Menu

Mode Gelap
Halimah Munawir Podcast Roadshow Hadir di Symphony & Harmony IWAPI DKI Jakarta Perkuat Kualitas Layanan, IPCC Gelar Management Walkthrough di Terminal Satelit Banjarmasin Sapuan Kuas Jadi Wasiat Budaya, Perhelatan Mural #Sinergi Sukowati 2 Digelar di Sragen Ramainya WNA Naik Whoosh Sepanjang 2026, Malaysia Jadi Penumpang Terbanyak HUT ke-23, KAI Services Tegaskan Komitmen Perkuat Layanan dan Keamanan Pangan Lewat Sertifikasi ISO 22000 Pegawai KSOP Utama Tanjung Priok Raih Medali Emas ISKA, Harumkan Nama Kemenhub

PERON

KAI Sulap Stasiun Gambir Jadi Modern Station & Lifestyle Hub, Siap Jadi Ruang Publik dan Pusat Aktivitas Baru di Jakarta

badge-check


 KAI Sulap Stasiun Gambir Jadi Modern Station & Lifestyle Hub, Siap Jadi Ruang Publik dan Pusat Aktivitas Baru di Jakarta Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus mematangkan transformasi Stasiun Gambir menjadi lebih dari sekadar tempat naik dan turun kereta. Berada di kawasan strategis pusat ibu kota, stasiun ini disiapkan sebagai Modern Station & Lifestyle Hub yang memadukan layanan transportasi, ruang publik, pusat kuliner, hingga kawasan komersial yang nyaman bagi masyarakat.

Konsep pengembangan tersebut merupakan bagian dari optimalisasi aset KAI dengan mengedepankan aspek hospitality dan leisure, sehingga pelanggan dapat menikmati pengalaman perjalanan yang lebih lengkap, mulai dari bersantai, berbelanja, menikmati kuliner, hingga melanjutkan aktivitas di kawasan sekitar Monumen Nasional (Monas).

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, letak Stasiun Gambir yang berada di jantung Jakarta menjadi modal penting untuk menghadirkan kawasan terpadu yang tidak hanya melayani perjalanan kereta api, tetapi juga menjadi destinasi aktivitas masyarakat.

“Gambir adalah pintu perjalanan Kereta Api Jarak Jauh sekaligus teras kedatangan pusat Jakarta. Karena itu, pengembangannya kami arahkan sebagai ruang hospitality dan leisure agar pelanggan dapat menunggu perjalanan dengan nyaman, makan, berbelanja, mengakses layanan perjalanan, serta melanjutkan aktivitas ke pusat kota,” ujar Anne.

Saat ini, Stasiun Gambir telah memiliki 132 titik komersial yang seluruhnya telah tersewa, terdiri atas 67 space dan 65 open space. Area tersebut dimanfaatkan oleh berbagai tenant mulai dari restoran, kedai kopi, minimarket, toko buku, toko oleh-oleh, lounge, hotel transit, pod hotel, ATM, vending machine, hingga layanan parkir dan media luar ruang.

Keberadaan berbagai tenant tersebut dinilai telah membentuk ekosistem ekonomi yang aktif sekaligus mendukung kebutuhan pelanggan selama berada di stasiun.

Dari sisi jumlah pengguna, Stasiun Gambir juga mencatat mobilitas yang terus tinggi. Pada 2022, stasiun ini melayani 5,75 juta pelanggan, meningkat menjadi 6,53 juta pelanggan pada 2023. Tahun 2025, jumlah pelanggan kembali naik menjadi 6,10 juta orang, atau rata-rata sekitar 16.700 pelanggan setiap hari.

Sementara pada Semester I 2026, Gambir telah melayani 3.227.508 pelanggan, terdiri dari 1.652.532 pelanggan berangkat dan 1.574.976 pelanggan tiba.

Menurut Anne, tingginya aktivitas pelanggan tersebut harus diimbangi dengan fasilitas pendukung yang semakin lengkap dan nyaman.

