Menu

Mode Gelap
60 Profesional 24 Negara Ikuti Indonesia-ICAO DCTP 2026 Transjakarta Target Kelola Transportasi Laut Kepulauan Seribu Mulai Juni 2027 KAI Services Hadir di Mini Soccer U-17, Dorong Generasi Muda Tumbuh Lewat Olahraga Timnas U-20 Puncaki Grup H, Laga Australia Jadi Penentu Tradisi Lolos ACC Kembangkan Desa Sejahtera Astra Cibunian di Bogor Gelar RUPS Luar Biasa, IPCC Perkuat Struktur Pengurus Perseroan

PERON

KAI Perkuat Investasi Sarana, Tambah Ratusan Kereta, Gerbong, dan Lokomotif

badge-check


 KAI Perkuat Investasi Sarana, Tambah Ratusan Kereta, Gerbong, dan Lokomotif Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus melanjutkan investasi sarana perkeretaapian untuk memperkuat kapasitas angkutan barang dan layanan penumpang di tengah pertumbuhan mobilitas masyarakat dan distribusi logistik nasional.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan penguatan sarana menjadi kebutuhan strategis karena kereta api memiliki peran penting dalam menghubungkan masyarakat, kawasan industri, pusat logistik, pelabuhan, hingga berbagai simpul ekonomi nasional.

“Investasi sarana ini diarahkan untuk memperkuat kapasitas layanan, menjaga keandalan operasional, serta mendukung efisiensi angkutan barang dan penumpang. KAI ingin memastikan pertumbuhan mobilitas dan logistik nasional ditopang oleh sarana yang semakin andal, modern, dan berkapasitas memadai,” ujar Anne, Kamis (21/5/2026).

Hingga saat ini, program pengadaan sarana KAI mencakup 436 unit kereta new generation, 902 unit gerbong, dan 52 unit lokomotif. Pengadaan tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam memperkuat kesiapan sarana menghadapi peningkatan kebutuhan layanan di berbagai wilayah operasional.

Selain itu, KAI juga menyiapkan pengadaan baru berupa 612 unit kereta produksi PT INKA (Persero), 1.125 unit gerbong produksi PT INKA (Persero), serta 54 unit lokomotif CC205 produksi Progress Rail.

Khusus pengadaan gerbong datar, sebagian sarana telah tiba di Simpang, Sumatera Selatan. Sementara sebagian lainnya masih dalam tahap pengiriman, pengujian, dan produksi dengan target penyelesaian bertahap hingga akhir 2026.

Menurut Anne, pengadaan gerbong dilakukan untuk memperkuat angkutan logistik berbasis rel, terutama layanan peti kemas dan komoditas strategis. Dengan kapasitas angkut yang lebih besar, kereta api dinilai mampu menjadi moda distribusi yang lebih efisien dan terukur bagi sektor industri.

Pada sektor traksi, KAI juga melanjutkan pengadaan 54 unit lokomotif CC205 dengan nilai investasi mencapai USD222,5 juta atau sekitar Rp3,56 triliun. Sebagian lokomotif tersebut telah tiba dan dipersiapkan secara bertahap untuk memperkuat operasional angkutan barang nasional.

Di sisi layanan penumpang, KAI terus memperkuat armada melalui pengadaan kereta new generation guna meningkatkan kenyamanan perjalanan dan kapasitas layanan antarkota.

“KAI terus mendorong peningkatan kualitas layanan penumpang melalui sarana yang lebih nyaman, aman, dan sesuai kebutuhan pelanggan. Pengadaan kereta new generation menjadi bagian dari transformasi layanan yang terus kami jalankan,” kata Anne.

Sementara untuk layanan Commuter Line, pengadaan KRL produksi INKA sebelumnya mencakup 16 trainset, dengan tujuh trainset di antaranya telah beroperasi melayani masyarakat di wilayah perkotaan.

KAI menilai investasi sarana memiliki nilai strategis karena berdampak langsung terhadap kapasitas layanan, ketepatan operasional, efisiensi distribusi, serta penguatan industri dalam negeri. Keterlibatan PT INKA dalam pengadaan kereta dan gerbong juga dinilai mendukung peningkatan kapasitas manufaktur perkeretaapian nasional.

“Mayoritas pengadaan sarana KAI melibatkan industri dalam negeri. Ini penting untuk memperkuat ekosistem perkeretaapian nasional, membuka ruang peningkatan kompetensi manufaktur, serta memastikan kebutuhan sarana dapat dipenuhi secara berkelanjutan,” ujar Anne.

Anne menambahkan investasi sarana akan terus diarahkan untuk memperkuat konektivitas nasional, meningkatkan kapasitas logistik berbasis rel, dan menjaga kualitas layanan transportasi publik. Dengan penguatan tersebut, KAI berkomitmen menghadirkan layanan kereta api yang semakin andal, produktif, dan relevan dengan kebutuhan ekonomi nasional.(fahmi)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KAI Services Hadir di Mini Soccer U-17, Dorong Generasi Muda Tumbuh Lewat Olahraga

4 September 2026 - 05:12 WIB

Lowongan KAI Group 2026 Dibuka, Lulusan SLTA hingga D4/S1 Berpeluang Bergabung

3 September 2026 - 20:47 WIB

KAI Group Layani 351,6 Juta Pelanggan hingga Agustus 2026, Tumbuh 7,09 Persen

3 September 2026 - 20:24 WIB

KAI Buka Rekrutmen 2026, Lulusan SLTA hingga S1 Bisa Daftar

3 September 2026 - 16:11 WIB

Volume Pengguna KRL di Sudirman Baru Naik 281 Persen, KAI Commuter Perkuat Fasilitas

2 September 2026 - 16:10 WIB

KAI EXPO 2026 Digelar 4–6 September, Tiket Kereta Api Diskon hingga 30%

2 September 2026 - 14:54 WIB

KAI Daop 1 Percepat Peningkatan Keselamatan di 33 Perlintasan Sebidang, 16 Titik Mulai Dikerjakan

2 September 2026 - 13:17 WIB

Whoosh Tebar Diskon dan Lucky Draw di KAI Expo 2026

2 September 2026 - 10:46 WIB

Perkeretaapian Bali Mulai Dikaji, KAI Teken Kesepakatan dengan Pemprov Bali dan Pemkab Badung

1 September 2026 - 21:22 WIB

Penumpang Stasiun BNI City Melonjak 326% di Hari Pertama Pengalihan dari Stasiun Karet

1 September 2026 - 14:50 WIB

Trending di PERON