Menu ✖

Mode Gelap
Road to IMOS 2026, FIFGROUP Berikan Pengalaman Wisata Edukatif bagi 34 Anak Panti Asuhan Jalin Kerja Sama dengan RS Pusat Pertamina, DAMRI Perkuat Layanan Kesehatan Bagi Karyawan Pelindo Regional 4 Peduli, Salurkan Air Bersih untuk Warga Pesisir Makassar Hadapi Libur Nataru, Menhub Dudy Ingatkan 6 Faktor Utama Ini Kemenhub Pastikan Fuel Surcharge Penerbangan Domestik November 2026 Tetap 40% Pemuda Kalai Anim Didorong Kuasai Jurnalistik, Suarakan Aspirasi Kampung Lewat Media

PERON

KAI Daop 7 Madiun Batalkan Perjalanan KA Gajayana Tambahan Dampak Banjir

badge-check


 KAI Daop 7 Madiun Batalkan Perjalanan KA Gajayana Tambahan Dampak Banjir Perbesar

Wartatrans.com, MADIUN – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mengumumkan pembatalan perjalanan Kereta Api Gajayana Tambahan sebagai bagian dari percepatan pemulihan operasional kereta api akibat dampak genangan air di wilayah Daop 4 Semarang yang terjadi pada Sabtu (17/1) hingga Ahad (18/1).

Gangguan tersebut berdampak pada operasional Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ), termasuk meningkatnya keterlambatan sejumlah perjalanan. Untuk memastikan keselamatan dan mempercepat normalisasi layanan, KAI masih melakukan pembatalan beberapa perjalanan kereta api pada Selasa (20/1) serta sebagian perjalanan pada Rabu (21/1).

Salah satu perjalanan yang dibatalkan adalah KA Gajayana Tambahan relasi Malang–Gambir pulang-pergi (PP) yang melintas di wilayah Daop 7 Madiun.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan kebijakan tersebut merupakan langkah antisipatif agar proses pemulihan perjalanan kereta api dapat berjalan lebih cepat dan optimal. Selain itu, pembatalan dilakukan sebagai bentuk kehati-hatian karena KAI masih melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap sarana dan prasarana akibat cuaca ekstrem dan banjir yang terjadi sebelumnya.

“Pemulihan operasional terus berjalan dan kelambatan perjalanan semakin terkendali. Namun, keselamatan pelanggan dan petugas tetap menjadi prioritas utama. Semoga layanan kereta api kembali berjalan normal,” ujar Tohari, Selasa (20/1/2026).

KAI menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat pembatalan perjalanan tersebut. KAI juga menegaskan hak pelanggan tetap dijamin melalui pemberian service recovery serta pengembalian bea tiket sebesar 100 persen sesuai ketentuan yang berlaku.(*****)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Hadapi Libur Nataru, Menhub Dudy Ingatkan 6 Faktor Utama Ini

2 November 2026 - 19:28 WIB

Naik Kereta Saat Hamil Ada Aturannya, KAI Wajibkan Surat Kesehatan dan Pendamping

2 November 2026 - 10:46 WIB

Ananda Omesh Punya Banyak Cerita dengan Kereta, Jadi Brand Ambassador Kampanye Ayo Naik Kereta

2 November 2026 - 10:29 WIB

KAI Buka Pemesanan Tiket Kereta untuk Keberangkatan 1 Desember 2026, Cek Jadwal Baru GAPEKA

1 November 2026 - 17:22 WIB

Percaya Diri dan Disiplin Antar Andika Ageng Pamungkas Terpilih Jadi Spark KAI Services Oktober 2026

1 November 2026 - 06:55 WIB

Tiket KA Keberangkatan 1 Desember 2026 Mulai Dijual 1 November, KAI Terapkan GAPEKA Baru

31 Oktober 2026 - 23:21 WIB

Bukan Sekadar Transportasi Murah, Ini Alasan Commuter Line Jadi Pilihan Warga

31 Oktober 2026 - 13:01 WIB

KAI Commuter Luncurkan KMT Edisi Khusus Comifuro 23, Dibanderol Rp60 Ribu

31 Oktober 2026 - 12:02 WIB

Jelang Libur Nataru, Menhub Dudy Instruksikan Rampcheck Seluruh Moda Transportasi

31 Oktober 2026 - 10:59 WIB

Lima KA Bersejarah KAI Layani 1,25 Juta Pelanggan Sepanjang Januari–September 2026

30 Oktober 2026 - 23:50 WIB

Trending di PERON