Menu

Mode Gelap
Peninjauan Lokasi Sidang Sengketa, Tanah 5,25 Meter Jadi Objek Perselisihan KAI Dukung Penuh Investigasi KNKT Atas Kejadian di Stasiun Bekasi Timur Sinergi TPK Berlian–TKBM Tanjung Perak Tingkatkan Kompetensi 835 Pekerja Pelabuhan Jumat Berkah Peduli Wujud Kepedulian Polri Dan Sosialisasikan Layanan Polri 110 Nenek 101 Tahun Asal Aceh Berangkat Haji, Bukti Penantian Panjang Menuju Tanah Suci AirNav–CAAS Bahas Penguatan Kolaborasi Pengelolaan Lalu Lintas Udara Asia Pasifik

RAGAM

Nenek 101 Tahun Asal Aceh Berangkat Haji, Bukti Penantian Panjang Menuju Tanah Suci

badge-check


 Nenek 101 Tahun Asal Aceh Berangkat Haji, Bukti Penantian Panjang Menuju Tanah Suci Perbesar

Wartatrans.com, BANDA ACEH — Musim haji tahun 2026 menghadirkan kisah mengharukan dari Aceh. Seorang jamaah calon haji (JCH) tertua asal Kota Langsa bernama Ramlah Sali akhirnya berangkat ke Tanah Suci pada usia 101 tahun.

Kisah nenek Ramlah menjadi perhatian publik karena di usianya yang sangat lanjut, ia masih memiliki semangat kuat untuk menunaikan rukun Islam kelima.

Keberangkatannya disebut sebagai puncak dari doa panjang dan penantian bertahun-tahun menuju Baitullah.

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh menyebutkan bahwa Ramlah tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 4. Sementara jamaah termuda asal Aceh tahun ini berusia 15 tahun bernama Muhammad Al-Faruq Ad-Dawami dari Kabupaten Bener Meriah yang tergabung dalam kloter 14.

Ketua PPIH Embarkasi Aceh, Arijal, mengatakan total jamaah haji Aceh tahun ini mencapai sekitar 5.500 orang termasuk petugas kloter.

Dari jumlah tersebut, jamaah perempuan mendominasi sebanyak 3.326 orang, sedangkan jamaah laki-laki berjumlah 2.174 orang.

Ia juga menjelaskan bahwa mayoritas jamaah Aceh tahun ini merupakan kelompok usia lanjut. Sekitar 41 persen jamaah berusia di atas 60 tahun, sementara jamaah lansia di atas 80 tahun mencapai hampir tiga persen. Karena itu, pelayanan haji tahun ini difokuskan pada layanan ramah lansia dan jamaah risiko tinggi.

 

Pemberangkatan jamaah dilakukan bertahap melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, mulai 6 hingga 20 Mei 2026. Seluruh proses layanan, mulai dari pemeriksaan kesehatan, distribusi dokumen perjalanan, pembagian living cost hingga kartu nusuk dipusatkan di Asrama Haji Embarkasi Aceh.

Kisah Ramlah Sali menjadi simbol kuat bahwa usia bukan penghalang untuk memenuhi panggilan ibadah. Banyak masyarakat Aceh menyebut keberangkatan nenek Ramlah sebagai inspirasi tentang kesabaran, kesehatan, dan keteguhan niat menuju Tanah Suci.*** (Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peninjauan Lokasi Sidang Sengketa, Tanah 5,25 Meter Jadi Objek Perselisihan

9 Mei 2026 - 09:18 WIB

Sinergi TPK Berlian–TKBM Tanjung Perak Tingkatkan Kompetensi 835 Pekerja Pelabuhan

9 Mei 2026 - 05:22 WIB

Jamaah Haji Aceh Tengah Mulai Bersiap Menuju Tanah Suci

8 Mei 2026 - 04:19 WIB

Kartun Tidak Harus Lucu (Mengenang Kartunis Rosyid)

8 Mei 2026 - 00:15 WIB

Heboh Pencabulan Puluhan Santri di Pesantren Pati, Pemprov Jateng Menyisir Tempat Pendidikan

7 Mei 2026 - 18:44 WIB

Scoot Luncurkan Kampanye “Sambal si Petualang”, Angkat Budaya Kuliner Indonesia Lewat Aksesori Perjalanan

7 Mei 2026 - 12:57 WIB

JMSI Sulawesi Tengah Kecam Pernyataan Mantan Direktur RSUD Undata Yang Hina Jurnalis

6 Mei 2026 - 02:35 WIB

Kartunis Dorong Pameran “JAKARTUN” untuk HUT Jakarta ke-499

5 Mei 2026 - 13:46 WIB

Pase Raya Gelar Halal Bihalal, Pererat Warga Aceh Utara di Perantauan

5 Mei 2026 - 10:55 WIB

Massa Aksi Padati Gedung Gubernur Aceh, Tuntut Pencabutan Pergub JKA 2026

4 Mei 2026 - 23:46 WIB

Trending di RAGAM