Menu ✖

Mode Gelap
Enam Wilayah KAI Tumbuh Dua Digit, Aktivitas Pelanggan Capai 89,95 Juta Kemenhub Dukung Pencarian 1 ABK Pascatenggelamnya MV Khatulistiwa 8 di Perairan Tuban Jembatan Putus dan Kabar Bendungan Alami, Warga Reje Payung Mengungsi ke Tiga Desa Kemendiktisaintek Apresiasi AirNav Libatkan Perguruan Tinggi Optimalkan Layanan Berbasis Teknologi AI, AirNav–Telkom University Perkuat Riset dan Pengembangan IPCM Perluas Pasar, Perkuat Kesiapan Operasional di Balikpapan dan Tarakan

RAGAM

Kartun Maritim dan Humor Sosial Bertemu di JAKARTUN

badge-check


 Kartun Maritim dan Humor Sosial Bertemu di JAKARTUN Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Rencana pameran kartun “JAKARTUN: Jakarta dalam Kartun” yang akan digelar pada Juni mendatang mendapat sambutan dari berbagai kalangan, termasuk pegiat sektor kemaritiman. Salah satunya datang dari Capt. Wahyu Prihant, S.SiT, M.MTr, M.Mar, Kepala Bidang SBNP dan Armada Distrik Navigasi Tipe A Kelas 1 Samarinda, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan.

Menurut Wahyu, penyelenggaraan pameran kartun yang digagas Putra Gara bersama sejumlah kartunis dinilai sebagai ruang kreatif yang penting di tengah situasi sosial perkotaan yang semakin padat dan serius. Ia menyebut Putra Gara sebagai sosok yang konsisten menjaga produktivitas berkesenian.

“Putra Gara itu kawan yang produktif dan kreatif. Pameran seperti ini penting karena kartun bukan sekadar hiburan, tapi juga cara menyampaikan kritik sosial dengan ringan,” kata Wahyu saat dimintai tanggapan terkait agenda pameran tersebut.

Pameran “JAKARTUN” direncanakan menghadirkan karya-karya kartun bertema kehidupan kota Jakarta, mulai dari isu sosial, budaya urban, kemacetan, hingga dinamika masyarakat sehari-hari. Sejumlah kartunis lintas generasi yang selama ini aktif di media. Seperti Imam Yuni (TEMPO), Non O (Kompas), Ifoed (INDOPOS), Slamet Widodo (Suara Merdeka), Munadi (Parahiyangan Pos) Priyo (Wartatrans), Jan Praba (Ketua Pakarti), Gatot (Sinar Harapan), dan Putra Gara.

Dalam perbincangan santai, Wahyu yang juga konsen pada pemajuan kebudayaan melontarkan gagasan lain yang tak kalah menarik. Ia mengusulkan agar para kartunis suatu saat menggelar pameran bertema maritim dengan tajuk “Nenek Moyangku Seorang Pelaut”.

Menurut dia, tema tersebut memiliki kedekatan historis dengan identitas bangsa Indonesia sebagai negara kepulauan. Melalui medium kartun, narasi kemaritiman dinilai bisa disampaikan dengan cara yang lebih akrab kepada publik, terutama generasi muda.

“Boleh juga kapan-kapan bikin pameran kartun ‘Nenek Moyangku Seorang Pelaut’. Banyak cerita laut yang bisa diangkat jadi satire maupun edukasi,” ujarnya sambil tertawa.

Gagasan itu dinilai menarik karena dunia kartun selama ini lebih banyak bersentuhan dengan isu politik dan perkotaan. Padahal, sektor maritim memiliki ruang cerita yang luas, mulai dari kehidupan pelaut, navigasi laut, budaya pesisir, hingga tantangan transportasi laut Indonesia.

Pameran “JAKARTUN” sendiri direncanakan berlangsung di Jakarta pada Juni 2026 dan menjadi ruang temu antara seni visual, humor, dan kritik sosial dalam wajah ibu kota.*** (PG)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Jembatan Putus dan Kabar Bendungan Alami, Warga Reje Payung Mengungsi ke Tiga Desa

8 Oktober 2026 - 21:42 WIB

IPCM Perluas Pasar, Perkuat Kesiapan Operasional di Balikpapan dan Tarakan

8 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Hamdi Afkar Hadirkan Keindahan Alam Aceh dalam Kanvas di Pameran Internasional USK

8 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Krishna Sakti Buktikan Talenta Anak Indonesia, Rilis Dua Single dengan Dua Wajah Berbeda

8 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Politikus PSI Dian Sandi: Putusan MK Bukti Negara Tidak Dikelola Amatiran

8 Oktober 2026 - 15:36 WIB

HUT ke-79 Korpasgat, Donor Darah Serentak Digelar di Lhokseumawe

8 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Tanzil Murda Hadirkan Ingatan Budaya Aceh Lewat Rampagoe: Peeling Time

8 Oktober 2026 - 12:09 WIB

H. Fikri Hudi Oktiarwan Dorong Pengelolaan Sampah Jawa Barat Tuntas dari Hulu Hingga Hilir

8 Oktober 2026 - 10:59 WIB

WASPADA ! Udara di Kaimana, Teluk Bintuni, dan Teluk Wondama Masuk Kategori BERBAHAYA pada 9 Oktober 2026

8 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Di Tengah Kekeringan Hampir Empat Bulan, PUPR2KP  Alirkan Air Bersih ke Kampung Lusiferi

8 Oktober 2026 - 10:41 WIB

Trending di RAGAM