Wartatrans.com, JAKARTA — Aktor senior Ozy Syahputra yang namanya menjulang berkat sinetron Si Manis Jembatan Ancol ini masih terus aktif di dunia hiburan meski usianya kini telah memasuki 63 tahun. Bagi Ozy, bisa terus dipercaya bermain film dan tampil di panggung hiburan merupakan anugerah besar yang patut disyukuri.
“Saya bersyukur sekali orang masih mempercayai saya untuk bermain di film atau tampil di panggung. Di usia seperti sekarang tidak gampang bisa tetap bergaul dan bekerja bersama anak-anak muda,” ujar Ozy kepada awak media di Kawasan Kota Wisata Bogor. Senin (17/3/2026)

Menurutnya, agar tetap relevan di industri hiburan yang terus berkembang, seorang artis harus terus belajar dan tidak boleh gengsi untuk mengikuti perkembangan zaman, terutama di era teknologi saat ini.
“Kita harus terus belajar. Jangan gengsi belajar dari yang lebih muda supaya tidak ketinggalan zaman. Penggemar itu juga menjadi tolak ukur perjalanan karier kita,” katanya.
Ozy juga mengakui dalam perjalanan kariernya pernah merasakan masa kejayaan hingga mengalami masa sulit. Ia menyebut sempat mengalami “star syndrome ketika berada di puncak popularitas pada era 1990-an.
“Waktu lagi terkenal-terkenalnya, saya juga pernah mengalami star syndrome. Tapi Allah Maha Pengasih, kemudian menjatuhkan saya serendah rendahnya. Dan ketika saya jatuh, justru dari situ saya banyak belajar,” ungkapnya.
Pria asal Aceh ini mengaku sempat terjebak dalam kehidupan malam dan pergaulan yang kurang baik. Namun berbagai peristiwa dalam hidup, termasuk kehilangan beberapa sahabat dekat yang meninggal dunia, membuatnya tersadar untuk berubah dan lebih mendekatkan diri kepada Tuhan.
“Banyak teman dekat saya yang meninggal satu per satu. Dari situ saya berpikir hidup tidak selamanya. Akhirnya saya memutuskan untuk hijrah, memperbaiki diri, mengurangi hal-hal yang tidak baik, dan meningkatkan ibadah,” tuturnya.
Kini Ozy berusaha menjalani hidup lebih sederhana dan penuh rasa syukur. Ia juga mulai meninggalkan kebiasaan lama seperti kehidupan glamor dan pergaulan malam yang dulu sempat dijalaninya.
“Kalau dulu ada yang mengajak ke kehidupan malam mungkin saya ikut, sekarang sudah tidak ada keinginan lagi. Saya lebih memilih menjalani hidup dengan tenang dan memperbanyak ibadah,” katanya.
Meski telah melalui berbagai fase kehidupan—mulai dari terkenal, kaya, hingga pernah merasakan masa sulit—Ozy mengaku tidak lagi memiliki ambisi berlebihan. Baginya, kebahagiaan adalah menjalani hidup dengan rasa syukur.
“Saya pernah sangat terkenal, pernah punya banyak uang, juga pernah susah. Jadi sekarang saya hanya ingin hidup bahagia dan bersyukur saja,” ujarnya.
Meski usianya tidak lagi muda, Ozy tetap menjaga semangat berkarya dan terus beradaptasi dengan perkembangan industri hiburan.
“Di usia seperti sekarang kita harus menyiapkan fisik, mental, dan kemampuan. Dunia hiburan berubah cepat, jadi kita harus tetap belajar supaya tidak tertinggal,” pungkasnya.*** (Buyil)

























