Menu

Mode Gelap
Ramaikan GBK, Penonton Pertandingan Persija-Persib Tembus 58.961 Aceh Coffee Day Rayakan Dua Tahun Hari Kopi Aceh Dihelat 15 September 2026 Bidik Ekosistem Umrah Terintegrasi, JARDY Travel Gandeng BPRS Harum Hikmahnugraha Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Buka Akses Masyarakat Saksikan Langsung MTQ Nasional XXXI di Semarang KAI Daop 4 Semarang Siap Layani Mobilitas Masyarakat pada MTQ Nasional XXXI, Penumpang Melonjak Naik KAI Daop 1 Jakarta Gunakan 6,5 Juta Liter B50, Operasional KA Tetap Lancar

TNI-POLRI

FPRM Aceh Sesalkan Temuan BPK: Barang Bantuan “Busuk” di Gudang Dinsos Kota Langsa Akibat Tidak Terawat

badge-check


 FPRM Aceh Sesalkan Temuan BPK: Barang Bantuan “Busuk” di Gudang Dinsos Kota Langsa Akibat Tidak Terawat Perbesar

Wartatrans.com, LANGSA – Ketua Forum Peduli Rakyat Miskin (FPRM) Aceh, *Nasruddin, SE* mengaku sangat sedih mendengar adanya temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait barang-barang bantuan yang rusak dan “busuk” di Gudang Dinsos Kota Langsa akibat tidak terawat.

Nasruddin menyebut kejadian ini sangat memalukan, apalagi terjadi di saat masyarakat baru saja dilanda banjir dan sangat membutuhkan bantuan.

“Ini sangat ironi sekali. Pasca banjir masyarakat banyak yang membutuhkan bantuan. Tapi di sisi lain bantuan yang sudah disiapkan pemerintah justru dibiarkan rusak dan busuk di gudang karena tidak terawat. Apa yang dikerjakan oleh staf logistik Dinsos Kota Langsa?” ujar Nasruddin kepada media ini, Sabtu (26/7/2026).

Menurutnya, barang bantuan sosial seharusnya dikelola dengan manajemen logistik yang baik. Mulai dari pendataan, penyimpanan, hingga penyaluran tepat waktu ke masyarakat terdampak.

“Bantuan itu uang rakyat. Apalagi ini untuk korban bencana. Kalau dibiarkan busuk di gudang, sama saja dengan membuang uang rakyat dan mengkhianati amanah untuk orang miskin dan korban banjir,” tegasnya.

Nasruddin mendesak Kepala Dinsos Kota Langsa dan Wali Kota Langsa untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja staf logistik dan sistem pergudangan di Dinsos.

Ia juga meminta BPK dan Aparat Penegak Hukum untuk menelusuri lebih jauh. Apakah kerusakan barang ini murni karena kelalaian atau ada unsur pembiaran.

“Jangan sampai ini terulang lagi. Rakyat miskin Kota Langsa, khususnya korban banjir, berhak dapat bantuan yang layak, bukan sisa barang busuk,” pungkas Nasruddin.

Sebelumnya, BPK dalam LHP-nya menemukan sejumlah barang bantuan di Gudang Dinsos Kota Langsa dalam kondisi rusak, kedaluwarsa, dan tidak layak pakai karena tidak dilakukan perawatan dan penyaluran tepat waktu.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Sosial Kota Langsa, Darma Putra, SP saat dikonfirmasi membantah temuan BPK tersebut.

“Tidak ada barang bantuan yang rusak. Semua sudah sesuai peruntukannya. Silakan cek langsung ke gudang_,” ujarnya singkat. *** (T, J IQBAL)

Baca Lainnya

Aceh Coffee Day Rayakan Dua Tahun Hari Kopi Aceh Dihelat 15 September 2026

12 September 2026 - 21:25 WIB

Bidik Ekosistem Umrah Terintegrasi, JARDY Travel Gandeng BPRS Harum Hikmahnugraha

12 September 2026 - 19:04 WIB

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Buka Akses Masyarakat Saksikan Langsung MTQ Nasional XXXI di Semarang

12 September 2026 - 16:23 WIB

KAI Daop 4 Semarang Siap Layani Mobilitas Masyarakat pada MTQ Nasional XXXI, Penumpang Melonjak Naik

12 September 2026 - 16:18 WIB

Bansos Digital Jangkau 50 Juta Warga

11 September 2026 - 21:31 WIB

Poestaka Betawi Dihidupkan Kembali, Upaya Menyelamatkan Jejak Literasi Betawi

11 September 2026 - 20:30 WIB

Kemarau 2026, Sejumlah Sungai Indonesia Menyusut Ekstrem hingga Dasarnya Terbuka

11 September 2026 - 20:20 WIB

SM Sekper PTP Nonpetikemas Sabet Penghargaan Rising Women Communications Leaders PRIWOLA 2026

11 September 2026 - 19:40 WIB

Akal Sehat dan Pohon Ilmu

11 September 2026 - 19:28 WIB

FIFASTRA Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

11 September 2026 - 18:31 WIB

Trending di EKOBIS