“Optimalisasi Gambir kami arahkan agar aset stasiun bekerja lebih produktif. Pelanggan mendapat pengalaman yang lebih nyaman, mitra usaha mendapat ruang tumbuh, tenaga kerja terserap, dan kawasan sekitar Monas semakin hidup dengan aktivitas yang tertata,” katanya.

Selain meningkatkan kualitas layanan, pengembangan Stasiun Gambir juga diproyeksikan memberikan dampak ekonomi yang besar. Saat ini, sebanyak 67 outlet aktif diperkirakan telah menyerap sekitar 134 hingga 201 tenaga kerja langsung, belum termasuk petugas kebersihan, keamanan, teknisi, logistik, maupun pekerja pendukung lainnya.

Dalam kajian pengembangan New Gambir, KAI merancang kawasan dengan fasilitas ritel, pusat kuliner, lounge, hotel, rooftop park, ruang publik, hingga fasilitas MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition).

Area komersial baru nantinya diproyeksikan memiliki luas sekitar 15.479 meter persegi, sementara hotel dan ruang pertemuan mencapai 3.756 meter persegi.

Jika seluruh pengembangan terealisasi, kawasan tersebut diperkirakan mampu menampung sekitar 220 hingga 310 tenant dengan potensi penyerapan 440 hingga 930 tenaga kerja langsung. Bersama tenaga pendukung operasional lainnya, total peluang kerja yang tercipta diperkirakan mencapai 500 hingga 1.000 orang.

Pengembangan ini juga menjadi bagian dari strategi KAI memperkuat pendapatan Non-Fare Box (NFB) atau pendapatan di luar penjualan tiket kereta api melalui pemanfaatan aset komersial yang lebih optimal.

“KAI ingin Gambir menjadi ruang perjalanan sekaligus ruang pengalaman kota. Dengan pengembangan berbasis hospitality, leisure, dan Non-Fare Box, Gambir disiapkan menjadi wajah layanan KAI di pusat Jakarta yang nyaman bagi pelanggan, produktif bagi perusahaan, dan bermanfaat bagi masyarakat,” tutup Anne.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ramainya WNA Naik Whoosh Sepanjang 2026, Malaysia Jadi Penumpang Terbanyak

3 Juli 2026 - 19:58 WIB

HUT ke-23, KAI Services Tegaskan Komitmen Perkuat Layanan dan Keamanan Pangan Lewat Sertifikasi ISO 22000

3 Juli 2026 - 19:34 WIB

KAI Wisata Siapkan Revitalisasi Wisata Heritage, Stasiun Jakarta Kota Jadi Langkah Awal

3 Juli 2026 - 07:33 WIB

Komut KAI Wisata Kunjungi Stasiun Jakarta Kota, Luncurkan Inisiatif Pelestarian 5 Stasiun Bersejarah

3 Juli 2026 - 06:55 WIB

KAI Gandeng Jaring Esports Nusantara, Delapan Stasiun Disiapkan Jadi Digital Hub dan Arena Esports

2 Juli 2026 - 16:29 WIB

Tiket Diskon Kereta Libur Sekolah Laris, KAI Catat 1,24 Juta Pemesanan dengan Okupansi Tembus 105,75 Persen

2 Juli 2026 - 15:46 WIB

KAI Services Bekali Prama Prami dengan Teknik Sales untuk Dongkrak Penjualan Merchandise di Kereta

2 Juli 2026 - 15:40 WIB

Kereta Petani Pedagang KAI Layani 26.074 Pelanggan di Lintas Rangkasbitung-Merak pada Semester I 2026

2 Juli 2026 - 11:16 WIB

Dukung Transisi Energi, KAI Terapkan Biodiesel B50 pada Seluruh Sarana Diesel

2 Juli 2026 - 09:12 WIB

Semester I 2026, Penumpang KAI Divre III Palembang Tembus 603.967 Orang, Naik 11 Persen

1 Juli 2026 - 15:39 WIB

Trending di PERON