Menu

Mode Gelap
Heboh Pencabulan Puluhan Santri di Pesantren Pati, Pemprov Jateng Menyisir Tempat Pendidikan Kolaborasi Kemenhub dan InJourney Airports Perkuat Konektivitas Udara  Embarkasi Gelombang Pertama Rampung, Bandara Juanda Mulai Angkut Jemaah Haji ke Mekkah  Mantap, Bisnis MRO Garuda Indonesia Group Bukukan Laba 78,28% di Kuartal I-2026 PPI Curug Ajak Stakeholder Tingkatkan Keselamatan Operasi Helikopter Kemenhub Susun Quick Win Penanganan Kendaraan ODOL

RAGAM

Heboh Pencabulan Puluhan Santri di Pesantren Pati, Pemprov Jateng Menyisir Tempat Pendidikan

badge-check


 Heboh Pencabulan Puluhan Santri di Pesantren Pati, Pemprov Jateng Menyisir Tempat Pendidikan Perbesar

Wartatrans.com, JATENG — Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menegaskan komitmen jajarannya untuk mengawal tuntas kasus kekerasan seksual di Pesantren Ndolo Kusumo Pati. Kejadian lokal ini heboh dan menjadi perhatian nasional. Seorang oknum pengasuh pondok pesantren berinisial AS diduga mencabuli puluhan santrinya.

Selain mendukung penerapan proses hukum terhadap pelakunya, Pemprov juga menjamin tetap berlanjutnya pendidikan para korban. Ini mengingat masa depan mereka masih panjang.

“Yang lebih penting korbannya. Mereka masih tergolong anak-anak dan usia sekolah, maka kita harus memastikan mereka masih berani untuk sekolah. Ini demi masa depan mereka,” kata Taj Yasin, Kamis (7/5/2026).

Merespons spesifik korban pencabulan di Pati yang berasal dari keluarga duafa dan yatim, Wakil dari Ahmad Luthfi ini memberikan jaminan penuh. “Insyaallah, Pemprov berkomitmen bahwa para korban terutama masyarakat yang tidak mampu akan kita beri sekolah gratis,” janjinya

Wagub juga mengapresiasi keberanian para penyintas dan pendampingan yang diberikan elemen masyarakat termasuk organisasi NU.

“Kami apresiasi kepada masyarakat yang gerak bersama-sama mengajak korban untuk berani berbicara,” kata Gus Yasin panggilan akrabnya.

 

Dalam kesempatan ini juga disampaikan bahwa Pemprov Jateng sedang giat mengoptimalkan program Kecamatan Berdaya sebagai garda terdepan perlindungan warga rentan.

Program termaksud fokus pada pemberdayaan dan pendampingan hukum bagi anak-anak, perempuan, lansia, dan penyandang disabilitas.

Misi kemanusiaan ini bekerja sama dengan NU dan Muhammadiyah melalui Fatayat, Muslimat, maupun Aisyiyah dan telah bergerak melatih paralegal di 35 kabupaten / kota di Jateng.

Tak hanya di pesantren, langkah preventif juga dilaksanakan di sekolah – sekolah umum. Melalui skema deteksi dini kesehatan, dilakukan screening untuk mengungkap adanya potensi kekerasan seksual berupa pencabulan maupun perundungan di tempat pendidikan.

Khusus pengawasan di lingkungan pesantren, kolaborasinya dengan Rabithah Ma’ahid al-Islamiyah (RMI). Program bernama Tilik Pesantren ini mengedukasi Pengasuh Pesantren dalam menanggulangi kekerasan terhadap santrinya. Terkhusus perempuan dan anak.

Agenda tanggal 10 Mei 2026, RMI Putri menyisir pesantren-pesantren di wilayah Jateng bagian barat.

Secara regulasi, Jateng telah memiliki Perda Ketahanan Keluarga. Semua peraturan akan dievaluasi dan diperkuat agar jadi payung hukum melindungi keluarga maupun lembaga pendidikan dari segala bentuk kekerasan.*** (Slamet Widodo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Scoot Luncurkan Kampanye “Sambal si Petualang”, Angkat Budaya Kuliner Indonesia Lewat Aksesori Perjalanan

7 Mei 2026 - 12:57 WIB

Pojok Baca Edukasi Polsek Kalibaru: Menumbuhkan Minat Baca dan Kepedulian Gizi Anak Sejak Dini

6 Mei 2026 - 16:18 WIB

JMSI Sulawesi Tengah Kecam Pernyataan Mantan Direktur RSUD Undata Yang Hina Jurnalis

6 Mei 2026 - 02:35 WIB

Respon Cepat Pengaduan Layanan Polri 110, Polisi Datangi Mess ABK di Muara Angke Jakut

5 Mei 2026 - 15:36 WIB

Kartunis Dorong Pameran “JAKARTUN” untuk HUT Jakarta ke-499

5 Mei 2026 - 13:46 WIB

Pase Raya Gelar Halal Bihalal, Pererat Warga Aceh Utara di Perantauan

5 Mei 2026 - 10:55 WIB

Massa Aksi Padati Gedung Gubernur Aceh, Tuntut Pencabutan Pergub JKA 2026

4 Mei 2026 - 23:46 WIB

Sinergi Pelindo Regional 4 – DPRD, Dorong Pengembangan Pelabuhan Sorong

4 Mei 2026 - 22:40 WIB

Soliditas Jadi Kunci Bertahan Forwan

4 Mei 2026 - 13:20 WIB

Neno Warisman Diharapkan Perkuat Dukungan Negara dalam Pencanangan Bulan Ismail Marzuki

4 Mei 2026 - 11:19 WIB

Trending di RAGAM