Menu

Mode Gelap
Penjualan Tiket Whoosh Angkutan Lebaran 2026 Tunjukkan Tren Positif, Penumpang Diprediksi Naik 4 Persen Pastikan Kendaraan Dinas, Siap Digunakan Ops Ketupat Jaya 2026 & Sosialisasi 110  Pelindo Tetap Beroperasi Penuh Selama Masa Angkutan Lebaran 2026 Arus Kendaraan Mulai Meningkat di Pelabuhan Ketapang Ismi Melinda: Dari Mengandalkan Paras Cantik Hingga Menjadi Aktris Laga Mantap, 35 Kapal Nonstop Layani Arus Bali–Jawa Jelang Nyepi dan Lebaran

PERON

KAI Daop 7 Madiun Batalkan Perjalanan KA Gajayana Tambahan Dampak Banjir

badge-check


 KAI Daop 7 Madiun Batalkan Perjalanan KA Gajayana Tambahan Dampak Banjir Perbesar

Wartatrans.com, MADIUN – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mengumumkan pembatalan perjalanan Kereta Api Gajayana Tambahan sebagai bagian dari percepatan pemulihan operasional kereta api akibat dampak genangan air di wilayah Daop 4 Semarang yang terjadi pada Sabtu (17/1) hingga Ahad (18/1).

Gangguan tersebut berdampak pada operasional Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ), termasuk meningkatnya keterlambatan sejumlah perjalanan. Untuk memastikan keselamatan dan mempercepat normalisasi layanan, KAI masih melakukan pembatalan beberapa perjalanan kereta api pada Selasa (20/1) serta sebagian perjalanan pada Rabu (21/1).

Salah satu perjalanan yang dibatalkan adalah KA Gajayana Tambahan relasi Malang–Gambir pulang-pergi (PP) yang melintas di wilayah Daop 7 Madiun.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan kebijakan tersebut merupakan langkah antisipatif agar proses pemulihan perjalanan kereta api dapat berjalan lebih cepat dan optimal. Selain itu, pembatalan dilakukan sebagai bentuk kehati-hatian karena KAI masih melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap sarana dan prasarana akibat cuaca ekstrem dan banjir yang terjadi sebelumnya.

“Pemulihan operasional terus berjalan dan kelambatan perjalanan semakin terkendali. Namun, keselamatan pelanggan dan petugas tetap menjadi prioritas utama. Semoga layanan kereta api kembali berjalan normal,” ujar Tohari, Selasa (20/1/2026).

KAI menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat pembatalan perjalanan tersebut. KAI juga menegaskan hak pelanggan tetap dijamin melalui pemberian service recovery serta pengembalian bea tiket sebesar 100 persen sesuai ketentuan yang berlaku.(*****)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Penjualan Tiket Whoosh Angkutan Lebaran 2026 Tunjukkan Tren Positif, Penumpang Diprediksi Naik 4 Persen

15 Maret 2026 - 15:40 WIB

KAI Services Hadirkan Menu Spesial Loko Café di Kuliner Kereta untuk Angleb 2026

15 Maret 2026 - 03:41 WIB

Direktur Utama KAI Tinjau Layanan Pelanggan di Cirebon pada Posko Angkutan Lebaran 2026

15 Maret 2026 - 03:29 WIB

KA Tambahan Lebaran Berhenti di Stasiun Jatinegara, Alternatif Mudik Lebih Praktis dari Jakarta Timur

14 Maret 2026 - 16:20 WIB

Jelang Arus Puncak Lebaran, KAI Logistik Perkuat Kesiapan Operasional Layanan Pengiriman

14 Maret 2026 - 16:06 WIB

Perkuat Daya Saing Angkutan KA Kontainer, KAI Logistik Siapkan Skema Block Space

14 Maret 2026 - 15:47 WIB

KAI Dekorasi Kereta Api hingga Stasiun dengan Nuansa Lebaran, Perjalanan Lebih Berkesan

14 Maret 2026 - 13:12 WIB

Memasuki H-7 Lebaran, Volume Penumpang Kereta Api di Daop 1 Jakarta Terus Meningkat

14 Maret 2026 - 13:12 WIB

KCIC Bagikan 13 Ribu Paket Takjil Gratis untuk Penumpang Whoosh Selama Ramadan

14 Maret 2026 - 12:48 WIB

Hari ke-3 Angleb 2026: 27 Ribu Penumpang Tiba di Wilayah Daop 7 Madiun, Tiket Pra-Lebaran Masih Tersedia

14 Maret 2026 - 12:30 WIB

Trending di PERON