Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat peningkatan signifikan jumlah penumpang warga negara asing (WNA) yang menggunakan layanan Kereta Cepat Whoosh sepanjang tahun 2025. Total penumpang WNA pada 2025 mencapai 401.282 orang, meningkat lebih dari 60 persen dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebanyak 251.525 penumpang.
KCIC menilai tren pertumbuhan tersebut menunjukkan meningkatnya kepercayaan wisatawan mancanegara terhadap layanan Whoosh sebagai moda transportasi yang andal, nyaman, dan efisien selama berada di Indonesia. Secara kumulatif sejak 2023 hingga 2025, jumlah penumpang WNA Whoosh telah mencapai 681.713 orang.

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, peningkatan jumlah penumpang WNA menjadi indikator penting atas kualitas layanan yang terus dijaga oleh KCIC. Menurutnya, pertumbuhan yang konsisten mencerminkan kepercayaan wisatawan mancanegara terhadap aspek keselamatan, kenyamanan, dan kemudahan akses layanan Whoosh.
“Pertumbuhan penumpang WNA yang konsisten menunjukkan bahwa layanan Whoosh semakin dipercaya wisatawan mancanegara, baik dari sisi keselamatan, kenyamanan, maupun kemudahan akses,” ujar Eva.
Berdasarkan data kumulatif sejak Whoosh mulai beroperasi, wisatawan asal Malaysia tercatat sebagai pengguna terbanyak dengan total 298.531 penumpang. Selanjutnya disusul wisatawan asal Singapura sebanyak 83.371 penumpang, Tiongkok 59.893 penumpang, Jepang 32.176 penumpang, dan Korea Selatan 21.974 penumpang.
KCIC menilai pertumbuhan penumpang WNA sejalan dengan meningkatnya aktivitas pariwisata dan mobilitas internasional, serta semakin luasnya informasi global mengenai layanan Kereta Cepat Whoosh.
Eva menambahkan, KCIC berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan serta memperkuat integrasi transportasi agar semakin ramah bagi wisatawan mancanegara dan mendukung pengembangan sektor pariwisata nasional.
“Whoosh tidak hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga bagian dari pengalaman perjalanan wisatawan asing di Indonesia. Konsistensi penggunaan oleh wisatawan dari berbagai negara menunjukkan daya saing layanan Whoosh di tingkat internasional,” katanya.(****)






















