Menu

Mode Gelap
AHY: Jadilah Versi Terbaik Diri Sendiri, Generasi Muda Penentu Masa Depan Indonesia Kemenhub Dukung Proses Evakuasi dan Persiapan Salvage KMP Virgo Transport 8 Pelindo Regional 4 Perkuat Budaya Dialog Lewat BWL Bupati Pati Nonaktif Sudewo Dituntut 8,5 Tahun Penjara, Bentrok Antar Pendukung Dikecam Warga Semarang Anggota DPRD Jawa Barat Dorong Penguatan KWT Srikandi Alamanda sebagai Penggerak Ketahanan Pangan dan Ekonomi Perempuan Jonggol 6 Pesawat N219 PTDI Siap Perkuat Armada di TNI-AD

TNI-POLRI

FPRM Aceh Sesalkan Temuan BPK: Barang Bantuan “Busuk” di Gudang Dinsos Kota Langsa Akibat Tidak Terawat

badge-check


 FPRM Aceh Sesalkan Temuan BPK: Barang Bantuan “Busuk” di Gudang Dinsos Kota Langsa Akibat Tidak Terawat Perbesar

Wartatrans.com, LANGSA – Ketua Forum Peduli Rakyat Miskin (FPRM) Aceh, *Nasruddin, SE* mengaku sangat sedih mendengar adanya temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait barang-barang bantuan yang rusak dan “busuk” di Gudang Dinsos Kota Langsa akibat tidak terawat.

Nasruddin menyebut kejadian ini sangat memalukan, apalagi terjadi di saat masyarakat baru saja dilanda banjir dan sangat membutuhkan bantuan.

“Ini sangat ironi sekali. Pasca banjir masyarakat banyak yang membutuhkan bantuan. Tapi di sisi lain bantuan yang sudah disiapkan pemerintah justru dibiarkan rusak dan busuk di gudang karena tidak terawat. Apa yang dikerjakan oleh staf logistik Dinsos Kota Langsa?” ujar Nasruddin kepada media ini, Sabtu (26/7/2026).

Menurutnya, barang bantuan sosial seharusnya dikelola dengan manajemen logistik yang baik. Mulai dari pendataan, penyimpanan, hingga penyaluran tepat waktu ke masyarakat terdampak.

“Bantuan itu uang rakyat. Apalagi ini untuk korban bencana. Kalau dibiarkan busuk di gudang, sama saja dengan membuang uang rakyat dan mengkhianati amanah untuk orang miskin dan korban banjir,” tegasnya.

Nasruddin mendesak Kepala Dinsos Kota Langsa dan Wali Kota Langsa untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja staf logistik dan sistem pergudangan di Dinsos.

Ia juga meminta BPK dan Aparat Penegak Hukum untuk menelusuri lebih jauh. Apakah kerusakan barang ini murni karena kelalaian atau ada unsur pembiaran.

“Jangan sampai ini terulang lagi. Rakyat miskin Kota Langsa, khususnya korban banjir, berhak dapat bantuan yang layak, bukan sisa barang busuk,” pungkas Nasruddin.

Sebelumnya, BPK dalam LHP-nya menemukan sejumlah barang bantuan di Gudang Dinsos Kota Langsa dalam kondisi rusak, kedaluwarsa, dan tidak layak pakai karena tidak dilakukan perawatan dan penyaluran tepat waktu.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Sosial Kota Langsa, Darma Putra, SP saat dikonfirmasi membantah temuan BPK tersebut.

“Tidak ada barang bantuan yang rusak. Semua sudah sesuai peruntukannya. Silakan cek langsung ke gudang_,” ujarnya singkat. *** (T, J IQBAL)

Baca Lainnya

AHY: Jadilah Versi Terbaik Diri Sendiri, Generasi Muda Penentu Masa Depan Indonesia

22 September 2026 - 20:26 WIB

Pelindo Regional 4 Perkuat Budaya Dialog Lewat BWL

22 September 2026 - 18:16 WIB

Bupati Pati Nonaktif Sudewo Dituntut 8,5 Tahun Penjara, Bentrok Antar Pendukung Dikecam Warga Semarang

22 September 2026 - 16:47 WIB

Anggota DPRD Jawa Barat Dorong Penguatan KWT Srikandi Alamanda sebagai Penggerak Ketahanan Pangan dan Ekonomi Perempuan Jonggol

22 September 2026 - 15:47 WIB

KAI Services Latih 25 Pekerja Tangani Kondisi Darurat di Kereta Api

22 September 2026 - 13:44 WIB

Kebakaran Kontainer di NPCT1 Cepat Dipadamkan, Tidak Ada Korban

22 September 2026 - 12:40 WIB

Pelindo Regional 2 Banten Pastikan Kelancaran Pasokan Gandum untuk Industri Pangan Nasional

22 September 2026 - 12:28 WIB

KAI Mini Fair di Stasiun Tugu, Loko Food Truck Sajikan Kuliner untuk Teman Perjalanan

22 September 2026 - 12:14 WIB

Akses Pintu Masuk Pemda Fakfak Ditutup Sementara, Pemkab Siapkan Penataan Demi Ketertiban dan Kenyamanan Pelayanan

22 September 2026 - 09:52 WIB

ABS Kembali Dikukuhkan Sebagai Orang Nomor 1 di -DPC PPP Kota Langsa

22 September 2026 - 04:05 WIB

Trending di RAGAM