Menu

Mode Gelap
Divre III Palembang Hadirkan Rangkaian Kereta Ekonomi Premium pada KA Rajabasa, Perjalanan Kini Semakin Nyaman Yatti Surachman Resmikan Kedai Seblak Prasmanan & Ayam Penyet Sambel Ijo Gacorrr di Cipayung Tahun Ini Asia Babak Belur, FIFA Masih Pertimbangkan Kuota 12 Tiket untuk Piala Dunia 2030 Semester I 2026, KAI Group Layani Hampir 259 Juta Pelanggan, Naik 7,55 Persen Sebaran Abu Vulkanik Gunung Krakatau Bergerak ke Barat, Belum Berdampak pada Bandara dan Jalur Penerbangan Stasiun Bogor Tertinggi Layani Penumpang KRL Semester I 2026, KAI Kebut Pengembangan Peron untuk 12 Kereta

PERON

Semester I 2026, KAI Group Layani Hampir 259 Juta Pelanggan, Naik 7,55 Persen

badge-check


 Semester I 2026, KAI Group Layani Hampir 259 Juta Pelanggan, Naik 7,55 Persen Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api terus menunjukkan tren positif. Sepanjang Semester I 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersama seluruh entitas usahanya atau KAI Group berhasil melayani 258.993.359 pelanggan, meningkat 7,55 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 240.805.920 pelanggan.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan peningkatan jumlah pelanggan tersebut mencerminkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api, baik untuk perjalanan komuter, antarkota, bandara, wisata, hingga mobilitas perkotaan.

“Sepanjang Semester I 2026, KAI Group melayani 258,99 juta pelanggan. Angka ini menunjukkan bahwa kereta api semakin dipilih masyarakat untuk perjalanan yang aman, terjangkau, dan terintegrasi. Bagi KAI, pertumbuhan ini perlu selalu diikuti dengan peningkatan keselamatan, kualitas layanan, dan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Bobby.

Menurutnya, capaian tersebut sekaligus menegaskan semakin kuatnya peran KAI dalam mendukung mobilitas masyarakat, memperkuat konektivitas antarwilayah, menggerakkan aktivitas ekonomi, menjaga rantai pasok nasional, serta menghadirkan layanan transportasi publik yang semakin terintegrasi.

Pada layanan kereta api jarak jauh dan lokal yang dioperasikan KAI, jumlah pelanggan mencapai 29.858.267 orang atau naik 8,72 persen dibandingkan Semester I 2025 sebanyak 27.463.555 pelanggan. Sementara KAI Commuter melayani 204.151.200 pelanggan atau meningkat 6,58 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Pertumbuhan signifikan juga terjadi pada LRT Jabodebek yang melayani 16.018.911 pelanggan atau naik 22,84 persen. Di Sulawesi Selatan, KA Makassar–Parepare mengangkut 172.015 pelanggan atau tumbuh 15,44 persen, sedangkan KAI Wisata mencatat pertumbuhan tertinggi dengan melayani 164.743 pelanggan atau meningkat 64,45 persen.

Bobby menjelaskan kebutuhan pelanggan kini semakin beragam sehingga KAI terus menyesuaikan layanan di setiap segmen.

“KAI Group terus memperkuat layanan sesuai karakter pelanggan di masing-masing segmen. Ada pelanggan komuter yang membutuhkan ketepatan dan kapasitas, pelanggan antarkota yang membutuhkan kenyamanan, pelanggan wisata yang mencari pengalaman perjalanan, serta masyarakat daerah yang membutuhkan transportasi publik yang terjangkau,” katanya.

Sepanjang Semester I 2026, KAI juga menghadirkan sejumlah layanan baru, di antaranya pengoperasian KA Sangkuriang relasi Bandung–Ketapang PP sejak 1 Mei 2026 yang membuka konektivitas langsung dari Jawa Barat menuju Banyuwangi melalui jalur selatan Pulau Jawa.

Selain itu, KAI meluncurkan KA Pandalungan 2 relasi Gambir–Jember PP mulai 18 Juni 2026 untuk menambah alternatif perjalanan menuju kawasan Tapal Kuda.

Di sektor perkotaan, Stasiun Jakarta International Stadium (JIS) mulai melayani penumpang Commuter Line Tanjung Priok sejak 22 Juni 2026. Dalam pekan pertama operasionalnya, stasiun tersebut telah melayani 4.203 pengguna.

KAI juga meningkatkan kapasitas layanan KA Rajabasa relasi Kertapati–Tanjungkarang. Jumlah pelanggan pada Januari–Juni 2026 mencapai 439.984 orang atau naik 36,44 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk memenuhi tingginya permintaan, rangkaian kereta ditambah dari lima menjadi delapan kereta dan sejak 4 Juli 2026 menggunakan Kereta Ekonomi Premium Modifikasi dengan fasilitas yang lebih nyaman.

