Menu

Mode Gelap
Konektivitas Kereta dan Pelabuhan Makin Diminati, Tiga Stasiun KAI Layani 3,88 Juta Pelanggan Semester I 2026 Harga Kopi Gayo Menguat, Petani Harapkan Stabilitas Pasar dan Dukungan Pemerintah Divre III Palembang Hadirkan Rangkaian Kereta Ekonomi Premium pada KA Rajabasa, Perjalanan Kini Semakin Nyaman Yatti Surachman Resmikan Kedai Seblak Prasmanan & Ayam Penyet Sambel Ijo Gacorrr di Cipayung Tahun Ini Asia Babak Belur, FIFA Masih Pertimbangkan Kuota 12 Tiket untuk Piala Dunia 2030 Semester I 2026, KAI Group Layani Hampir 259 Juta Pelanggan, Naik 7,55 Persen

RAGAM

Nenek 101 Tahun Asal Aceh Berangkat Haji, Bukti Penantian Panjang Menuju Tanah Suci

badge-check


 Nenek 101 Tahun Asal Aceh Berangkat Haji, Bukti Penantian Panjang Menuju Tanah Suci Perbesar

Wartatrans.com, BANDA ACEH — Musim haji tahun 2026 menghadirkan kisah mengharukan dari Aceh. Seorang jamaah calon haji (JCH) tertua asal Kota Langsa bernama Ramlah Sali akhirnya berangkat ke Tanah Suci pada usia 101 tahun.

Kisah nenek Ramlah menjadi perhatian publik karena di usianya yang sangat lanjut, ia masih memiliki semangat kuat untuk menunaikan rukun Islam kelima.

Keberangkatannya disebut sebagai puncak dari doa panjang dan penantian bertahun-tahun menuju Baitullah.

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh menyebutkan bahwa Ramlah tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 4. Sementara jamaah termuda asal Aceh tahun ini berusia 15 tahun bernama Muhammad Al-Faruq Ad-Dawami dari Kabupaten Bener Meriah yang tergabung dalam kloter 14.

Ketua PPIH Embarkasi Aceh, Arijal, mengatakan total jamaah haji Aceh tahun ini mencapai sekitar 5.500 orang termasuk petugas kloter.

Dari jumlah tersebut, jamaah perempuan mendominasi sebanyak 3.326 orang, sedangkan jamaah laki-laki berjumlah 2.174 orang.

Ia juga menjelaskan bahwa mayoritas jamaah Aceh tahun ini merupakan kelompok usia lanjut. Sekitar 41 persen jamaah berusia di atas 60 tahun, sementara jamaah lansia di atas 80 tahun mencapai hampir tiga persen. Karena itu, pelayanan haji tahun ini difokuskan pada layanan ramah lansia dan jamaah risiko tinggi.

 

Pemberangkatan jamaah dilakukan bertahap melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, mulai 6 hingga 20 Mei 2026. Seluruh proses layanan, mulai dari pemeriksaan kesehatan, distribusi dokumen perjalanan, pembagian living cost hingga kartu nusuk dipusatkan di Asrama Haji Embarkasi Aceh.

Kisah Ramlah Sali menjadi simbol kuat bahwa usia bukan penghalang untuk memenuhi panggilan ibadah. Banyak masyarakat Aceh menyebut keberangkatan nenek Ramlah sebagai inspirasi tentang kesabaran, kesehatan, dan keteguhan niat menuju Tanah Suci.*** (Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sebaran Abu Vulkanik Gunung Krakatau Bergerak ke Barat, Belum Berdampak pada Bandara dan Jalur Penerbangan

4 Juli 2026 - 15:09 WIB

Hindari Bom Waktu Sampah, Jakarta Siapkan Tarif Bayar Sesuai Beban 

4 Juli 2026 - 06:38 WIB

Halimah Munawir Podcast Roadshow Hadir di Symphony & Harmony IWAPI DKI Jakarta

3 Juli 2026 - 21:59 WIB

Perkuat Kualitas Layanan, IPCC Gelar Management Walkthrough di Terminal Satelit Banjarmasin

3 Juli 2026 - 21:05 WIB

Masyarakat Beutong Ateuh Menjaga Warisan Alam, Sejahtera Karena Hutan Bukan Tambang

3 Juli 2026 - 15:29 WIB

Bagian dari Ekosistem Astra, FIFGROUP Perkuat Pemberdayaan Masyarakat melalui Desa Sejahtera Astra

3 Juli 2026 - 15:14 WIB

Pelindo Terminal Petikemas Berikan Wajah Baru Sarana Publik Masyarakat Ring 1 Terminal Teluk Lamong

3 Juli 2026 - 14:24 WIB

Pengoperasian QCC 004 Perkuat Daya Saing Pelabuhan Panjang sebagai Gerbang Logistik Sumatera

3 Juli 2026 - 13:35 WIB

13 Tahun, Mengabdi Direktur Ernawati Komit Bawa PT CMN Melayani Sepenuh Hati

3 Juli 2026 - 12:41 WIB

Cost Sharing ala Carpooling: Solusi Atasi Kemacetan, Biaya Energi dan Emisi Karbon

3 Juli 2026 - 12:28 WIB

Trending di RAGAM