Menu ✖

Mode Gelap
Arus Petikemas Terus Menguat, Terminal Teluk Lamong Catat 2,29 Juta TEUs Sewa Bus DAMRI, Pilihan Tepat untuk Perjalanan Bersama yang Nyaman Pelindo Regional 4 Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Makassar Kolaborasi Bersama HRI Team Management, IPCC Turut Mendukung Distribusi Unit Kendaraan Balap ke Mandalika Festival of Speed 2026 Persoalan Aceh Singkil Tak Kunjung Tuntas, Mahasiswa Kirim Petisi ke Presiden Prabowo Dua Kali Tak Penuhi Panggilan KPK, Nusron Wahid Terancam Dijemput Paksa

RAGAM

Nenek 101 Tahun Asal Aceh Berangkat Haji, Bukti Penantian Panjang Menuju Tanah Suci

badge-check


 Nenek 101 Tahun Asal Aceh Berangkat Haji, Bukti Penantian Panjang Menuju Tanah Suci Perbesar

Wartatrans.com, BANDA ACEH — Musim haji tahun 2026 menghadirkan kisah mengharukan dari Aceh. Seorang jamaah calon haji (JCH) tertua asal Kota Langsa bernama Ramlah Sali akhirnya berangkat ke Tanah Suci pada usia 101 tahun.

Kisah nenek Ramlah menjadi perhatian publik karena di usianya yang sangat lanjut, ia masih memiliki semangat kuat untuk menunaikan rukun Islam kelima.

Keberangkatannya disebut sebagai puncak dari doa panjang dan penantian bertahun-tahun menuju Baitullah.

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh menyebutkan bahwa Ramlah tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 4. Sementara jamaah termuda asal Aceh tahun ini berusia 15 tahun bernama Muhammad Al-Faruq Ad-Dawami dari Kabupaten Bener Meriah yang tergabung dalam kloter 14.

Ketua PPIH Embarkasi Aceh, Arijal, mengatakan total jamaah haji Aceh tahun ini mencapai sekitar 5.500 orang termasuk petugas kloter.

Dari jumlah tersebut, jamaah perempuan mendominasi sebanyak 3.326 orang, sedangkan jamaah laki-laki berjumlah 2.174 orang.

Ia juga menjelaskan bahwa mayoritas jamaah Aceh tahun ini merupakan kelompok usia lanjut. Sekitar 41 persen jamaah berusia di atas 60 tahun, sementara jamaah lansia di atas 80 tahun mencapai hampir tiga persen. Karena itu, pelayanan haji tahun ini difokuskan pada layanan ramah lansia dan jamaah risiko tinggi.

 

Pemberangkatan jamaah dilakukan bertahap melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, mulai 6 hingga 20 Mei 2026. Seluruh proses layanan, mulai dari pemeriksaan kesehatan, distribusi dokumen perjalanan, pembagian living cost hingga kartu nusuk dipusatkan di Asrama Haji Embarkasi Aceh.

Kisah Ramlah Sali menjadi simbol kuat bahwa usia bukan penghalang untuk memenuhi panggilan ibadah. Banyak masyarakat Aceh menyebut keberangkatan nenek Ramlah sebagai inspirasi tentang kesabaran, kesehatan, dan keteguhan niat menuju Tanah Suci.*** (Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sewa Bus DAMRI, Pilihan Tepat untuk Perjalanan Bersama yang Nyaman

19 Oktober 2026 - 22:52 WIB

Pelindo Regional 4 Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Makassar

19 Oktober 2026 - 22:42 WIB

Persoalan Aceh Singkil Tak Kunjung Tuntas, Mahasiswa Kirim Petisi ke Presiden Prabowo

19 Oktober 2026 - 21:48 WIB

Dua Kali Tak Penuhi Panggilan KPK, Nusron Wahid Terancam Dijemput Paksa

19 Oktober 2026 - 19:51 WIB

Cegah Abrasi Pantura Jawa, AHY Tanam Mangrove Berteknologi HexBricks

19 Oktober 2026 - 18:28 WIB

BKKP Kemenhub Catat Berbagai Prestasi Strategis

19 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tak Lagi Menunggu Warga Datang, Disdukcapil Kabupaten Bogor Jemput Bola Layani Masyarakat

19 Oktober 2026 - 17:59 WIB

Sungai Cileungsi Kembali Menghitam, H. Fikri Hudi Oktiarwan Minta DLH Kabupaten Bogor Segera Selidiki Dugaan Pencemaran

19 Oktober 2026 - 12:57 WIB

Arif H. Rumagesan Resmi Dilantik Jadi Sekda Fakfak

19 Oktober 2026 - 11:05 WIB

Peringati Maulid Nabi, POC IND Aceh Gelar Kopdar ke-II di Bireuen, Perkuat Silaturahmi dan Solidaritas

19 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Trending di RAGAM