Menu

Mode Gelap
BEM-TR Soroti Temuan BPK, Nilai Target Zero Defisit Harus Diiringi Perbaikan Tata Kelola Keuangan Kemendagri dan Pemerintah Aceh Fasilitasi Penyelesaian Batas Wilayah Subulussalam–Aceh Selatan Audi Luncurkan The New Q5 Sportback di Indonesia, Bidik Segmen SUV Premium Rp1,9 Miliar Kejar Cuan Rp100 Triliun, Kemenpora Pangkas 1.440 Pasal untuk Genjot Industri Olahraga InJourney Airports Kebut Persiapan Optimalisasi Bandara Husein Sastranegara Layanan Perdana Umrah di Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta Berjalan Lancar

KABIN

Dukung Persiapan Konsumsi Jemaah Haji, Garuda Terbangkan 15 Ton Makanan Siap Saji ke Jeddah

badge-check


 Armada Garuda Indonesia dengan 15 ton Logistik untuk dikirim ke Jeddah Perbesar

Armada Garuda Indonesia dengan 15 ton Logistik untuk dikirim ke Jeddah

Wartatrans.com, JAKARTA – Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia pada hari (2/4/2026) menerbangkan sedikitnya 15 ton pendistribusian logistik berupa makanan nusantara Ready To Eat dan bumbu pasta menuju Jeddah.

Pengiriman diangkut dalam dua penerbangan Garuda Indonesia dalam mendukung kebutuhan konsumsi jemaah haji asal Indonesia pada musim Haji 1447H/ 2026 mendatang.

“Adapun angkutan pengiriman tersebut bagian dari total pengiriman sebanyak 230 ton makanan jemaah Haji yang merupakan sinergi bersama PT Pos Indonesia serta Kementerian Haji dan Umrah serta Kementerian Koordinator bidang Perekonomian Republik Indonesia dalam memastikan kelancaran Haji 2026,” urai Direktur Niaga Garuda Indonesia, Reza Aulia Hakim.

Melalui sinergi tersebut, Garuda secara bertahap akan mengirimkan sebanyak 230 ton yang terbagi dalam 2 periode yaitu pada 2 – 6 April 2026, kemudian pada 17-30 April 2026 baik ke Jeddah maupun Madinah.

Pelepasan perdana pendistribusian logistik haji 2026 tersebut dilaksanakan secara simbolis pada hari ini, melalui Gudang Ekspor 510 Garuda Indonesia di Kompleks Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang dihadiri Direktur Niaga Reza; Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Ferry Irawan; Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah Prof. Jaenal Effendi; dan Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero), Daud Joseph.

Pelepasan perdana logistik haji 2026 tersebut kemudian diterbangkan dengan menggunakan armada Boeing 777-300ER bernomor penerbangan GA 980 yang diterbangkan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada pukul 11.45 WIB dan direncanakan tiba di Bandara Internasional King Abdulaziz pada pukul 17.40 waktu setempat.

Menurut Reza, pelepasan ekspor makanan siap saji dan bumbu pasta ini merupakan langkah konkret dalam memastikan kenyamanan jemaah haji, khususnya terkait pemenuhan kebutuhan logistik dan operasional haji.

“Menjadi bagian dari perjalanan suci jemaah haji asal Indonesia merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah besar bagi Garuda. Kami juga memahami bahwa kesuksesan ibadah haji tidak hanya ditentukan oleh aspek transportasi udara semata, tetapi juga melalui kesiapan ekosistem pendukung termasuk ketersediaan konsumsi yang layak dan bercita rasa nusantara bagi para jemaah di Tanah Suci,” jelas Reza.

Kolaborasi ini kata dia, membuktikan manifestasi ketika kekuatan logistik udara bertemu kekuatan jaringan distribusi darat, dan didukung oleh regulasi Pemerintah yang suportif, kita mampu menghadirkan solusi logistik yang efisien, tepat waktu, dan berdampak luas.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah Prof. Jaenal Effendi mengungkapkan, hajatan besar pelaksanaan haji selalu membutuhkan dukungan dan kerja sama dari lembaga lintas sektor mulai dari Pemerintah, operator penerbangan, operator logistik, dan layanan pendukung lainnya untuk mewujudkan ekosistem ekonomi haji dan umrah bisa impactful bagi para jemaah.

Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero), Daud Joseph turut mengungkapkan, kegiatan ini merupakan simbol kolaborasi nyata Pemerintah dan BUMN dalam memperkuat rantai pasok logistik nasional yang terintegrasi hingga ke tingkat global.

“Sinergi ini menjadi langkah strategis untuk memastikan distribusi logistik bagi para jemaah haji asal Indonesia berjalan efisien dan tepat waktu, serta terjaga kualitasnya sampai di Tanah Suci,” ucap Daud.

Sejalan dengan operasional penerbangan Haji yang akan mulai dilaksanakan pada 22 April mendatang, Garuda terus mengoptimalkan berbagai kesiapan operasional mulai dari pendistribusian koper jemaah, hingga memastikan seluruh armada yang akan digunakan dalam kondisi laik terbang.

“Kiranya seluruh rangkaian pengiriman ini menjadi amal jariyah bagi kita semua, dan yang terpenting dapat memudahkan jemaah haji asal Indonesia dalam menjalankan ibadah hajinya,” pungkas Reza. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BEM-TR Soroti Temuan BPK, Nilai Target Zero Defisit Harus Diiringi Perbaikan Tata Kelola Keuangan

2 Juli 2026 - 22:05 WIB

Kemendagri dan Pemerintah Aceh Fasilitasi Penyelesaian Batas Wilayah Subulussalam–Aceh Selatan

2 Juli 2026 - 21:58 WIB

InJourney Airports Kebut Persiapan Optimalisasi Bandara Husein Sastranegara

2 Juli 2026 - 21:04 WIB

Tangis Haru Iringi Peresmian Akses Enang-Enang, Gotong Royong Akhiri Keterisolasian Warga

2 Juli 2026 - 16:23 WIB

Insiden Pesawat Perintis PK-RCY di Balinggama, Papua Pegunungan, Pilot Meninggal Dunia

2 Juli 2026 - 16:21 WIB

Upacara Hari Ke-80 Bhayangkara di Jakarta Utara Berlangsung Khidmat, Perkuat Sinergitas Polri Bersama TNI, Pemerintah, dan Masyarakat

2 Juli 2026 - 13:11 WIB

Kepala BNN RI Hadiri Doa Bersama Lintas Agama Sambut Hari Bhayangkara ke-80

2 Juli 2026 - 13:08 WIB

Gelar RUPS Tahunan, PT Pelindo Solusi Maritim Catat Pertumbuhan Kinerja Positif pada 2025

2 Juli 2026 - 13:06 WIB

Yayasan HAkA Dampingi Perempuan Beutong Bersatu Bangun Kemandirian Ekonomi

2 Juli 2026 - 11:24 WIB

Pemko Subulussalam Dikritik: Ikut Kegiatan APEKSI di Medan di Tengah Keterbatasan Anggaran

2 Juli 2026 - 11:20 WIB

Trending di RAGAM