Menu

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Sinergi dengan Pemkot Jakarta Utara melalui Kunjungan Kerja KAI Tutup 316 Perlintasan Rawan Sepanjang 2025, Perkuat Edukasi Keselamatan Publik Ditjen Hubla Mulai Persiapan Ratifikasi Konvensi Hong Kong 2009 KMMI Dibentuk, Pelaku Usaha Sepakat Kawal Program Presiden Percepat Penempatan PMI Terampil Persekutuan Oikumene Pelindo Group Area Makassar Rayakan Natal 2025  KAI Daop 7 Madiun Lakukan 115 Sosialisasi Keselamatan Perlintasan Sepanjang 2025

EKOBIS

Libur Nataru, Garuda dan Citilink Angkut 1,5 Juta Penumpang

Avatar photobadge-check


					Maskapai Citilink Perbesar

Maskapai Citilink

Wartatrans.com, JAKARTA – Garuda Indonesia Group yakni maskapai Garuda Indonesia dan Citilink, resmi menyelesaikan fase peak season Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) dengan mencatatkan sedikitnya 1,5 juta penumpang.

Jumlah penerbangan yang dioperasikan selama periode peak season yakni 18 Desember 2025 s.d 10 Januari 2026 sebanyak 10.400 penerbangan.

Direktur Operasi Garuda Indonesia, Dani Haikal Iriawan mengungkapkan, ketersediaan kursi yang kami hadirkan di musim liburan akhir tahun tersebut, menjadi representasi komitmen Garuda Indonesia Group.

“Dalam mendukung kelancaran mobilisasi masyarakat khususnya menuju destinasi pilihan baik domestik maupun internasional yang meningkat signifikan selama peak season berlangsung,” tuturnya, Rabu (14/1/2026).

“Catatan keterisian kursi tersebut selaras dengan tren perjalanan masyarakat yang tumbuh sekaligus dengan penerapan kebijakan implementasi penyesuaian harga tiket dari Pemerintah selama periode peak season Nataru.”

Dalam catatan arus keberangkatan libur akhir tahun ini, tingkat keterisian penumpang tertinggi diatas 90% pada rute domestik dengan keberangkatan di antaranya dari Jakarta menuju Denpasar, Surabaya, Kualanamu, Semarang, dan Yogyakarta.

Sementara untuk rute internasional yakni menuju Jeddah, Singapura, Doha, Haneda, Shanghai, Madinah, dan Incheon yang keberangkatannya juga dari Jakarta.

Lebih lanjut, di musim libur akhir tahun ini, Garuda Indonesia Group juga mencatatkan capaian rata-rata tingkat ketepatan waktu penerbangan (On-Time Performance) yakni sebesar 89% sepanjang periode peak season berlangsung.

“Catatan OTP tersebut menunjukan tren pertumbuhan jika dibandingkan dengan peak season Nataru tahun lalu yang mencatatkan rata-rata OTP sebesar 86%,” kata dia.

Selain itu, Garuda Indonesia dan Citilink turut mencatatkan rata-rata tingkat ketepatan waktu untuk keberangkatan penerbangan pertama (OTP First Departure) harian hingga 99%, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 97%.

Kinerja keberangkatan pertama ini menjadi fondasi utama dalam menjaga ritme operasional secara harian dan konsistensi ketepatan waktu pada jadwal penerbangan berikutnya.

Dani menambahkan, capaian tersebut merupakan hasil dari penguatan kesiapan operasional secara menyeluruh.

“Momentum Nataru menuntut kesiapan strategi operasional yang komprehensif dan kolaborasi lintas sektor yang solid. Oleh karenanya, kesiapan armada, awak pesawat, dan koordinasi; layanan kebandarudaraan berjalan optimal untuk memberikan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman bagi masyarakat,” katanya.

Dengan sejumlah langkah optimalisasi yang dilakukan Garuda Indonesia Group, antara lain penguatan kesiapan armada dan awak pesawat, peningkatan disiplin waktu pada first departure, posko operasional GA Group, penguatan koordinasi ground handling, serta monitoring operasional secara real-time dilakukan untuk menjaga konsistensi ketepatan waktu penerbangan pada peak season kali ini.

“Kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya atas sinergi seluruh pemangku kepentingan yang mendukung kelancaran operasional selama periode ini. Kolaborasi yang solid menjadi salah satu kunci utama dalam menjaga momentum perbaikan kinerja operasional Garuda Indonesia Group yang kami yakini dapat memperkuat kesiapan operasional yang terus kami optimalkan secara berkelanjutan,” pungkas Dani. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KMMI Dibentuk, Pelaku Usaha Sepakat Kawal Program Presiden Percepat Penempatan PMI Terampil

15 Januari 2026 - 10:31 WIB

PELNI Logistics Targetkan Bongkar Muat Tumbuh Positif di 2026, Tembus 56.482 TEUs

14 Januari 2026 - 21:05 WIB

Bupati Bogor Tegaskan Pembebasan Lahan Jalur Tambang Masuk APBD 2026

14 Januari 2026 - 18:33 WIB

Antrean BBM di SPBU Simpang Lemah Aceh Tengah Picu Kemacetan

14 Januari 2026 - 18:18 WIB

Bogor Anggarkan Rp100 Miliar untuk Jalur Khusus Tambang, Pengusaha Diajak Berkolaborasi

14 Januari 2026 - 18:05 WIB

Trending di EKOBIS