Menu

Mode Gelap
ASDP Perkuat Komitmen Keterbukaan Informasi Publik Dukung Operasi SAR KM Virgo Transport 8, Hasnur Group Terjunkan TB Hasnur 09 Pramono Dorong Percepatan Pembangunan GSW Menuju Ekosistem Ekonomi Blockchain, Kota Bandung Siapkan 475 Angkot KLG Gratis Layanan TransJakarta Dijual Rp500 Ribu di Sosmed? Kemenekraf Gelar Bazar Sinema Rakyat Seharian di GOS Takengon

NASIONAL

Embarkasi Banten Akan jadi Pilot Project One Stop Services Umrah

badge-check


 Embarkasi Banten Akan jadi Pilot Project One Stop Services Umrah Perbesar

Wartatrans.com, TANGERANG – Kementerian Haji dan Umrah RI (Kemenhaj) akan menjadikan Embarkasi Banten atau Asrama Haji Banten sebagai proyek percontohan (pilot project) yang disebut sebagai layanan One Stop Services untuk jemaah umrah.

Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simnajuntak menyampaikannya dalam sambutan Konsolidasi Perhajian dan Umrah Embarkasi Provinsi Banten di Grand El Hajj, Cipondoh, Kota Tangerang, Banten, Selasa (3/3/2026).

“Kami berencana menjadikan Embarkasi Banten atau Asrama Haji Banten ini sebagai pilot project yang kami sebut sebagai One Stop Services,” tutur Dahnil.

Dahnil mengungkapkan, bukan hanya Kemenhaj, program yang diperuntukkan bagi jemaah umrah itu juga akan melibatkan maskapai Garuda Indonesia dan Imigrasi.

“Jemaah umrah nantinya bisa menggunakan fasilitas asrama haji yang kami sebut One Stop Services. Beli tiket Garuda, manasik, menginap bisa gunakan fasilitas asrama haji. Proses keimigrasian (bea cukai) dilakukan di Asrama Haji. Jadi one stop services,” ungkapnya.

Dahnil menegaskan, program itu hanya opsi yang bisa dipilih oleh jemaah yang menunaikan umrah dengan biro travel, bukan wajib.

“Sekali lagi ini opsi, bukan mandatory,” tegasnya.

Dahnil menjelaskan, alasan opsi umrah melalui Asrama Haji sebab di banyak daerah butuh waktu lama bagi jemaah untuk berangkat umrah. Selama ini para jamaah itu berada di tempat-tempat sekitar bandara, untuk menginap.

Dengan menggunakan Asrama Haji, kata Dahnil, maka hal itu tidak perlu terjadi.

Jemaah bisa menginap, manasik, mengurus tiket pesawat Garuda, hingga menyelesiakan urusan Imigrasi, sehingga jamaah tinggal berangkat, menaiki pesawat.

“Tinggal PR-nya itu adalah layanan maskapai Garuda dan layanan di Asrama Haji,” kata Dahnil. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ahmad Ali Optimis PSI Menang di Bumi Sulteng 

17 September 2026 - 12:46 WIB

Alhamdulillah di Tengah Houthi-Saudi Memanas, Layanan Umrah Tetap Berjalan

17 September 2026 - 09:02 WIB

KKP Tetapkan 683 Ribu Hektare Perairan Pulau TNS Maluku sebagai Kawasan Konservasi

17 September 2026 - 06:31 WIB

Pelindo Solusi Digital Memasuki Babak Baru sebagai Penggerak Integrasi Ekosistem Maritim

16 September 2026 - 22:41 WIB

Nikmati Pesona Papua, DAMRI Antar Wisatawan Internasional Saksikan Cenderawasih dan Kehidupan Warga Lokal

16 September 2026 - 21:34 WIB

Catatan Halimah Munawir: Sumur yang Tak Pernah Kering

16 September 2026 - 17:31 WIB

Dirut KAI Services Bekali Mahasiswa UNY soal Kepemimpinan dan Kesiapan Masuk Dunia Kerja

16 September 2026 - 16:00 WIB

Laba Bersih PJM Grup Melonjak Hampir Dua kali Lipat, Tumbuh 99,43% Sepanjang Januari-Agustus 2026

16 September 2026 - 08:21 WIB

Ketua LKB Pertanyakan Penghargaan Pemerintah Terhadap Karya Sastra Betawi

16 September 2026 - 01:40 WIB

Pemkot Banda Aceh Beri Diskon PBB-P2 hingga 75 Persen, Denda Tunggakan Dihapus

15 September 2026 - 22:37 WIB

Trending di RAGAM