Menu ✖

Mode Gelap
KPA Desak Pembebasan Empat Petani Aceh Timur yang Ditangkap Aparat Zoom Meeting Dewan Pakar PKS Kabupaten Bogor, Siapkan Gagasan Strategis Pembangunan Masyarakat KAI dan Pemkot Bogor Tutup Perlintasan MA Salmun, Pengendara Dialihkan ke Jalur Alternatif Pembukaan Porprov Jateng XVII Disertai Kirim Doa untuk Almh. Syabila Rizkia Pelindo dan Pemprov Sulsel Perkuat Sinergi Sektor Kepelabuhanan Buoy Penanda Bahaya dan Oil Boom Terpasang di Area Tenggelamnya KMP Batumandi

RAGAM

Dalam Acara Buka Puasa Bersama, Seusama Lhokseumawe Luncurkan Program Pembangunan 15 Balai Pengajian di Aceh

badge-check


 Dalam Acara Buka Puasa Bersama, Seusama Lhokseumawe Luncurkan Program Pembangunan 15 Balai Pengajian di Aceh Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Organisasi diaspora Aceh, Seuramo Syedara Lhokseumawe (Seusama), meluncurkan program pembangunan 15 balai pengajian di Kabupaten Aceh Utara. Peluncuran dilakukan dalam acara buka puasa bersama keluarga besar Seusama yang digelar di Mie Aceh Samudra, Manggarai, Jakarta Selatan, Selasa, 10 Maret 2026.

Kegiatan yang dihadiri sekitar 150 orang itu berlangsung hangat dalam suasana Ramadan dengan tema “Puasa Ramadhan Melatih Kesalehan Individu dan Kesalehan Sosial.” Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz Fauzan, dilanjutkan dengan pembacaan selawat yang diikuti seluruh peserta.

Ketua Umum Seusama, Zulkifli Ibrahim, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para anggota dan donatur yang telah mendukung kegiatan kemanusiaan Seusama, khususnya dalam membantu korban banjir dan tanah longsor di Aceh.

Menurut dia, dari kegiatan penggalangan dana yang dilakukan Seusama berhasil terkumpul lebih dari Rp500 juta dalam bentuk uang. Jika ditambah dengan nilai barang bantuan, totalnya mencapai sekitar Rp1,5 miliar.

“Distribusi bantuan kami salurkan ke Kota Lhokseumawe, Kabupaten Aceh Utara, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Aceh Tamiang. Walaupun kami menyadari bantuan ini masih jauh dari kebutuhan masyarakat terdampak,” kata Zulkifli.

Ia menambahkan, dari hasil pendataan tim relawan Seusama Peduli di lapangan, ditemukan sedikitnya 15 balai pengajian di Aceh Utara yang mengalami kerusakan akibat banjir dan longsor. Karena itu organisasi tersebut berinisiatif membangun kembali balai pengajian tersebut.

Ketua Dewan Pembina Seusama, Marsekal Muda TNI (Purn.) Fachri Adamy, mengingatkan agar pembangunan tersebut dilakukan berdasarkan survei yang matang agar tidak terjadi tumpang tindih dengan bantuan pemerintah daerah.

“Saya mendapat informasi ada wilayah di Aceh Utara yang belum mendapatkan bantuan dari pemerintah daerah. Karena itu survei harus dilakukan dengan baik,” ujar Fachri.

Ia juga meminta pengurus Seusama membuat laporan tertulis mengenai dana dan bantuan yang telah dihimpun serta disalurkan kepada masyarakat, kemudian membagikannya kepada anggota dan para donatur.

“Laporan itu penting agar kepercayaan kepada Seusama tetap terjaga,” kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, tokoh masyarakat Aceh, Surya Darma, menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan kemanusiaan Seusama yang dinilainya aktif membantu korban bencana di Aceh.

Ia menilai kerja para relawan Seusama yang turun langsung ke lokasi bencana selama sekitar 40 hari telah menghasilkan laporan penting mengenai kondisi lingkungan di Aceh.

Laporan tersebut kemudian dibukukan dalam karya setebal sekitar 350 halaman berjudul Manifesto Ekosida di Serambi Mekah, yang mengulas kerusakan lingkungan yang dinilai menjadi salah satu faktor penyebab banjir dan longsor di Aceh.

“Sebagai sekretaris Diaspora Global Aceh, saya akan merekomendasikan tulisan tentang ekosida ini kepada gubernur dan presiden,” kata Surya Darma.

Dalam acara tersebut, relawan Seusama Peduli, Srinova Kandi, juga memaparkan rencana pembangunan 15 unit balai pengajian di Aceh Utara. Setiap unit diperkirakan membutuhkan dana sekitar Rp350 juta.

Peluncuran donasi pembangunan balai pengajian ditandai dengan pemukulan alat musik tradisional Aceh, rapa’i.

Acara juga diisi dengan tausiah Ramadan oleh Ustadz Mehlul yang mengingatkan jamaah agar memaksimalkan ibadah pada sepuluh hari terakhir Ramadan.

“Kita berada pada fase yang penuh ampunan. Karena itu mari memperbanyak ibadah dan amal kebaikan,” ujar dia.

Kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama dengan menu khas Aceh, dilanjutkan salat Magrib berjamaah, makan malam, serta salat Isya dan Tarawih.*** (LEP)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Zoom Meeting Dewan Pakar PKS Kabupaten Bogor, Siapkan Gagasan Strategis Pembangunan Masyarakat

26 Oktober 2026 - 22:23 WIB

Pelindo dan Pemprov Sulsel Perkuat Sinergi Sektor Kepelabuhanan

26 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Kembali IPC TPK Sabet Platinum Award di Ajang IARA 2026

26 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Pelindo FC Sabet Gelar Champion Pada FIFCO World CC Cup 2026

26 Oktober 2026 - 19:40 WIB

Banyak Kejadian Fatal, BGN Keluarkan Aturan Baru MBG

26 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Lukisan Kulit Kayu Karya Elias Hindom Warnai Bupati Cup 2026 di Fakfak

26 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Pak Kodir Buka Suara soal Video Viral akun IG Sisters in Danger, Ini Realitanya!

25 Oktober 2026 - 21:58 WIB

Pramono Anung Dorong Penataan Taman Puring, MADAS Nusantara Diajak Perkuat Kolaborasi

25 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Bidik Pengurangan Emisi Maritim, IMO dan Delegasi Jepang Tinjau Fasilitas Kendali Terpusat IPC TPK

25 Oktober 2026 - 17:47 WIB

RAW Merealisasi Bakti ke Masyarakat Semarang

25 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Trending di RAGAM