Menu ✖

Mode Gelap
DAMRI Perkuat Komitmen Keselamatan dan Kesiapan Layanan Jelang Angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 H. Fikri Hudi Oktiarwan Gelar Pengawasan Pemerintahan Bersama FORKABI di Cibinong, Soroti Kualitas Pelayanan Publik dan Tata Kelola Daerah KAI Group Layani 442,5 Juta Pelanggan hingga Oktober 2026, Naik 6,86 Persen GAPEKA 2026: KAI Tambah Pemberhentian Kereta Jarak Jauh di Bekasi, Cikarang, dan Jatinegara Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Ditangkap dan Ditahan di Mako Brimob Sumpah Alternatif Atau Pilihan Terakhir Penyelesaian Perkara Di Masyarakat Gayo

Uncategorized

Stasiun Bekasi Perkuat Peran Simpul Integrasi Transportasi, Mobilitas Pemudik Lebaran Meningkat

badge-check


 Stasiun Bekasi Perkuat Peran Simpul Integrasi Transportasi, Mobilitas Pemudik Lebaran Meningkat Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Pergerakan masyarakat pada awal masa Angkutan Lebaran 2026 menunjukkan peningkatan mobilitas di kawasan penyangga Jakarta. Aktivitas perjalanan menuju berbagai daerah mulai terlihat sejak pertengahan Maret, seiring masyarakat memanfaatkan kereta api sebagai moda transportasi utama untuk perjalanan mudik. Dalam dinamika tersebut, Stasiun Bekasi berkembang sebagai salah satu simpul penting yang menghubungkan perjalanan komuter dengan layanan kereta api jarak jauh.

Selama empat hari pertama masa Angkutan Lebaran 2026, Stasiun Bekasi mencatat aktivitas pengguna KRL yang cukup tinggi. Tercatat 169.536 pelanggan melakukan gate in dan 161.244 pelanggan melakukan gate out melalui stasiun ini. Angka tersebut menggambarkan intensitas mobilitas komuter yang memanfaatkan jaringan KRL sebagai akses menuju berbagai tujuan perjalanan.

Pergerakan tersebut kemudian berkaitan erat dengan pola perjalanan mudik yang mulai terbentuk. Pada awal periode Angkutan Lebaran tahun ini, volume pengguna KRL di Stasiun Bekasi mendekati dua kali lipat dibandingkan volume pada akhir pekan biasa. Kondisi ini menunjukkan bahwa banyak masyarakat memanfaatkan KRL untuk menuju Stasiun Bekasi sebelum melanjutkan perjalanan menggunakan kereta api jarak jauh menuju kota tujuan.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan bahwa perkembangan mobilitas tersebut memperlihatkan semakin pentingnya peran Stasiun Bekasi dalam jaringan transportasi berbasis rel di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya.

“Stasiun Bekasi menjadi simpul integrasi perjalanan bagi masyarakat dari kawasan timur Jabodetabek. Pelanggan memanfaatkan layanan KRL untuk menuju stasiun ini, kemudian melanjutkan perjalanan menggunakan kereta api jarak jauh menuju berbagai kota tujuan mudik,” ujar Anne, Senin (16/3/2026).

Peran tersebut tercermin dari jumlah pelanggan kereta api jarak jauh yang memanfaatkan Stasiun Bekasi sebagai titik keberangkatan. Selama periode Angkutan Lebaran 11 Maret hingga 1 April 2026, tercatat 103.618 pelanggan telah dan akan berangkat dari Stasiun Bekasi. Pada periode yang sama, stasiun ini juga menjadi salah satu titik kedatangan penting dengan 109.852 pelanggan yang tiba.

Tingginya mobilitas pelanggan tersebut selaras dengan frekuensi perjalanan kereta api yang melintas setiap hari. Dalam operasional harian, Stasiun Bekasi melayani sekitar 278 perjalanan Commuter Line serta 109 perjalanan kereta api jarak jauh. Dengan demikian, terdapat sekitar 387 perjalanan kereta api penumpang yang naik dan turun di stasiun ini setiap harinya.

Frekuensi perjalanan yang besar tersebut memperkuat posisi Stasiun Bekasi sebagai stasiun penyangga utama bagi Stasiun Gambir dan Pasar Senen, khususnya bagi masyarakat yang berasal dari wilayah Bekasi, Cikarang, Karawang, hingga kawasan timur Jabodetabek. Kehadiran berbagai layanan kereta api di satu simpul yang sama memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk berpindah moda perjalanan dalam satu jaringan transportasi yang terhubung.

Melalui integrasi layanan tersebut, masyarakat memiliki pilihan perjalanan yang lebih fleksibel selama masa Angkutan Lebaran. Keterhubungan antara KRL dan kereta api jarak jauh membantu pelanggan memilih titik keberangkatan yang lebih dekat dengan tempat tinggal, sekaligus mendukung kelancaran arus perjalanan mudik di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya.

“KAI terus memperkuat konektivitas antarlayanan kereta api agar perjalanan pelanggan berlangsung lebih lancar dan terencana. Integrasi ini memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memanfaatkan transportasi publik selama masa Angkutan Lebaran,” tutup Anne.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Management Walkthrough Dorong Optimalisasi Pengawasan dan Perluasan Area Kerja di Surabaya

30 Oktober 2026 - 17:08 WIB

INKA Buka Suara soal KRL CLI-225 Bermasalah, Perbaikan Dipercepat

28 Oktober 2026 - 17:16 WIB

IPCM Catat Pertumbuhan Pendapatan 5,33% hingga Kuartal III 2026

28 Oktober 2026 - 15:12 WIB

Chairil Gibran Ramadhan Perjuangkan Film Biografi Ismail Marzuki

24 Oktober 2026 - 17:18 WIB

Demonstrasi AMSR di Semarang Disertai Aksi Vandalisme

23 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Aksi Demo di Jakarta, KAI Pastikan Kereta dari Gambir Tetap Berangkat Sesuai Jadwal

20 Oktober 2026 - 10:48 WIB

​Seleksi Ketat! 60 Calon Kepala Sekolah di Fakfak Ikuti Pelatihan dan OJT Hingga 28 Oktober

19 Oktober 2026 - 10:09 WIB

KKP Segel Tambak Udang 7,71 Hektare di Karimunjawa, Ada Apa?

14 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Indonesia Raih Kenaikan Kuota Tuna Sirip Biru Selatan 25 Persen, Jadi 1.670 Ton per Tahun

12 Oktober 2026 - 14:21 WIB

KKP Siapkan Produk Lele dan Nila Siap Masak untuk SPPG

10 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Trending di Uncategorized