Menu ✖

Mode Gelap
Joumpa Masuk di Layanan wondr, BNI Perluas Ekosistem Perjalanan Sembilan Tahun Ruang Baca, Doa untuk Negeri Mengiringi Perayaan Travelator Integrasi Karet-Sudirman Baru Mulai Dirakit, KAI Kejar Penyelesaian Akhir Tahun KKP Perketat Perlindungan dan Perekrutan Awak Kapal Perikanan Sepuluh Tahun Menanti, Masjid Giok Jadi Saksi Perjalanan Luhay Ahmad Memeluk Islam Komunitas Ruang Baca Rayakan HUT ke-9 Lewat Galeri Esai di Warung Kopi

BANDARA

GMF Teken Pengembangan Operasional MRO di Oman

badge-check


 GMF Teken Pengembangan Operasional MRO di Oman Perbesar

Wartatrans.com, MUSCAT – PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMF), bagian dari Garuda Indonesia Group, teken Concession Agreement dengan Civil Aviation Authority (CAA) of the Sultanate of Oman untuk pengoperasian fasilitas Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) di Bandar Udara Internasional Muscat dengan masa konsesi selama 20 tahun.

Perjanjian tersebut ditandatangani Direktur Utama GMF Andi Fahrurrozi dan Presiden
CAA Oman Naif Ali Hamed Al-Abri, dalam perhelatan Civil Aviation Investment Forum (CAIF) 2026 yang berlangsung di kantor pusat CAA, Muscat, Senin (5/10/2026).

“Kerja sama ini menjadi pijakan bagi GMF untuk memperluas layanan operasionalnya di pasar internasional,” tutur Andi.

Melalui kerja sama ini, CAA Oman berperan sebagai pemilik hanggar dan pemberi konsesi, sekaligus regulator yang memastikan pemenuhan ketentuan dan standar keselamatan penerbangan yang berlaku di Oman.

GMF akan mengembangkan dan mengoperasikan hanggar beserta fasilitas pendukungnya dengan membawa pengalaman serta kapabilitas teknis dalam layanan perawatan pesawat.

Pengembangan dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan pasar dan rencana bisnis yang disepakati.

Dia berharap, posisi strategis Oman dapat membuka akses yang lebih luas ke pasar Timur Tengah, Afrika, dan Eropa, sekaligus melengkapi jangkauan layanan GMF dari basis operasinya di Indonesia.

“Pengembangan MRO di Oman menjadi langkah awal untuk membangun kehadiran operasional GMF yang lebih dekat dengan pelanggan di Timur Tengah dan kawasan sekitarnya. Dengan pengalaman dan kapabilitas yang dimiliki, GMF melihat peluang untuk menjangkau pasar perawatan yang lebih luas sekaligus berkontribusi pada penguatan industri aviasi Oman,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, GMF juga menandatangani Commemoration Document bersama Mach Aerospace International untuk mendukung pengembangan kapabilitas dan sumber daya manusia (SDM) di bidang aviasi.

“Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem pendukung MRO di Oman,” ujar Andi.

Sebagai tindak lanjut, GMF akan melanjutkan persiapan operasional bersama mitra lokal
melalui pengembangan fasilitas, kapabilitas, dan SDM secara bertahap.

Melalui penguatan kehadiran di pasar global dan kolaborasi dengan mitra strategis, GMF terus berupaya memberikan layanan yang tidak hanya mengedepankan keandalan teknis, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi pelanggan. (omy)

 

Baca Lainnya

AirBorneo Buka Penerbangan Kuching-Jakarta

5 Oktober 2026 - 16:13 WIB

InJourney Airports Pastikan Kesiapan 3 Bandara Dukung MotoGP Mandalika

4 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Lepas Pengelolaan Bandara Dhoho Kediri, Ini Penjelasan InJourney Airports

3 Oktober 2026 - 16:31 WIB

Lokakarya Forwahub di Bandung

Menhub Dudy Tegaskan  Keselamatan Transportasi Harus jadi Perhatian Utama

3 Oktober 2026 - 14:48 WIB

Qantas Group Bidik Ekspansi Indonesia, Ajukan 4.539 Kursi per Pekan

2 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Perawatan Sistem Avionik, FL Technics Indonesia Gandeng GE Aerospace

1 Oktober 2026 - 18:49 WIB

InJourney Airports dan SDhI Rampungkan Transisi Pengelolaan Bandara Dhoho

1 Oktober 2026 - 18:33 WIB

Garuda dan Yoowifi Hadirkan eSIM, Komunikasi  jadi Makin Terjangkau Saat di Luar Negeri

1 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Pangkas Rugi 23,2%, Garuda Lulus Uji di Tengah Beban Avtur Global

1 Oktober 2026 - 08:12 WIB

AirNav-Airbus Teken MoU Efisiensi dan Keberlanjutan Ruang Udara Indonesia

30 September 2026 - 07:31 WIB

Trending di BANDARA