Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta memastikan pelayanan kepada pelanggan tetap berjalan optimal di tengah tingginya mobilitas masyarakat pada masa arus balik Angkutan Lebaran 2026.
Hingga Sabtu, 28 Maret 2026 pukul 09.00 WIB, volume kedatangan penumpang kereta api jarak jauh di wilayah Daop 1 Jakarta masih mendominasi dibandingkan keberangkatan.

Berdasarkan data sementara, pada 28 Maret 2026 tercatat sebanyak 52.961 penumpang tiba, sementara 28.280 penumpang berangkat dari wilayah Daop 1 Jakarta. Tren ini menunjukkan bahwa arus balik Lebaran masih berlangsung dan pergerakan masyarakat menuju Jakarta dan sekitarnya tetap tinggi.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa kondisi operasional hingga saat ini berjalan dengan baik, aman, dan terkendali.
“Kami memastikan seluruh perjalanan kereta api berjalan lancar dengan tingkat ketepatan waktu yang terjaga. Di tengah tingginya volume kedatangan penumpang, seluruh petugas di lapangan tetap siaga memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan,” ujarnya, Sabtu (28/3/2026).
Secara kumulatif, selama masa Angkutan Lebaran yang berlangsung pada 11 Maret hingga 28 Maret 2026, KAI Daop 1 Jakarta telah melayani sebanyak 815.703 pelanggan berangkat dan 622.517 pelanggan tiba (data dinamis hingga 28 Maret).
Sementara itu, jumlah tiket yang telah terjual mencapai 891.098 tiket, atau dengan tingkat okupansi rata-rata sebesar 82 persen dari total kapasitas 1.083.674 tempat duduk.
Pada periode mudik Lebaran (11–20 Maret 2026), tercatat sebanyak 483.389 penumpang berangkat, dengan puncak arus mudik terjadi pada 18 Maret sebanyak 53.576 penumpang. Sementara pada periode Hari H Lebaran (21–22 Maret 2026), jumlah keberangkatan mencapai 97.297 penumpang.
Memasuki periode arus balik sejak 23 Maret 2026, volume kedatangan secara konsisten berada di atas 50 ribu penumpang per hari. Hal ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api sebagai pilihan utama untuk perjalanan jarak jauh yang aman, nyaman, dan tepat waktu.
Sebaran kedatangan penumpang pada 28 Maret 2026 didominasi oleh Stasiun Pasarsenen sebanyak 18.788 penumpang, disusul Stasiun Gambir sebanyak 15.439 penumpang, serta Stasiun Bekasi sebanyak 8.320 penumpang. Sementara untuk keberangkatan, Stasiun Pasarsenen juga menjadi titik tertinggi dengan 13.832 penumpang, diikuti Gambir 9.224 penumpang.
Lebih lanjut, KAI Daop 1 Jakarta mencatat bahwa sebagian besar penumpang arus balik berasal dari kota-kota favorit seperti Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Purwokerto, Bandung, hingga Jember. Hal ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat antarwilayah serta peran strategis kereta api dalam mendukung konektivitas nasional.
Dalam upaya memberikan pelayanan terbaik selama masa Angkutan Lebaran, KAI Daop 1 Jakarta telah melakukan berbagai peningkatan layanan, antara lain penyediaan customer service mobile, penambahan petugas kebersihan di stasiun dan dalam perjalanan kereta api, peningkatan pengamanan dengan dukungan TNI/Polri, serta penyediaan fasilitas tematik Lebaran dan aktivitas ramah anak.
Selain itu, KAI juga menghadirkan berbagai program menarik bagi pelanggan, seperti pembagian merchandise untuk anak-anak, serta berbagai aktivitas hiburan di stasiun guna meningkatkan kenyamanan perjalanan, khususnya bagi keluarga.
Di sisi lain, KAI Daop 1 Jakarta juga memastikan bahwa ketersediaan tempat duduk masih cukup untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat hingga akhir masa Angkutan Lebaran. Tercatat masih tersedia sebanyak 138.049 tempat duduk untuk keberangkatan hingga 1 April 2026.
Untuk memberikan kemudahan dan nilai tambah bagi pelanggan, KAI menghadirkan Promo Silaturahmi berupa diskon 20 persen untuk kelas eksekutif pada 61 perjalanan kereta api tertentu dengan periode keberangkatan hingga 1 April 2026. Promo ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk tetap memilih kereta api sebagai moda transportasi utama.
Tak hanya itu, pelanggan juga dapat memanfaatkan program stimulus pemerintah berupa diskon hingga 30 persen untuk kelas ekonomi komersial hingga keberangkatan kereta api tanggal 29 Maret 2026, dengan sisa ketersediaan sekitar 6 ribu tempat duduk di wilayah Daop 1 Jakarta.
“Kami mengajak masyarakat untuk segera merencanakan perjalanan dan memanfaatkan sisa tempat duduk serta berbagai promo yang masih tersedia. KAI berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang tidak hanya andal, tetapi juga memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan,” tutup Franoto.
KAI Daop 1 Jakarta akan terus melakukan monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan melalui Posko Angkutan Lebaran guna memastikan seluruh aspek operasional, pelayanan, keamanan, dan keselamatan tetap terjaga hingga akhir masa angkutan Lebaran 2026.(fahmi)





























