Menu

Mode Gelap
KAI Gelar Rail Clinic di Karawang, 250 Warga Dapat Layanan Kesehatan Gratis Mahasiswa UPI Semester Ganjil Laksanakan P2MB di Kecamatan Caringin Garut HUT ke-18, KAI Commuter Layani 1,4 Juta Pengguna Setiap Hari di 213 Stasiun Karnaval Maulid di Pekalongan Disorot, Atraksi Diduga Mirip Ritual Satanik Menelusuri Jejak Willem I hingga Jalur Bergerigi, Museum Ambarawa Simpan Sejarah Panjang Kereta Api Pelindo Regional 4 Perkuat Keamanan Pelabuhan melalui Sertifikasi PFSO

PERON

KAI Daop 7 Madiun Batalkan Perjalanan KA Gajayana Tambahan Dampak Banjir

badge-check


 KAI Daop 7 Madiun Batalkan Perjalanan KA Gajayana Tambahan Dampak Banjir Perbesar

Wartatrans.com, MADIUN – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mengumumkan pembatalan perjalanan Kereta Api Gajayana Tambahan sebagai bagian dari percepatan pemulihan operasional kereta api akibat dampak genangan air di wilayah Daop 4 Semarang yang terjadi pada Sabtu (17/1) hingga Ahad (18/1).

Gangguan tersebut berdampak pada operasional Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ), termasuk meningkatnya keterlambatan sejumlah perjalanan. Untuk memastikan keselamatan dan mempercepat normalisasi layanan, KAI masih melakukan pembatalan beberapa perjalanan kereta api pada Selasa (20/1) serta sebagian perjalanan pada Rabu (21/1).

Salah satu perjalanan yang dibatalkan adalah KA Gajayana Tambahan relasi Malang–Gambir pulang-pergi (PP) yang melintas di wilayah Daop 7 Madiun.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan kebijakan tersebut merupakan langkah antisipatif agar proses pemulihan perjalanan kereta api dapat berjalan lebih cepat dan optimal. Selain itu, pembatalan dilakukan sebagai bentuk kehati-hatian karena KAI masih melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap sarana dan prasarana akibat cuaca ekstrem dan banjir yang terjadi sebelumnya.

“Pemulihan operasional terus berjalan dan kelambatan perjalanan semakin terkendali. Namun, keselamatan pelanggan dan petugas tetap menjadi prioritas utama. Semoga layanan kereta api kembali berjalan normal,” ujar Tohari, Selasa (20/1/2026).

KAI menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat pembatalan perjalanan tersebut. KAI juga menegaskan hak pelanggan tetap dijamin melalui pemberian service recovery serta pengembalian bea tiket sebesar 100 persen sesuai ketentuan yang berlaku.(*****)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KAI Gelar Rail Clinic di Karawang, 250 Warga Dapat Layanan Kesehatan Gratis

15 September 2026 - 09:19 WIB

HUT ke-18, KAI Commuter Layani 1,4 Juta Pengguna Setiap Hari di 213 Stasiun

15 September 2026 - 08:58 WIB

Menelusuri Jejak Willem I hingga Jalur Bergerigi, Museum Ambarawa Simpan Sejarah Panjang Kereta Api

15 September 2026 - 06:13 WIB

KAI 81 Tahun, Perjalanan Tiket Kereta dari Loket hingga Access by KAI

14 September 2026 - 22:13 WIB

Jalan Sejajar Rel Ditargetkan Selesai Dibangun 2027, Simpang Volvo Pasar Minggu Ditutup

14 September 2026 - 14:15 WIB

KAI Daop 1 Jakarta Gunakan 6,5 Juta Liter B50, Operasional KA Tetap Lancar

12 September 2026 - 15:43 WIB

KRL Terdampak Gempa, KAI Commuter Lakukan Pemeriksaan Jalur Sabtu Pagi

12 September 2026 - 07:14 WIB

Lawang Sewu Tarik 376 Ribu Pengunjung hingga Agustus 2026, Sejarah Kereta Api Jadi Daya Tarik

11 September 2026 - 21:59 WIB

Serukan Peningkatan Keselamatan Transportasi, Menhub Dudy Kumpulkan UPT se-Jawa Timur

11 September 2026 - 21:47 WIB

LRT Jakarta Rute Kelapa Gading-Manggarai Target Angkut hingga 80.000 Penumpang/Hari

11 September 2026 - 21:25 WIB

Trending di MEGAPOLITAN