Menu

Mode Gelap
KAI Daop 1 Jakarta Catat Lonjakan Mobilitas Selama Long Weekend Wafat Yesus Kristus Komunitas Seni Kuflet Gelar Tur Literasi Sumatera di Jambi, Sasar Kampus hingga Komunitas INDOSIAR Luncurkan “Band Academy”, Upaya Hidupkan Kembali Era Musik Band Indonesia Rayakan Liburan dengan Perjalanan Hemat, DAMRI Hadirkan Promo “Twin Date 4.4 Kelola 196 Ribu Penumpang, Pelindo Regional 2 Pastikan Kelancaran Arus Lebaran 2026 KAI Daop 7 Madiun Layani 492 Ribu Pelanggan Selama Angkutan Lebaran 2026

PERON

KAI Daop 7 Madiun Masih Sediakan Promo Tiket 30%, Ayo Serbu!

badge-check


 KAI Daop 7 Madiun Masih Sediakan Promo Tiket 30%, Ayo Serbu! Perbesar

Wartatrans.com, MADIUN – Meskipun periode puncak angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) telah terlewati, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun kembali mengingatkan masyarakat bahwa program promo diskon tiket sebesar 30% masih dapat dinikmati hingga 10 Januari 2026.

Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan bahwa perpanjangan informasi ini bertujuan untuk terus meningkatkan minat masyarakat dalam menggunakan transportasi kereta api sebagai moda pilihan utama yang efisien, aman, dan ramah lingkungan.

“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan penawaran spesial ini. Program diskon 30% untuk kelas ekonomi non-subsidi ini merupakan bagian dari stimulus yang diberikan KAI untuk mendukung pergerakan masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui sektor transportasi. Program ini juga bertujuan seagai bentuk apresiasi kami dalam memberikan kemudahan mobilisasi bagi pelanggan yang masih ingin melakukan perjalanan di awal tahun,” ujar Tohari.

Program diskon ini berlaku untuk pembelian tiket yang dilakukan sejak 21 November 2025 hingga 10 Januari 2026, dengan periode keberangkatan mulai dari 22 Desember 2025 sampai dengan 10 Januari 2026. Masyarakat dapat memperoleh tiket promo ini melalui seluruh kanal penjualan resmi KAI, termasuk aplikasi Access by KAI atau situs booking.kai.id.

Syarat dan Ketentuan
Agar masyarakat dapat memanfaatkan program ini dengan maksimal, berikut adalah syarat dan ketentuannya:
1. Pembelian tarif diskon dapat dilakukan di semua channel penjualan tiket resmi hingga 10 Januari 2026.
2. Tarif diskon berlaku untuk periode keberangkatan kereta api hingga 10 Januari 2026.
3. Tarif diskon khusus berlaku untuk perjalanan Kelas Ekonomi Komersial (Non-Subsidi).
4. Diskon tidak berlaku pada tarif khusus dan tidak dapat digabungkan dengan reduksi atau diskon lainnya.
5. Tiket dengan tarif diskon ini dapat dibatalkan dan diubah jadwalnya sesuai dengan aturan yang berlaku di KAI.
6. Daftar kereta api yang mendapatkan promo serta jadwal keberangkatan dapat dicek secara berkala melalui aplikasi Access by KAI.
7. Promo berlaku selama alokasi tiket dengan tarif diskon masih tersedia.

Berikut adalah KA ekonomi non-subsidi yang mendapatkan diskon tarif 30%:

A. KA-KA keberangkatan awal dari wilayah Daop 7 Madiun:
1. KA 161–162 Bangunkarta (Jombang – Pasar Senen PP)
2. KA 151–152 Brantas (Blitar – Pasar Senen PP)
3. KA 143–144 Madiun Jaya (Madiun – Pasar Senen PP)
4. KA 149–150 Singasari (Blitar – Pasar Senen PP)

B. KA-KA yang melintasi wilayah Daop 7 Madiun:

1. KA Gaya Baru Malam Selatan (Surabaya Gubeng – Pasar Senen PP)
2. KA Jayakarta (Surabaya Gubeng – Pasar Senen PP)
3. KA Logawa (Ketapang – Purwokerto via Surabaya Gubeng PP)
4. KA Malabar (Malang – Bandung PP)
5. KA Malioboro Ekspres (Malang – Purwokerto PP)
6. KA Kertanegara (Malang – Purwokerto PP)
7. KA Matarmaja (Malang – Pasar Senen PP)
8. KA Mutiara Selatan (Surabaya Gubeng – Bandung PP)
9. KA Pasundan (Surabaya Gubeng – Kiaracondong PP)
10. KA Sancaka (Yogyakarta – Surabaya Gubeng PP)
11. KA Wijayakusuma (Cilacap – Ketapang via Surabaya Gubeng PP)
12. KA Ranggajati (Cirebon – Jember PP)

Tohari menambahkan bahwa program ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengatur mobilitas pasca-libur panjang dengan biaya yang lebih terjangkau.

“KAI berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan yang prima. Dengan adanya diskon ini, kami berharap kereta api semakin dicintai sebagai transportasi yang tidak hanya bebas macet, tetapi juga ekonomis bagi seluruh lapisan masyarakat,” tutup Tohari.(****)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KAI Daop 1 Jakarta Catat Lonjakan Mobilitas Selama Long Weekend Wafat Yesus Kristus

3 April 2026 - 09:32 WIB

KAI Daop 7 Madiun Layani 492 Ribu Pelanggan Selama Angkutan Lebaran 2026

2 April 2026 - 21:31 WIB

Awal Libur Panjang Paskah, Volume Penumpang Kereta Api Tembus 183 Ribu

2 April 2026 - 20:51 WIB

KCIC Imbau Masyarakat Pesan Tiket Whoosh Lebih Awal Jelang Libur Panjang Paskah

2 April 2026 - 20:36 WIB

KAI Services Buka Pelatihan Gada Pratama dan Gada Madya di Seluruh Regional, Cetak Security Profesional dan Humanis

2 April 2026 - 15:29 WIB

KAI Daop 1 Jakarta Operasikan 17 KA Tambahan dan 68 KA Reguler pada Libur Panjang Paskah

2 April 2026 - 15:21 WIB

Rel Lintas Maswati–Sasaksaat Kembali Normal Usai Longsor, Perjalanan KA Berangsur Pulih

2 April 2026 - 12:04 WIB

Perjalanan KA Jakarta–Bandung Kembali Normal Usai Longsor, KAI Pastikan Operasional Aman

2 April 2026 - 10:16 WIB

Longsor di Bandung Barat, Sejumlah KA dari Gambir dan Pasar Senen Dibatalkan

1 April 2026 - 21:03 WIB

KAI Percepat Penanganan Longsoran di Lintas Maswati–Sasaksaat, Target Selesai 5 Jam

1 April 2026 - 20:17 WIB

Trending di PERON