Menu ✖

Mode Gelap
KAI Services Perkuat Layanan Premium di Balik Perjalanan Nusantara Explorer KKP Percepat Sertifikasi Awak Kapal Perikanan melalui Modernisasi Pelatihan Transjakarta Laut Disiapkan, 3 Pulau Jadi Terminal Utama Juni 2027 Penerapan Biometrik Meluas, dari Registrasi SIM Card hingga Perjalanan Udara Maulid Nabi di YPL Al-Hidayah, Siswa Diajak Meneladani Empat Sifat Rasulullah Menara Astra Terapkan AI, Konsumsi Energi HVAC Ditargetkan Turun 10%-20%

PERON

Kereta Petani Pedagang KAI Layani 26.074 Pelanggan di Lintas Rangkasbitung-Merak pada Semester I 2026

badge-check


 Kereta Petani Pedagang KAI Layani 26.074 Pelanggan di Lintas Rangkasbitung-Merak pada Semester I 2026 Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat Kereta Petani Pedagang di lintas Rangkasbitung–Merak, Banten, terus mendapat respons positif dari masyarakat. Sepanjang Januari hingga Juni 2026, layanan tersebut dimanfaatkan oleh 26.074 pelanggan yang sebagian besar merupakan petani, pedagang, dan pelaku usaha kecil.

Sejak mulai beroperasi pada 1 Desember 2025, Kereta Petani Pedagang telah melayani 30.189 pelanggan, terdiri dari 4.115 pelanggan pada Desember 2025 dan 26.074 pelanggan selama Semester I 2026.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan Kereta Petani Pedagang merupakan bentuk adaptasi layanan KAI terhadap kebutuhan mobilitas masyarakat, khususnya mereka yang setiap hari membawa hasil pertanian, barang dagangan, maupun perlengkapan usaha menggunakan kereta api.

“Kereta Petani Pedagang hadir dari kebutuhan masyarakat yang sangat riil. Di lintas Rangkasbitung–Merak, banyak pelanggan menggunakan kereta api untuk bekerja, berdagang, membawa hasil bumi, dan menghidupi ekonomi keluarga. KAI ingin perjalanan mereka lebih tertib, nyaman, dan tetap memperhatikan keselamatan,” ujar Anne.

Kereta Petani Pedagang merupakan hasil modifikasi Balai Yasa Surabaya Gubeng. Sarana tersebut dirancang agar mampu mengakomodasi pelanggan yang membawa barang bawaan produktif seperti hasil pertanian, bahan dagangan, dan perlengkapan usaha skala kecil tanpa mengurangi kenyamanan perjalanan.

Menurut Anne, kehadiran layanan ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Petani dapat mengangkut hasil panen menuju pusat perdagangan, pedagang lebih mudah menjangkau pasar dengan biaya transportasi yang terjangkau, sementara masyarakat memperoleh akses transportasi yang sesuai dengan kebutuhan ekonomi sehari-hari.

“Di balik angka pelanggan, ada cerita tentang warga yang berangkat sejak pagi, membawa hasil kebun, barang dagangan, dan harapan untuk keluarganya. Karena itu, layanan ini kami tempatkan sebagai bagian dari peran kereta api dalam mendukung ekonomi rakyat di daerah,” katanya.

Selain Kereta Petani Pedagang, lintas Rangkasbitung–Merak juga dilayani KA Lokal yang menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat Banten. Jalur ini menghubungkan sejumlah wilayah hingga Stasiun Merak yang terintegrasi dengan Pelabuhan Merak sebagai pintu penyeberangan menuju Pulau Sumatra.

KAI mencatat tren penggunaan KA Lokal Rangkasbitung–Merak terus meningkat. Pada 2023, jumlah pelanggan mencapai 3.617.478 orang, naik menjadi 4.269.154 pelanggan pada 2024, dan kembali meningkat menjadi 4.463.498 pelanggan pada 2025. Dalam kurun dua tahun, jumlah pelanggan bertambah 846.020 orang atau tumbuh 23,39 persen.

Pertumbuhan tersebut berlanjut pada Semester I 2026. Selama Januari–Juni, KA Lokal Rangkasbitung–Merak melayani 2.414.115 pelanggan, meningkat 207.444 pelanggan atau 9,40 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencatat 2.206.671 pelanggan.

“KAI melihat lintas Rangkasbitung–Merak sebagai jalur yang memiliki nilai sosial, ekonomi, dan konektivitas yang kuat. Pertumbuhan pelanggan KA Lokal dan hadirnya Kereta Petani Pedagang memperlihatkan bahwa layanan kereta api semakin menyatu dengan kebutuhan masyarakat sehari-hari,” jelas Anne.

Ia menambahkan, KAI akan terus menjaga keselamatan, ketertiban, dan kualitas layanan di lintas Rangkasbitung–Merak agar transportasi publik yang dihadirkan tetap aman, terjangkau, dan mampu mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

“Kami berterima kasih kepada pelanggan yang terus menggunakan kereta api secara tertib. KAI akan terus mendengarkan kebutuhan masyarakat agar layanan yang dihadirkan semakin relevan bagi perjalanan, pekerjaan, konektivitas, dan kehidupan ekonomi warga,” tutup Anne.(fahmi)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KAI Services Perkuat Layanan Premium di Balik Perjalanan Nusantara Explorer

1 Oktober 2026 - 09:56 WIB

KAI Services Apresiasi Petugas Keamanan yang Bantu Penumpang Melahirkan di KRL

1 Oktober 2026 - 04:55 WIB

KAI Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang, 748 Petugas PJL Disertifikasi hingga Tutup 1.329 Perlintasan Liar

30 September 2026 - 22:52 WIB

Ranting Pohon Tumbang Timpa Kabel LAA, Perjalanan KRL Bogor Terganggu

30 September 2026 - 17:00 WIB

Tarif TransJakarta 2027 Diusulkan jadi Rp5.000

30 September 2026 - 14:56 WIB

KAI-INKA Bakal Disatukan

30 September 2026 - 13:00 WIB

KAI Luncurkan Nusantara Explorer, Perjalanan Premium yang Membawa Cerita Indonesia di Atas Rel

29 September 2026 - 23:36 WIB

Direktur Utama KAI: 81 Tahun Perjalanan Kereta Api Indonesia Berawal dari Sejarah, Bergerak Menuju Masa Depan

29 September 2026 - 23:20 WIB

KAI Tegaskan Rekomendasi KNKT Tak Berhenti di Dokumen, Diterapkan di Lapangan

29 September 2026 - 20:24 WIB

KAI Kooperatif dalam Proses Hukum dan Pastikan Pendampingan bagi Masinis Terkait Insiden Bekasi Timur

29 September 2026 - 20:09 WIB

Trending di PERISTIWA