Menu

Mode Gelap
Niluh Swati dan Seni Rupa Indonesia di Panggung Dunia Rangga Titiswara Bangun Bisnis Kuliner dengan Fokus pada Pelayanan dan Pengembangan SDM Koalisi Sipil Soroti Ancaman Militerisme di 28 Tahun Reformasi KAI Group Perkuat Komitmen Keberlanjutan melalui Transformasi Waste Management Terintegrasi di Stasiun Gambir KAI Dukung Pengembangan LRT Jakarta Terintegrasi dengan Stasiun Manggarai KAI Luncurkan Sistem Pengelolaan Sampah Modern di Kawasan Stasiun

ANJUNGAN

Raker 2026: Langkah Strategis PT Terminal Teluk Lamong Dorong Kolaborasi dan Inovasi

badge-check


 Foto istimewa/Terminal Teluk Lamong Perbesar

Foto istimewa/Terminal Teluk Lamong

Wartatrans com, SURABAYA – Mengawali tahun 2026, PT Terminal Teluk Lamong (TTL) menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) Tahun 2026 yang berlangsung di Batu pada 26 – 27 Februari 2026, mengusung tema “Collaborative Transformation, Driving Sustainable Value Creation.”

Rapat Kerja ini menjadi momentum strategis bagi TTL untuk melakukan evaluasi kinerja tahun 2025, memperkuat kolaborasi internal dan eksternal, serta menyusun arah dan program kerja yang berorientasi pada penciptaan nilai ( value creation ) secara berkelanjutan.

Melalui forum ini, TTL menegaskan komitmennya untuk terus bertransformasi dan meningkatkan daya saing dalam menghadapi dinamika industri kepelabuhanan nasional maupun global di tahun 2026.

Dalam arahannya, Direktur Utama TTL David P. Sirait menyampaikan bahwa tahun 2025 merupakan fase penting dalam perjalanan transformasi perusahaan. Pada periode tersebut, TTL fokus pada penguatan integrasi operasional dan sistem, penyelarasan standar layanan, serta penguatan budaya kerja yang adaptif dan berorientasi pada kinerja.

“Evaluasi kinerja tahun 2025 menjadi pijakan penting untuk melangkah lebih progresif di tahun 2026. Sesuai dengan tema Raker, kolaborasi menjadi kunci utama untuk mendorong transformasi berkelanjutan dan menciptakan value creation yang mampu menjawab kebutuhan serta ekspektasi pengguna jasa,” ujar David.

Lebih lanjut, David menegaskan bahwa keberhasilan transformasi TTL sangat ditentukan oleh peran sumber daya manusia sebagai motor penggerak utama. Kinerja perusahaan, menurutnya, tidak hanya diukur dari capaian operasional dan finansial, tetapi juga dari kemampuan perusahaan dalam menghadirkan manfaat sosial, menjaga keselamatan kerja, serta membangun kepercayaan publik melalui tata kelola perusahaan yang baik.

Memasuki tahun 2026, TTL menargetkan arus petikemas sebesar 3.048.275 TEUs, atau tumbuh 7,8% dibandingkan tahun 2025. Sejalan dengan peningkatan kinerja operasional tersebut, pendapatan perusahaan diproyeksikan tumbuh dua digit, didorong oleh peningkatan produktivitas bongkar muat, efisiensi operasional, serta penguatan layanan bernilai tambah kepada pengguna jasa.

Fokus strategis TTL pada tahun 2026 mencakup peningkatan produktivitas dan keandalan layanan, optimalisasi efisiensi operasional dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan ( safety ) dan kualitas layanan, serta penguatan transformasi dan port resilience untuk memastikan keberlanjutan kinerja perusahaan dalam jangka panjang.

“TTL optimis dapat mencapai target tahun 2026 melalui aksi-aksi strategis yang terukur. Konsolidasi internal dan kolaborasi dengan seluruh stakeholder tetap menjadi fondasi utama, disertai fokus pada peningkatan layanan operasional yang berorientasi pada keselamatan dan kebutuhan pengguna jasa. Tahun 2026 akan menjadi fase penting bagi TTL dalam mewujudkan value creation yang nyata dan berkelanjutan,” tegas David.

Rapat Kerja 2026 juga menghadirkan sesi Customer Outlook 2026 , yang menjadi ruang dialog terbuka antara terminal dan pelanggan strategis. Melalui sesi ini, TTL bersama para pelanggan membahas proyeksi perdagangan tahun 2026, strategi bisnis pelanggan, ekspektasi terhadap layanan terminal, serta peluang model kolaborasi yang dapat dikembangkan untuk mendukung pertumbuhan bersama.

Pelaksanaan Raker yang bertepatan dengan bulan Ramadhan tidak mengurangi semangat dan partisipasi seluruh peserta. Kegiatan turut diisi dengan siraman rohani dan doa bersama sebagai wujud rasa syukur atas perjalanan dan capaian perusahaan sepanjang tahun 2025, sekaligus memohon kelancaran dan keberkahan dalam menghadapi tantangan tahun 2026. Suasana kebersamaan dan refleksi spiritual menjadi bagian dari nilai yang terus dijaga TTL dalam menjalankan operasional perusahaan.

Dengan semangat kolaborasi dan transformasi berkelanjutan, TTL optimis menyongsong tahun 2026 sebagai fase pertumbuhan berikutnya, menghadirkan layanan kepelabuhanan yang andal, berdaya saing, dan memberikan kontribusi terbaik bagi perekonomian nasional.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Niluh Swati dan Seni Rupa Indonesia di Panggung Dunia

21 Mei 2026 - 22:38 WIB

Rangga Titiswara Bangun Bisnis Kuliner dengan Fokus pada Pelayanan dan Pengembangan SDM

21 Mei 2026 - 22:01 WIB

Koalisi Sipil Soroti Ancaman Militerisme di 28 Tahun Reformasi

21 Mei 2026 - 21:58 WIB

PELNI Raih CSR Award 2026 Berkat Sukses Berdayakan Warga Desa di Cianjur

21 Mei 2026 - 19:47 WIB

ASDP: Dermaga Bajoe Lebih Andal, Kapasitas MB kini 50 Ton

21 Mei 2026 - 19:27 WIB

Peningkatan Kompetensi Gardener, Langkah Awal Pengayaan Diversitas Tumbuhan di PT Terminal Teluk Lamong

21 Mei 2026 - 19:18 WIB

Pelindo Siap Percepat Tanjung Carat, Dukung Penuh Integrasi Pelabuhan dan Logistik Sumsel

21 Mei 2026 - 19:10 WIB

Telat Ngguyu Libidoremifasol: Humor, Simbol, dan Sarumologi ala Anwar Rosyid

21 Mei 2026 - 18:45 WIB

Ayo Serbu, Ada 300 Ribu Kursi Penerbangan Garuda Harga Spesial di SOTF

21 Mei 2026 - 16:39 WIB

“Pesta Babi” Diputar di Cilangkap, Diskusi Mengalir dari Papua hingga Kolonialisme Modern

21 Mei 2026 - 12:37 WIB

Trending di PERISTIWA