Menu

Mode Gelap
SMPN 259 Jakarta Angkat Isu Bullying Lewat Film Pendek Suara di Kepala Bimo Peringatan Maulid Malam ke-39 di Masjid An-Nur: “Belum Jatuh Cinta pada Rasulullah? Maulid Kita Belum Berefek!” KAI Gagalkan Dugaan Pencurian Kabel Bonding di Stasiun Kampung Bandan PELNI Gelar Fleet Safety Excellence Award 2026 Kemenhub Perkuat Kesiapan Awak Kapal PELNI Hadapi Situasi Darurat Pegayon Angkat Motif Pepir Gayo, Forum Budaya Disiapkan untuk Hidupkan Seni di Kem Seni Antara

PERON

Distribusi Semen via Kereta Api Capai Lebih 752 Ribu Ton pada Januari-April 2026

badge-check


 Distribusi Semen via Kereta Api Capai Lebih 752 Ribu Ton pada Januari-April 2026 Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat volume angkutan semen dan klinker mencapai 752.852 ton sepanjang Januari hingga April 2026.

Capaian tersebut menunjukkan peran transportasi berbasis rel dalam mendukung kelancaran distribusi material konstruksi untuk pembangunan infrastruktur, kawasan industri, hingga kebutuhan perumahan di berbagai daerah.

Pada Januari 2026, KAI mengangkut 205.794 ton semen dan klinker. Volume tersebut meningkat signifikan pada Februari menjadi 357.120 ton. Sementara pada April 2026, volume angkutan tercatat sebesar 185.258 ton.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan angkutan semen dan klinker menjadi salah satu layanan logistik strategis yang mendukung rantai pasok nasional. Menurutnya, moda kereta api mampu menjaga kesinambungan distribusi dengan kapasitas besar, waktu tempuh yang terukur, serta efisiensi perjalanan logistik antardaerah.

“Pergerakan semen dan klinker sangat berkaitan dengan aktivitas pembangunan. Ketika distribusi berjalan lancar, maka proses pembangunan kawasan industri, perumahan, fasilitas publik, hingga konektivitas wilayah juga dapat berlangsung lebih baik,” ujar Anne.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sektor konstruksi masih menjadi salah satu penopang utama perekonomian nasional. Pada triwulan I 2026, sektor konstruksi tumbuh 5,49 persen secara tahunan (year on year). Sementara kontribusinya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada 2025 mencapai 9,83 persen.

KAI menyebut kebutuhan distribusi material konstruksi masih terus meningkat seiring pertumbuhan pembangunan di berbagai wilayah. Untuk itu, perusahaan terus mengembangkan layanan angkutan barang guna menjawab kebutuhan distribusi nasional yang semakin besar.

Selain mendukung distribusi logistik, penggunaan kereta api untuk angkutan barang juga dinilai membantu mengurangi kepadatan lalu lintas kendaraan berat di jalan raya, meningkatkan efisiensi konsumsi energi, serta menekan risiko kerusakan jalan akibat kendaraan bertonase besar.

Anne menambahkan pola distribusi logistik nasional saat ini membutuhkan moda transportasi yang mampu bergerak konsisten dalam volume besar. Kereta api dinilai menjadi salah satu pilihan karena memiliki tingkat ketepatan operasional yang terukur dan mampu mendukung distribusi berbagai komoditas strategis secara berkesinambungan.

“Angkutan logistik berbasis rel akan terus menjadi bagian penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. KAI berkomitmen menjaga layanan distribusi barang agar tetap andal, aman, dan mampu menjawab kebutuhan industri maupun masyarakat yang terus berkembang,” tutup Anne.(fahmi)

 

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KAI Gagalkan Dugaan Pencurian Kabel Bonding di Stasiun Kampung Bandan

20 September 2026 - 17:49 WIB

Satu KRL CLI-225 Kembali Beroperasi, Commuter Line Bogor Tambah 4 Perjalanan

19 September 2026 - 11:34 WIB

Akses Kota Baru Parahyangan ke Stasiun Whoosh Padalarang Disiapkan, Ada Skybridge

18 September 2026 - 07:54 WIB

KAI Catat 182.208 Pelanggan Manfaatkan Kereta Ekonomi Kerakyatan

18 September 2026 - 07:19 WIB

Kereta Makan M1 Kian Nyaman, KAI Services Perkuat Pengalaman Kuliner Penumpang

18 September 2026 - 06:44 WIB

KAI Services Perkuat Konsep Integrated Services untuk Perluas Bisnis

17 September 2026 - 16:04 WIB

Tarif Rp3.000, Kereta Petani dan Pedagang KAI Telah Layani 43.780 Pelanggan

17 September 2026 - 14:53 WIB

KAI Operasikan 113 PLTS di 92 Lokasi, Total Kapasitas Capai 4,43 MWp

17 September 2026 - 14:39 WIB

Peringati Harhubnas, Menhub Dudy: Harus jadi Momentum Evaluasi dan Perbarui Komitmen

17 September 2026 - 13:54 WIB

KAI Commuter Resmi Kelola KA Bandara YIA, Nama Layanan Berubah Jadi Commuter Line

17 September 2026 - 09:11 WIB

Trending di PERON