Menu

Mode Gelap
Security KAI Gagalkan Pencurian Kabel Grounding LRT Jabodebek Ketua KP3ALA Pusat, Prof. Rahmat Salam: Pemekaran ALA untuk Perkuat Wali Nangroe Tirakatan 17 Agustus: Kebersamaan Lesehan yang Menyatu dalam Syukur dan Khidmat 3 Pekan Sebelum Gempa M7,7, NTT Baru Perkuat Pusdalops Pascagempa, Kemen PU Pastikan Akses dan Kebutuhan Dasar di Labuan Bajo Segera Ditangani Jelang 17 Agustus, 16.913 Tiket Promo KAI Terjual, Pemesanan Long Weekend Capai 706.908 Tiket

PERON

Penjualan Tiket KA Mudik Lebaran Capai 4,71 Penumpang, KAI: Arus Balik Meningkat

badge-check


 Penjualan Tiket KA Mudik Lebaran Capai 4,71 Penumpang, KAI: Arus Balik Meningkat Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat arus balik Angkutan Lebaran 2026 masih berlangsung dengan intensitas tinggi. Perjalanan pelanggan terus bergerak di berbagai relasi dengan pola yang semakin menyebar sepanjang hari.

Lonjakan volume terlihat konsisten dalam beberapa hari terakhir. Pada 22 Maret, jumlah pelanggan mencapai 242.810 orang (150,7 persen), kemudian meningkat pada 23 Maret menjadi 247.025 pelanggan (154,1 persen), dan mencapai titik tertinggi pada 24 Maret dengan 250.650 pelanggan (153,4 persen). Pada 25 Maret, volume tetap berada pada level tinggi dengan 230.784 pelanggan (141,2 persen).

Capaian tersebut melampaui rekor volume harian tertinggi Lebaran tahun sebelumnya sebesar 223.348 pelanggan Kereta Api Jarak Jauh, sekaligus menggambarkan arus balik yang berlangsung kuat dan merata.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa pergerakan pelanggan menunjukkan perubahan pola perjalanan yang lebih fleksibel.

“Sejak pertengahan Maret, volume pelanggan terus meningkat dan saat ini masih berada dalam fase arus balik. Kereta api dipilih karena memberikan kepastian jadwal serta kenyamanan selama perjalanan,” ujar Anne.

Hingga 28 Maret 2026 pukul 09.00 WIB, penjualan tiket antarkota dan lokal mencapai 4.711.428 tiket dari total 4.498.696 kapasitas tempat duduk atau 104,7 persen.

Dari jumlah tersebut, Kereta Api Jarak Jauh mencatat 3.978.211 pelanggan atau 111,4 persen dari kapasitas 3.571.760 tempat duduk. Sementara KA Lokal mencapai 733.217 pelanggan atau 79,1 persen dari kapasitas 926.936 tempat duduk.

Sepanjang periode 11 hingga 27 Maret 2026, KAI telah melayani 3.944.437 pelanggan, terdiri dari 3.299.836 pelanggan KA Jarak Jauh dan 644.601 pelanggan KA Lokal. Kenaikan volume terjadi secara bertahap sejak awal periode dan mencapai puncaknya pada masa arus balik.

Rincian okupansi harian KA Jarak Jauh (11–27 Maret 2026) sebagai berikut:

• 11 Maret: 101.617 pelanggan (63,7 persen)
• 12 Maret: 126.208 pelanggan (79,2 persen)
• 13 Maret: 165.675 pelanggan (101,4 persen)
• 14 Maret: 185.873 pelanggan (113,7 persen)
• 15 Maret: 180.836 pelanggan (110,6 persen)
• 16 Maret: 173.753 pelanggan (106,3 persen)
• 17 Maret: 191.413 pelanggan (117,1 persen)
• 18 Maret: 205.842 pelanggan (125,9 persen)
• 19 Maret: 196.324 pelanggan (120,1 persen)
• 20 Maret: 167.659 pelanggan (104,6 persen)
• 21 Maret: 193.583 pelanggan (120,2 persen)
• 22 Maret: 242.810 pelanggan (150,7 persen)
• 23 Maret: 247.025 pelanggan (154,1 persen)
• 24 Maret: 250.650 pelanggan (153,4 persen)
• 25 Maret: 230.784 pelanggan (141,2 persen)
• 26 Maret: 221.283 pelanggan (135,4 persen)
• 27 Maret: 218.345 pelanggan (133,6 persen)

Memasuki 28 Maret 2026, pergerakan pelanggan masih berlangsung. Hingga pagi hari, sebanyak 196.615 pelanggan KA Jarak Jauh telah dijadwalkan berangkat dengan okupansi sementara 120,3 persen dan masih berpotensi bertambah.

Anne menjelaskan bahwa tingkat okupansi yang melampaui 100 persen merupakan karakteristik operasional perjalanan kereta api jarak jauh.

“Dalam satu perjalanan, pelanggan naik dan turun di berbagai stasiun sehingga satu kursi dapat digunakan lebih dari satu pelanggan pada relasi berbeda,” jelas Anne.

KAI mengajak masyarakat untuk memanfaatkan alternatif jadwal keberangkatan maupun relasi perjalanan yang masih tersedia. Selain itu, tersedia Promo Silaturahmi berupa diskon tiket 20 persen untuk kelas eksekutif yang berlaku pada periode 25 Maret hingga 1 April 2026.

Beberapa kereta api dengan tingkat pemesanan tinggi selama periode Lebaran antara lain KA Joglosemarkerto, KA Airlangga, KA Sri Tanjung, KA Bengawan, KA Kahuripan, KA Rajabasa, dan KA Jayakarta.

“Pergerakan pelanggan di berbagai stasiun antara memberikan peluang ketersediaan kursi. Perjalanan tetap dapat direncanakan dengan lebih fleksibel,” tutup Anne.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Security KAI Gagalkan Pencurian Kabel Grounding LRT Jabodebek

17 Agustus 2026 - 00:23 WIB

Jelang 17 Agustus, 16.913 Tiket Promo KAI Terjual, Pemesanan Long Weekend Capai 706.908 Tiket

16 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Kereta Merdeka KAI Semarakkan HUT ke-81 RI, Ada Lomba hingga Upgrade Kelas Gratis

16 Agustus 2026 - 14:52 WIB

Libur Panjang HUT RI, Penumpang Whoosh Tembus 45.889 Orang dalam Dua Hari

16 Agustus 2026 - 13:08 WIB

KAI Group Layani 307,86 Juta Pelanggan, Kereta Api Dorong Mobilitas Rendah Emisi

16 Agustus 2026 - 12:58 WIB

KAI Siapkan 3.740 Hunian di TOD Manggarai, 1.232 Unit untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah-Menengah

16 Agustus 2026 - 01:55 WIB

KAI Catat 9.614 Tiket Promo Diskon 17% untuk Keberangkatan 17 Agustus Terjual

16 Agustus 2026 - 01:31 WIB

Sambut Libur Panjang HUT ke-81 RI, Promo Naik Whoosh Cuma Rp8.800 dan Potongan hingga Rp200.000

15 Agustus 2026 - 16:04 WIB

Perjalanan KA di Sumatra Tumbuh, KAI Layani 35,26 Juta Pelanggan

15 Agustus 2026 - 10:21 WIB

Peringati Hari Kemerdekaan, Menhub Dudy Ajak Masyarakat Manfaatkan Tarif Spesial Angkutan Umum, cuma Rp8!

15 Agustus 2026 - 07:44 WIB

Trending di JALUR