Menu ✖

Mode Gelap
Dukung Mobilitas Kemayoran, DAMRI Jadi Mitra Operasional Layanan Kemon Presiden Prabowo Lantik Suyudi Ario Seto, Tongkat Komando Polri Berpindah KAI Percepat Implementasi Rekomendasi KNKT, 190 Titik Perlintasan Jadi Prioritas Lima Tahun Pascamerger, Pelindo Teguhkan Transformasi Berlandaskan Semangat Persatuan Netizen Jepang Soroti Petugas KAI Services Bersihkan KRL Saat Kereta Beroperasi Sambut Hari Pelindo, Regional 4 Gelar Donor Darah dan Target 100 Kantong

PERON

KAI Dukung Pengembangan LRT Jakarta Terintegrasi dengan Stasiun Manggarai

badge-check


 KAI Dukung Pengembangan LRT Jakarta Terintegrasi dengan Stasiun Manggarai Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Mobilitas masyarakat perkotaan yang terus tumbuh mendorong kebutuhan sistem transportasi yang semakin terhubung antarmoda. Dalam konteks tersebut, Stasiun Manggarai memegang peranan penting sebagai salah satu titik perpindahan perjalanan terbesar di kawasan Jabodetabek yang menghubungkan berbagai layanan transportasi publik dalam satu kawasan terintegrasi.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mendukung pengembangan integrasi antarmoda di kawasan Manggarai sebagai bagian dari penguatan konektivitas transportasi publik perkotaan. Integrasi tersebut diharapkan dapat mempercepat perpindahan pelanggan antarlayanan, mempersingkat waktu perjalanan, serta memperluas akses masyarakat menuju pusat kegiatan ekonomi, pendidikan, dan layanan publik di Jakarta dan sekitarnya.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan bahwa Manggarai saat ini berkembang menjadi titik temu perjalanan masyarakat dari berbagai wilayah penyangga menuju pusat kegiatan di ibu kota. Menurutnya, kebutuhan integrasi transportasi menjadi semakin penting seiring meningkatnya mobilitas harian masyarakat urban.

“Integrasi antarmoda di Manggarai menjadi bagian penting dalam membangun perjalanan yang lebih efisien, terhubung, dan mudah dijangkau masyarakat. Ketika perpindahan antarmoda semakin lancar, waktu perjalanan masyarakat dapat menjadi lebih efektif dan penggunaan transportasi publik juga semakin meningkat,” ujar Anne.

Data KAI menunjukkan, selama periode 2023–2025 jumlah pelanggan KRL yang melalui simpul Manggarai tercatat sebanyak 5.142.739 pelanggan pada 2023, meningkat menjadi 5.575.711 pelanggan pada 2024, dan berada pada 5.456.309 pelanggan pada 2025. Sementara pada Januari–April 2026, volume pelanggan tercatat mencapai 1.802.445 pelanggan. Konsistensi volume tersebut mencerminkan kuatnya fungsi Manggarai sebagai penghubung utama mobilitas masyarakat perkotaan.

Peran Manggarai juga semakin diperkuat melalui keterhubungan dengan layanan Commuter Line Bandara menuju Bandara Soekarno-Hatta. Layanan tersebut mencatat pertumbuhan pelanggan dari 1.970.531 pelanggan pada 2023 menjadi 2.242.536 pelanggan pada 2024, lalu kembali meningkat menjadi 2.346.934 pelanggan pada 2025. Pada Januari–April 2026, layanan Commuter Line Bandara telah melayani 837.778 pelanggan. Khusus di Stasiun Manggarai, volume pelanggan Commuter Line Bandara selama Januari–April 2026 tercatat sebanyak 161.074 pelanggan.

Penguatan integrasi di Manggarai juga sejalan dengan rencana pengembangan LRT Jakarta Fase 1B Velodrome–Manggarai yang dirancang untuk mendukung integrasi antarmoda pada Stasiun Manggarai sebagai stasiun utama. Proyek tersebut memiliki panjang jalur 6,4 kilometer dengan lima stasiun dan ditargetkan mampu melayani 80.000 hingga 100.000 pelanggan per hari setelah beroperasi.

Dalam materi pengembangan integrasi Manggarai, kawasan tersebut dirancang terhubung dengan KRL, Commuter Line Bandara, Transjakarta, terminal, serta jaringan LRT Jakarta melalui konsep konektivitas yang terintegrasi tanpa hambatan. Rencana integrasi dibagi dalam tiga zona yang menghubungkan area halte Transjakarta, Terminal Manggarai, hingga area concourse Stasiun Commuter Line Bandara dan Stasiun Manggarai.

Anne menambahkan bahwa keberhasilan transportasi publik perkotaan sangat ditentukan oleh kemudahan perpindahan perjalanan masyarakat. Karena itu, pengembangan integrasi menjadi faktor penting untuk menjaga keberlanjutan mobilitas urban di tengah pertumbuhan kawasan metropolitan yang semakin dinamis.

“Transportasi publik akan semakin efektif ketika setiap moda dapat saling terhubung dengan baik. Integrasi di Manggarai diharapkan dapat memperkuat peran transportasi massal sebagai pilihan mobilitas masyarakat yang efisien, aman, dan mampu menjangkau lebih banyak kawasan aktivitas,” tutup Anne.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KAI Percepat Implementasi Rekomendasi KNKT, 190 Titik Perlintasan Jadi Prioritas

1 Oktober 2026 - 15:12 WIB

Netizen Jepang Soroti Petugas KAI Services Bersihkan KRL Saat Kereta Beroperasi

1 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Mulai Hari Ini, Argo Muria, Argo Sindoro, dan Argo Merbabu Gunakan Satu Nama KA Muria, KAI Ingatkan Pelanggan Jangan Keliru

1 Oktober 2026 - 13:23 WIB

KAI Services Perkuat Layanan Premium di Balik Perjalanan Nusantara Explorer

1 Oktober 2026 - 09:56 WIB

KAI Services Apresiasi Petugas Keamanan yang Bantu Penumpang Melahirkan di KRL

1 Oktober 2026 - 04:55 WIB

KAI Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang, 748 Petugas PJL Disertifikasi hingga Tutup 1.329 Perlintasan Liar

30 September 2026 - 22:52 WIB

Ranting Pohon Tumbang Timpa Kabel LAA, Perjalanan KRL Bogor Terganggu

30 September 2026 - 17:00 WIB

Tarif TransJakarta 2027 Diusulkan jadi Rp5.000

30 September 2026 - 14:56 WIB

KAI-INKA Bakal Disatukan

30 September 2026 - 13:00 WIB

KAI Luncurkan Nusantara Explorer, Perjalanan Premium yang Membawa Cerita Indonesia di Atas Rel

29 September 2026 - 23:36 WIB

Trending di PERON