Menu

Mode Gelap
KCIC Hadirkan Barongsai di Stasiun Whoosh, Semarakkan Libur Panjang Imlek 2026 Modeling Budi Daya Kementerian-KP Suplai Kebutuhan Lobster untuk Imlek di Batam KAI Services Hadirkan Nuansa Imlek, Sajikan Kuliner hingga Hiburan untuk Penumpang Kereta Api Harap Berkah Imlek, Warga Rela Antre Angpao di Kelenteng Tertua Bekasi Umat Tionghoa Rayakan Imlek Kuda Api di Kelenteng Hok Lay Kiong Bekasi Okupansi 102 Persen, KA Pangrango dan KA Siliwangi Layani 23.495 Pelanggan pada Libur Imlek 13–16 Februari 2026

NASIONAL

Modeling Budi Daya Kementerian-KP Suplai Kebutuhan Lobster untuk Imlek di Batam

badge-check


 Modeling Budi Daya Kementerian-KP Suplai Kebutuhan Lobster untuk Imlek di Batam Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Hasil modeling budi daya lobster yang dikembangkan Kementerian Kelautan dan Perikanan berkontribusi men-suplai kebutuhan lobster untuk perayaan tahun baru Imlek 2026 di Kota Batam, Kepulauan Riau. Selain lobster, bawal bintang hasil budi daya juga diminati pasar.

Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya KKP, Tb Haeru Rahayu, menjelaskan produksi budi daya lobster di Balai Perikanan Budi Daya Laut Batam (BPBL Batam) konsisten dijalankan. Proses budi daya dimulai dari tahapan pendederan benih bening lobster (BBL), lalu pembesaran hingga memasuki ukuran konsumsi yakni di atas 50 gram per ekor.

“Alhamdulillah saya mendengar langsung dari pembeli hasil budi daya di sini, bahwa hasil modeling terbukti produktif dan berperan dalam menyuplai kebutuhan lobster di Kota Batam, khususnya di Imlek,” ungkapnya dalam siaran resmi di Jakarta, Selasa (17/2/2026).

Batam dipilih sebagai lokasi modeling karena daya dukung lingkungan yang optimal, serta integrasi penyediaan pakan melalui budi daya kekerangan yang turut memberdayakan masyarakat pesisir. Lobster sendiri termasuk komoditas perikanan unggulan ekspor yang trennya meningkat setiap tahun. Pada 2023 nilai ekspor lobster mencapai USD 23,93 juta dari produksi 1.144 ton. Kemudian di tahun 2024 meningkat menjadi USD 67,83 juta dari produksi 2.120 ton.

Pihaknya juga terus melakukan evaluasi di lapangan sebagai bahan penyempurnaan kebijakan, termasuk rencana perubahan Permen No. 7 Tahun 2024 tentang Tata Kelola Lobster, Kepiting, dan Rajungan. Harapannya, budi daya dalam negeri semakin masif, tertata, dan berkelanjutan.

Selain lobster, sambung Tebe, pihaknya juga meningkatkan produksi budi daya ikan laut, diantaranya bawal bintang dan kakap putih di BPBL Batam. Dua komoditas tersebut memiliki nilai ekonomi tinggi dan peminatnya juga tinggi di pasar ekspor maupun domestik.

“Penguatan budi daya bawal bintang dan kakap putih sejalan dengan strategi ekonomi biru yang digagas Pak Menteri Sakti Wahyu Trenggono, yakni menjaga ekologi, meningkatkan nilai tambah ekonomi, dan mendorong inovasi teknologi. Budi daya laut harus menjadi salah satu penggerak produksi perikanan nasional,” tegas Tebe.

Kepala BPBL Batam, Ipong Adi Guna, menjelaskan modeling budi daya lobster dikelola di lahan seluas 3 hektare dengan 144 lubang karamba jaring apung (KJA), satu unit nursery, dan satu unit cold room. Teknologi pendederan mampu menghasilkan benih ukuran 5 gram dan pembesaran lobster dengan target produktivitas 40–50 kilogram per lubang KJA ukuran 3×3 meter.

Sementara itu, Zaenal, pengepul hasil perikanan di Kota Batam menyerap 200 kilogram lobster dan 200 kilogram bawal bintang dari BPBL Batam KKP baru-baru ini. Minat masyarakat tinggi terhadap dua komoditas tersebut untuk disajikan sebagai menu makanan pada perayaan Imlek 2026.

Lobster dan bawal bintang yang dihasilkan BPBL Batam dinilainya memiliki tekstur daging lebih tebal dan masuk kategori kualitas premium.

Sebagai informasi, BPBL Batam berperan sebagai Unit Pelaksana Teknis pembenihan ikan laut yang memastikan ketersediaan induk dan benih unggul ikan laut yang berkualitas, efisien, serta tahan penyakit. Produksi benih ikan laut BPBL Batam 2025 mencapai 279.000 ekor, melampaui target 250.211 ekor. Hasil produksi didistribusikan kepada Kelompok Pembudi daya Ikan (Pokdakan) di Batam, Lingga, Karimun, Bintan, dan Kepulauan Meranti.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pertamina Patra Niaga Tambah 7,8 Juta Tabung LPG 3 Kg di Libur Panjang Imlek dan Ramadhan

16 Februari 2026 - 21:17 WIB

Produk Perikanan Indonesia Makin Bernilai di Pasar Internasional

16 Februari 2026 - 20:59 WIB

Kementerian-KP Pastikan Kemudahan Izin, 433 Kapal Purse Seine Siap Melaut dari Jakarta

16 Februari 2026 - 20:34 WIB

Sesuaikan Selera Jemaah Haji, Kemenhaj Pastikan Standar Dapur di Makkah Bercita Rasa Nusantara

16 Februari 2026 - 09:22 WIB

IPC TPK Catat Kinerja Positif Bongkar Muat di Awal Tahun 2026

15 Februari 2026 - 08:25 WIB

Trending di ANJUNGAN