Neno.

Program roadshow GIN berfokus pada penguatan karakter dan pengetahuan remaja perempuan.

“Jadi kita memang khusus melakukan edukasi publik kepada siswi-siswi artinya perempuan ya, jadi tidak siswa. Jadi siswi dengan pembekalan yang kita anggap itu paling penting. Pertama yaitu mengenali diri mereka sebagai aset bangsa, anak perempuan ini kan aset bangsa,” ujarnya.

Menurut Neno, remaja perempuan saat ini menghadapi tantangan besar akibat keterbukaan informasi dan derasnya arus hedonisme yang memengaruhi gaya hidup. Ia menilai GIN perlu hadir untuk meneguhkan jati diri anak perempuan.

Neno juga menyoroti maraknya pergaulan tidak sehat, risiko penyimpangan seksual, hingga penyakit psikologis pada remaja.

Dalam roadshow nanti, anak perempuan juga akan dibekali pemahaman mengenai seksualitas diri dan laki-laki, agar mampu memilih pasangan hidup yang sehat dan terhindar dari penyimpangan.

“Jadi kita membekali anak-anak ini, perempuan, keliling Indonesia nantinya agar mereka memiliki pengetahuan tentang seksualitas mereka, seksualitas juga anak laki-laki yang nanti akan menjadi pasangan hidup mereka, atau berteman dengan siapa,” katanya.

GIN turut membuka ruang keterampilan kewirausahaan sebagai bagian dari kemandirian remaja perempuan.

“Kita pengen anak-anak perempuan kita sehat dan berpengetahuan, dan satu lagi pembekalan yang dilakukan yaitu membuka ruang entrepreneurship skills di dalam tentang perjalanan mereka,” kata Neno

Neno berharap kegiatan ini ke depannya juga dihadirkan untuk murid atau remaja laki-laki bahkan orang tua juga bisa diajarkan bagaimana cara parenting yang baik.(****)

 

Baca Lainnya

DAMRI Berangkatkan Peserta Mudik dari Universitas Indonesia melalui Program TJSL

13 Maret 2026 - 16:21 WIB

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Siapkan Strategi Hadapi Angkutan Lebaran 2026

13 Maret 2026 - 11:11 WIB

IPCM Raih Penghargaan Inovasi Bisnis Perusahaan Terbaik di Anugerah BUMN 2026

13 Maret 2026 - 10:46 WIB

Prestasi Gemilang, Terminal Teluk Lamong Sabet Dua Penghargaan di 15th Anugerah BUMN Award 2026

13 Maret 2026 - 05:58 WIB

DAMRI Siap Layani Pemudik, Posko Angkutan Lebaran di Sejumlah Titik Strategis Kini Beroperasi

13 Maret 2026 - 04:39 WIB

SCTV dan MOJI Siapkan Program Spesial Lebaran, Performa Ramadan 2026 Meningkat tanpa Signifikan

12 Maret 2026 - 22:57 WIB

Dalam Acara Buka Puasa Bersama, Seusama Lhokseumawe Luncurkan Program Pembangunan 15 Balai Pengajian di Aceh

12 Maret 2026 - 21:42 WIB

IPCC Borong Dua Penghargaan di Anugerah BUMN 2026 Lewat Kinerja Unggul dan Inovasi Bisnis

12 Maret 2026 - 21:30 WIB

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Jaya 2026, Siap Amankan Arus Mudik Lebaran

12 Maret 2026 - 21:18 WIB

Pangkalan PLP Tanjung Priok Turut Serta dalam Apel Pembukaan Penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran 2026/1447 H

12 Maret 2026 - 20:56 WIB

Trending di ANJUNGAN