Menu

Mode Gelap
PNM Jadikan Semangat Kemerdekaan sebagai Energi Pemberdayaan Perempuan Ultra Mikro Upacara Kemerdekaan di Kampung Nelayan, Trenggono Targetkan 5.000 KNMP hingga 2029 Hari Ini Tarif Rp8 Berlaku di LRT Jabodebek dan Sebagian Besar Commuter Line, 27.620 Tiket Diskon KAI Terjual Dirut KAI Tekankan Keselamatan, Profesionalisme, dan Perluasan Manfaat Kereta Api pada HUT ke-81 RI Di HUT Ke-81 RI, Kepala Pangkalan PLP Tanjung Priok: Semangat Kemerdekaan Harus Bebaskan Diri dari Malas dan Penyalahgunaan Wewenang Hindari Kepadatan Monas Saat HUT RI, 27 KA Keberangkatan Gambir Berhenti di Stasiun Jatinegara

PERON

KAI Dukung Pengembangan LRT Jakarta Terintegrasi dengan Stasiun Manggarai

badge-check


 KAI Dukung Pengembangan LRT Jakarta Terintegrasi dengan Stasiun Manggarai Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Mobilitas masyarakat perkotaan yang terus tumbuh mendorong kebutuhan sistem transportasi yang semakin terhubung antarmoda. Dalam konteks tersebut, Stasiun Manggarai memegang peranan penting sebagai salah satu titik perpindahan perjalanan terbesar di kawasan Jabodetabek yang menghubungkan berbagai layanan transportasi publik dalam satu kawasan terintegrasi.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mendukung pengembangan integrasi antarmoda di kawasan Manggarai sebagai bagian dari penguatan konektivitas transportasi publik perkotaan. Integrasi tersebut diharapkan dapat mempercepat perpindahan pelanggan antarlayanan, mempersingkat waktu perjalanan, serta memperluas akses masyarakat menuju pusat kegiatan ekonomi, pendidikan, dan layanan publik di Jakarta dan sekitarnya.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan bahwa Manggarai saat ini berkembang menjadi titik temu perjalanan masyarakat dari berbagai wilayah penyangga menuju pusat kegiatan di ibu kota. Menurutnya, kebutuhan integrasi transportasi menjadi semakin penting seiring meningkatnya mobilitas harian masyarakat urban.

“Integrasi antarmoda di Manggarai menjadi bagian penting dalam membangun perjalanan yang lebih efisien, terhubung, dan mudah dijangkau masyarakat. Ketika perpindahan antarmoda semakin lancar, waktu perjalanan masyarakat dapat menjadi lebih efektif dan penggunaan transportasi publik juga semakin meningkat,” ujar Anne.

Data KAI menunjukkan, selama periode 2023–2025 jumlah pelanggan KRL yang melalui simpul Manggarai tercatat sebanyak 5.142.739 pelanggan pada 2023, meningkat menjadi 5.575.711 pelanggan pada 2024, dan berada pada 5.456.309 pelanggan pada 2025. Sementara pada Januari–April 2026, volume pelanggan tercatat mencapai 1.802.445 pelanggan. Konsistensi volume tersebut mencerminkan kuatnya fungsi Manggarai sebagai penghubung utama mobilitas masyarakat perkotaan.

Peran Manggarai juga semakin diperkuat melalui keterhubungan dengan layanan Commuter Line Bandara menuju Bandara Soekarno-Hatta. Layanan tersebut mencatat pertumbuhan pelanggan dari 1.970.531 pelanggan pada 2023 menjadi 2.242.536 pelanggan pada 2024, lalu kembali meningkat menjadi 2.346.934 pelanggan pada 2025. Pada Januari–April 2026, layanan Commuter Line Bandara telah melayani 837.778 pelanggan. Khusus di Stasiun Manggarai, volume pelanggan Commuter Line Bandara selama Januari–April 2026 tercatat sebanyak 161.074 pelanggan.

Penguatan integrasi di Manggarai juga sejalan dengan rencana pengembangan LRT Jakarta Fase 1B Velodrome–Manggarai yang dirancang untuk mendukung integrasi antarmoda pada Stasiun Manggarai sebagai stasiun utama. Proyek tersebut memiliki panjang jalur 6,4 kilometer dengan lima stasiun dan ditargetkan mampu melayani 80.000 hingga 100.000 pelanggan per hari setelah beroperasi.

Dalam materi pengembangan integrasi Manggarai, kawasan tersebut dirancang terhubung dengan KRL, Commuter Line Bandara, Transjakarta, terminal, serta jaringan LRT Jakarta melalui konsep konektivitas yang terintegrasi tanpa hambatan. Rencana integrasi dibagi dalam tiga zona yang menghubungkan area halte Transjakarta, Terminal Manggarai, hingga area concourse Stasiun Commuter Line Bandara dan Stasiun Manggarai.

Anne menambahkan bahwa keberhasilan transportasi publik perkotaan sangat ditentukan oleh kemudahan perpindahan perjalanan masyarakat. Karena itu, pengembangan integrasi menjadi faktor penting untuk menjaga keberlanjutan mobilitas urban di tengah pertumbuhan kawasan metropolitan yang semakin dinamis.

“Transportasi publik akan semakin efektif ketika setiap moda dapat saling terhubung dengan baik. Integrasi di Manggarai diharapkan dapat memperkuat peran transportasi massal sebagai pilihan mobilitas masyarakat yang efisien, aman, dan mampu menjangkau lebih banyak kawasan aktivitas,” tutup Anne.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Hari Ini Tarif Rp8 Berlaku di LRT Jabodebek dan Sebagian Besar Commuter Line, 27.620 Tiket Diskon KAI Terjual

17 Agustus 2026 - 13:49 WIB

Dirut KAI Tekankan Keselamatan, Profesionalisme, dan Perluasan Manfaat Kereta Api pada HUT ke-81 RI

17 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Hindari Kepadatan Monas Saat HUT RI, 27 KA Keberangkatan Gambir Berhenti di Stasiun Jatinegara

17 Agustus 2026 - 11:58 WIB

Spesial HUT ke-81 RI: KAI Commuter Hadirkan Tarif Promo Rp8 dan Kereta Tambahan hingga Bagi-Bagi Kopi Gratis

17 Agustus 2026 - 11:46 WIB

HUT RI ke-81, KAI Commuter Bagikan Kopi dan Roti Gratis di Stasiun BNI City dan Juanda

17 Agustus 2026 - 09:24 WIB

Security KAI Gagalkan Pencurian Kabel Grounding LRT Jabodebek

17 Agustus 2026 - 00:23 WIB

Jelang 17 Agustus, 16.913 Tiket Promo KAI Terjual, Pemesanan Long Weekend Capai 706.908 Tiket

16 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Kereta Merdeka KAI Semarakkan HUT ke-81 RI, Ada Lomba hingga Upgrade Kelas Gratis

16 Agustus 2026 - 14:52 WIB

Libur Panjang HUT RI, Penumpang Whoosh Tembus 45.889 Orang dalam Dua Hari

16 Agustus 2026 - 13:08 WIB

KAI Group Layani 307,86 Juta Pelanggan, Kereta Api Dorong Mobilitas Rendah Emisi

16 Agustus 2026 - 12:58 WIB

Trending di PERON