Menu

Mode Gelap
Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat Pesisir, TTL Raih Penghargaan Gold Program TJSL & CSR Award 2026 AI dan Diagnostik Presisi Pacu Industri Teknologi Kesehatan Volume Angkutan Retail KAI Meningkat, Tembus 146.617 Ton pada Januari-Juli 2026 Presiden Gerakan Pemuda Aceh Bersatu Kecam Amran, Desak Minta Maaf Kepada Mualeem: Jangan Lukai Martabat Aceh GEMBIRA dan KUAT Jadi Bukti Komitmen IPCC, Raih Penghargaan TJSL 2026 Komitmen Perkuat Tata Kelola dan Kepatuhan Hukum, IPCM Teken Kerja Sama dengan Kejaksaan Negeri Jakarta Utara

PERON

Penjualan Tiket Kereta Lebaran 2026 Tembus 3,25 Juta, KAI: Permintaan Perjalanan Terus Meningkat

badge-check


 Penjualan Tiket Kereta Lebaran 2026 Tembus 3,25 Juta, KAI: Permintaan Perjalanan Terus Meningkat Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Penjualan tiket Angkutan Lebaran 2026 PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus meningkat seiring bertambahnya mobilitas masyarakat menjelang Idulfitri.

Hingga 16 Maret 2026 pukul 10.00 WIB, penjualan tiket tercatat 3.250.246 tiket atau 72,2 persen dari total 4.498.696 tempat duduk yang disediakan untuk perjalanan Kereta Api Jarak Jauh dan Kereta Api Lokal selama periode keberangkatan 11 Maret hingga 1 April 2026. Dengan capaian tersebut, masih tersedia sekitar 1.248.450 tempat duduk yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan bahwa tren perjalanan masyarakat mulai terlihat sejak awal periode Angkutan Lebaran.

“Permintaan perjalanan dengan kereta api mulai meningkat sejak pertengahan Maret. Data penjualan menunjukkan masyarakat sudah mulai melakukan perjalanan mudik lebih awal, terutama pada layanan kereta api jarak jauh,” ujar Anne.

Untuk layanan Kereta Api Jarak Jauh, penjualan tiket tercatat 2.976.853 tiket atau 83,3 persen dari total 3.571.760 tempat duduk yang disediakan. Artinya, masih terdapat sekitar 594.907 tempat duduk yang dapat dipesan masyarakat untuk perjalanan mudik maupun arus balik.

Sementara itu, pada layanan Kereta Api Lokal yang dikelola KAI, penjualan tiket mencapai 273.393 tiket atau 29,5 persen dari total 926.936 tempat duduk yang tersedia. Masih terdapat sekitar 653.543 tempat duduk yang dapat dimanfaatkan pelanggan. Penjualan tiket kereta lokal umumnya meningkat mendekati waktu keberangkatan karena sebagian besar layanan baru dapat dipesan mulai H-7 sebelum perjalanan.

Selama lima hari pertama masa Angkutan Lebaran KAI, yakni 11 hingga 15 Maret 2026, KAI telah melayani 760.209 pelanggan pada layanan Kereta Api Jarak Jauh.

Adapun okupansi harian Kereta Api Jarak Jauh tercatat sebagai berikut:

• 11 Maret: 101.617 pelanggan dari 159.404 kapasitas tempat duduk (63,7%)
• 12 Maret: 126.208 pelanggan dari 159.404 kapasitas tempat duduk (79,2%)
• 13 Maret: 165.675 pelanggan dari 163.432 kapasitas tempat duduk (101,4%)
• 14 Maret: 185.873 pelanggan dari 163.432 kapasitas tempat duduk (113,7%)
• 15 Maret: 180.836 pelanggan dari 163.432 kapasitas tempat duduk (110,6%)

Anne menjelaskan bahwa okupansi yang melampaui 100 persen terjadi karena adanya pola perjalanan dinamis, yaitu pelanggan naik dan turun di stasiun perantara.

“Dalam satu perjalanan kereta api jarak jauh, satu kursi dapat digunakan oleh lebih dari satu pelanggan pada relasi yang berbeda. Pola ini memungkinkan jumlah pelanggan yang dilayani lebih besar dibandingkan jumlah kursi yang tersedia,” jelas Anne.

Berdasarkan data sementara hingga 16 Maret 2026 pukul 10.00 WIB, pergerakan penumpang kereta api jarak jauh masih tinggi. Pada hari ini diperkirakan 156.762 pelanggan akan melakukan perjalanan dengan kereta api jarak jauh atau 95,9 persen dari total kapasitas 163.432 tempat duduk yang disediakan.

Sejumlah kereta api dengan tingkat permintaan tinggi pada periode Lebaran antara lain KA Airlangga, KA Joglosemarkerto, KA Sri Tanjung, KA Bengawan, KA Kahuripan, dan KA Rajabasa.

Meski demikian, masyarakat masih dapat menemukan ketersediaan tempat duduk pada sejumlah layanan seperti KA Argo Lawu relasi Gambir–Solo, KA Argo Anjasmoro relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi, serta KA Kaligung relasi Cirebon Prujakan–Semarang Poncol.

Anne menambahkan bahwa pelanggan dapat mempertimbangkan alternatif perjalanan dengan menyesuaikan jadwal keberangkatan, memilih relasi berbeda, atau memanfaatkan skema perjalanan lanjutan (connecting train) untuk mendapatkan pilihan perjalanan yang sesuai dengan kebutuhan.

“Dengan kapasitas perjalanan yang masih tersedia, KAI mengajak masyarakat merencanakan perjalanan Lebaran sejak dini agar perjalanan mudik berlangsung lebih nyaman, terencana, dan menyenangkan bersama kereta api,” tutup Anne.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Volume Angkutan Retail KAI Meningkat, Tembus 146.617 Ton pada Januari-Juli 2026

8 Agustus 2026 - 04:27 WIB

KCIC Hadirkan 29 UMKM di Stasiun Whoosh, Dorong Ekonomi Lokal dan Perluas Akses Pasar

7 Agustus 2026 - 19:21 WIB

Penumpang KA Lokal Bandung Raya Tembus 11,87 Juta pada Januari–Juli 2026, Naik 8,55 Persen

7 Agustus 2026 - 19:14 WIB

KAI Percepat Penguatan Keselamatan Perlintasan, Rekrutmen PJL Tarik 12.957 Pelamar

7 Agustus 2026 - 18:56 WIB

Rencana MRT Bali bakal jadi ART, Ini Tantangannya

7 Agustus 2026 - 16:04 WIB

KAI Services Resmikan Kantor dan Gudang Regional 8 Surabaya, Perkuat Operasional dan Layanan Pelanggan

7 Agustus 2026 - 14:05 WIB

Penumpang Whoosh Bisa Hemat hingga Rp1,5 Juta dengan Kartu Langganan

7 Agustus 2026 - 13:59 WIB

KAI Hemat 203,93 Juta Liter Air Sepanjang 2025, Penggunaan Turun 22,16 Persen

6 Agustus 2026 - 17:33 WIB

Penumpang KRL Jabodetabek Tembus 210,47 Juta pada Januari–Juli 2026, Meningkat 30,72 Persen

6 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Obligasi Rp5,2 Triliun Buka Babak Baru Biaya LRT Jakarta

6 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Trending di PERON