Menu

Mode Gelap
Security KAI Gagalkan Pencurian Kabel Grounding LRT Jabodebek Ketua KP3ALA Pusat, Prof. Rahmat Salam: Pemekaran ALA untuk Perkuat Wali Nangroe Tirakatan 17 Agustus: Kebersamaan Lesehan yang Menyatu dalam Syukur dan Khidmat 3 Pekan Sebelum Gempa M7,7, NTT Baru Perkuat Pusdalops Pascagempa, Kemen PU Pastikan Akses dan Kebutuhan Dasar di Labuan Bajo Segera Ditangani Jelang 17 Agustus, 16.913 Tiket Promo KAI Terjual, Pemesanan Long Weekend Capai 706.908 Tiket

RAGAM

Lima Bulan Tanpa Gaji, Nurdin Berjuang Selamatkan Anak yang Menderita Bocor Usus

badge-check


 Lima Bulan Tanpa Gaji, Nurdin Berjuang Selamatkan Anak yang Menderita Bocor Usus Perbesar

Wartatrans.com, ACEH TIMUR – Di tengah beratnya perjuangan mendampingi anak yang sedang sakit, Nurdin harus menghadapi cobaan lain yang tak kalah menyakitkan. Karyawan PT Bumi Flora itu mengaku belum menerima gaji selama lima bulan terakhir, sementara putranya, Rajuman (24), tengah berjuang melawan penyakit bocor usus yang membutuhkan perawatan intensif.

Wajah Nurdin terlihat menyimpan kelelahan dan kecemasan. Sebagai kepala keluarga dengan enam orang anak, ia harus berupaya memenuhi kebutuhan rumah tangga sekaligus membiayai pendampingan pengobatan sang anak yang telah berbulan-bulan keluar masuk rumah sakit.

Perjuangan keluarga ini dimulai pada 18 April 2026 sekitar pukul 22.00 WIB, saat Rajuman dilarikan ke RSUD Zubir Mahmud Aceh Timur karena kondisi kesehatannya yang terus memburuk. Setelah menjalani perawatan, ia dirujuk ke RSU Fauziah Bireuen pada 28 April 2026 untuk mendapatkan penanganan medis yang lebih intensif.

Kondisi Rajuman belum menunjukkan perkembangan yang signifikan. Setelah sempat kembali dirawat di RSUD Zubir Mahmud, ia kembali dirujuk ke RSU Fauziah pada 16 Mei 2026 dan harus menjalani perawatan intensif selama hampir satu bulan.

Beratnya penyakit yang diderita Rajuman tergambar dari kebutuhan transfusi darah yang telah mencapai sedikitnya 16 kantong darah selama masa pengobatan. Kondisi tersebut tentu menjadi ujian berat bagi keluarga yang tengah menghadapi keterbatasan ekonomi.

Di tengah situasi tersebut, Nurdin berharap perusahaan tempatnya bekerja dapat segera membayarkan hak para pekerja yang hingga kini belum diterima.

“Saya berharap perusahaan dapat segera membayarkan gaji kami. Saat ini saya sangat membutuhkan biaya untuk pengobatan anak saya,” ujar Nurdin penuh harap.

Menurut pengakuannya, tunggakan gaji tidak hanya dialami dirinya. Sedikitnya 30 karyawan PT Bumi Flora disebut mengalami kondisi serupa, yakni belum menerima gaji selama lima bulan. Akibatnya, banyak keluarga pekerja yang kini menghadapi kesulitan ekonomi, terlebih bagi mereka yang sedang menghadapi kebutuhan mendesak maupun persoalan kesehatan.

Sementara itu, Halimah, istri Nurdin, terus setia mendampingi Rajuman menjalani pengobatan sambil memanjatkan doa agar putranya segera pulih. Di sisi lain, Nurdin hanya bisa menunggu kepastian pembayaran hak yang telah diperjuangkannya melalui pekerjaannya selama ini.

Kisah Nurdin bukan sekadar persoalan tunggakan gaji. Di baliknya ada perjuangan seorang ayah yang berusaha menyelamatkan anaknya dari penyakit, serta harapan sebuah keluarga untuk tetap bertahan di tengah himpitan ekonomi.

Bagi Nurdin dan keluarganya, gaji yang belum dibayarkan bukan hanya soal pendapatan yang tertunda. Gaji tersebut adalah harapan untuk melanjutkan hidup, memenuhi kebutuhan keluarga, dan membiayai pengobatan sang anak yang masih berjuang menuju kesembuhan.

Bagi masyarakat yang ingin memberikan bantuan kemanusiaan kepada keluarga Nurdin, donasi dapat disalurkan melalui rekening *Bank Syariah Indonesia (BSI) 7185706758 atas nama Nurdin*. Semoga kepedulian dan uluran tangan masyarakat dapat meringankan beban keluarga ini di tengah ujian yang mereka hadapi.*** (T.J IQBAL)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ketua KP3ALA Pusat, Prof. Rahmat Salam: Pemekaran ALA untuk Perkuat Wali Nangroe

16 Agustus 2026 - 22:20 WIB

Tirakatan 17 Agustus: Kebersamaan Lesehan yang Menyatu dalam Syukur dan Khidmat

16 Agustus 2026 - 21:55 WIB

Pertamina Patra Niaga Percepat Penanganan Bencana dan Pemulihan Suplai BBM & LPG di Flores

16 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Perayaan Hari Didong Di Musara Gayo Jabodetabek Meriah, Silvia Kim dari Korea Selatan Ikut Berdidong

16 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Haji Fikri Ajak Masyarakat Jawa Barat Merenungi Makna Kemerdekaan ke-81, Dari Seremoni Menuju Pengabdian Nyata

16 Agustus 2026 - 15:58 WIB

Laznas ASAR Humanity Bergerak Tanggap Bencana Bersama Relawan KSATRIA di NTT

16 Agustus 2026 - 14:41 WIB

Penanganan Bencana Lambat, Hasil Bumi Dikeruk, Tapi Butir MoU Tidak Pernah Diselesaikan Pemerintah Pusat. Aceh Sudah Muak!

16 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Semarang Terancam Rob Permanen, Tanahnya Amblas 12 Sentimeter Pertahun

16 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Delegasi Rimba Raya Kecam Keras Insiden Pelecehan Budaya Aceh di Panggung Jamnas: “Jangan Lupakan Sejarah Aceh”

16 Agustus 2026 - 13:33 WIB

Budaya Aceh Dilecehkan di Jamnas Pramuka 2026: Lampu Panggung Dimatikan Saat Penampilan

16 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Trending di RAGAM