Dari sisi layanan barang, KAI mengangkut 32.498.043 ton barang sepanjang Semester I 2026, terdiri atas 26,53 juta ton batu bara dan 5,96 juta ton komoditas nonbatu bara. Kinerja tersebut diperkuat dengan kedatangan 1.080 gerbong datar baru di Sumatra serta pengoperasian KA Brumbung Cargo yang mampu mengangkut hingga 800 ton per rangkaian.

“Layanan barang menjadi salah satu kontribusi penting KAI bagi perekonomian. Kereta api memiliki keunggulan kapasitas, keteraturan jadwal, dan konektivitas lintas wilayah. Karena itu, penguatan layanan barang terus kami dorong agar dapat memberi nilai tambah bagi dunia usaha dan rantai pasok nasional,” jelas Bobby.

Dalam aspek keselamatan, KAI menutup 172 perlintasan sebidang prioritas selama Semester I 2026 melalui koordinasi dengan regulator dan pemerintah daerah.

“Keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap layanan KAI. Penutupan 172 perlintasan prioritas merupakan langkah penting untuk menekan potensi risiko di jalur kereta api. KAI akan terus memperkuat koordinasi agar penataan perlintasan berjalan baik dan memberi perlindungan lebih besar bagi masyarakat,” tegas Bobby.

KAI juga terus memperkuat layanan yang mendukung ekonomi kerakyatan. Kereta Petani Pedagang di lintas Rangkasbitung–Merak melayani 26.074 pelanggan selama Januari–Juni 2026, sementara program Kereta Ekonomi Kerakyatan telah dimanfaatkan 56.908 pelanggan sepanjang tahun ini.

Di bidang keberlanjutan, KAI melanjutkan transformasi energi melalui pemanfaatan biodiesel menuju B50 sebagai bagian dari peta jalan dekarbonisasi 2025–2030 yang berpotensi menekan emisi hingga 133.676 ton CO₂e.

Selain itu, optimalisasi aset melalui pengembangan ruang komersial di stasiun, seperti Space by KAI dan kerja sama tenant, terus dilakukan untuk meningkatkan pengalaman pelanggan sekaligus membuka peluang usaha.

“KAI melihat stasiun sebagai bagian penting dari ekosistem perjalanan. Pelanggan membutuhkan akses yang baik, fasilitas yang nyaman, layanan yang mudah, dan ruang yang memberi nilai tambah. Karena itu, penguatan layanan, digitalisasi, keselamatan, logistik, ekonomi rakyat, energi rendah emisi, dan pengembangan ruang stasiun kami jalankan sebagai satu agenda transformasi,” ujar Bobby.

Menutup keterangannya, Bobby menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelanggan dan pemangku kepentingan yang terus mendukung layanan kereta api.

“Terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah menjadikan kereta api sebagai bagian dari perjalanan sehari-hari. KAI Group akan terus menjaga kepercayaan ini melalui layanan yang semakin aman, nyaman, mudah diakses, dan memberi manfaat luas bagi masyarakat serta perekonomian Indonesia,” tutup Bobby.(fahmi)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Divre III Palembang Hadirkan Rangkaian Kereta Ekonomi Premium pada KA Rajabasa, Perjalanan Kini Semakin Nyaman

4 Juli 2026 - 16:12 WIB

Stasiun Bogor Tertinggi Layani Penumpang KRL Semester I 2026, KAI Kebut Pengembangan Peron untuk 12 Kereta

4 Juli 2026 - 09:41 WIB

Ramainya WNA Naik Whoosh Sepanjang 2026, Malaysia Jadi Penumpang Terbanyak

3 Juli 2026 - 19:58 WIB

HUT ke-23, KAI Services Tegaskan Komitmen Perkuat Layanan dan Keamanan Pangan Lewat Sertifikasi ISO 22000

3 Juli 2026 - 19:34 WIB

KAI Sulap Stasiun Gambir Jadi Modern Station & Lifestyle Hub, Siap Jadi Ruang Publik dan Pusat Aktivitas Baru di Jakarta

3 Juli 2026 - 16:56 WIB

KAI Wisata Siapkan Revitalisasi Wisata Heritage, Stasiun Jakarta Kota Jadi Langkah Awal

3 Juli 2026 - 07:33 WIB

Komut KAI Wisata Kunjungi Stasiun Jakarta Kota, Luncurkan Inisiatif Pelestarian 5 Stasiun Bersejarah

3 Juli 2026 - 06:55 WIB

KAI Gandeng Jaring Esports Nusantara, Delapan Stasiun Disiapkan Jadi Digital Hub dan Arena Esports

2 Juli 2026 - 16:29 WIB

Tiket Diskon Kereta Libur Sekolah Laris, KAI Catat 1,24 Juta Pemesanan dengan Okupansi Tembus 105,75 Persen

2 Juli 2026 - 15:46 WIB

KAI Services Bekali Prama Prami dengan Teknik Sales untuk Dongkrak Penjualan Merchandise di Kereta

2 Juli 2026 - 15:40 WIB

Trending di PERON