Menu ✖

Mode Gelap
Demonstrasi AMSR di Semarang Disertai Aksi Vandalisme Asap Karhutla Meluas hingga NTT, Pengguna Jasa Agar Cek Status Penerbangan CSR Bank BJB Biayai 3 Halte Transjakarta di Jatiasih TNI AU Uji Pendaratan Pesawat Tempur di Tol Paspro Pelindo Regional 4 Perkuat Budaya HSSE melalui Pelatihan Tanggap Darurat DAMRI Uji Coba Bus Listrik di Kota Serang, Dukung Transportasi Publik Berkelanjutan

Uncategorized

Demonstrasi AMSR di Semarang Disertai Aksi Vandalisme

badge-check


 Demonstrasi AMSR di Semarang Disertai Aksi Vandalisme Perbesar

Wartatrans.com,, Aliansi Mahasiswa Semarang Raya (AMSR) mengadakan demonstrasi di Bundaran Air Mancur, Kamis (22/10/2026). Mereka berasal dari Universitas Diponegoro, Universitas Negeri Semarang, UIN Walisongo, Universitas Wahid Hasyim, Universitas Semarang, Politeknik Negeri Semarang, dan Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa membawa poster dan spanduk berisi kritik terhadap dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Roy Hardi Siahaan menemui mereka tanpa pengawalan.

Di tengah kerumunan para pendemo, Kapolda mengajak para mahasiswa untuk tetap menjaga ketertiban dan keamanan dalam menyampaikan aspirasi.

“Kami dari Kepolisian menghormati hak masyarakat menyampaikan pendapat di muka umum serta berkomitmen mengawal aksi dengan pendekatan humanis dan persuasif.

Kami juga yakin mahasiswa menjaga ketertiban dan keamanan,” kata Roy.

Sementara itu, salah satu perwakilan mahasiswa dari Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Semarang, Bima mengatakan bahwa demo tidak semata membawa kepentingan mahasiswa di Semarang maupun Jawa Tengah.

“Kami bukan berbicara sebagai warga kota Semarang ataupun Jawa Tengah. Kami mewakili aspirasi rakyat Indonesia,” ujar Bima. Mewakili aliansi, dirinya menyampaikan lima tuntutan aksi yang mereka lakukan.

Pertama, menstabilkan harga dan mempermudah akses masyarakat mendapat kebutuhan pokok termasuk BBM

Kedua, mengembalikan TNI dan Polri pada fungsi utamanya

Ketiga, melakukan evaluasi total terhadap proyek strategis nasional

Keempat, mengembalikan hak atas tanah kepada rakyat serta memulihkan wilayah terdampak bencana

Kelima, menghentikan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme di lingkungan pemerintahan.

Aksi penyampaian aspirasi yang dimulai pukul 16.00 WIB dan berakhir sekira jam 18.40 WIB sempat disertai tindakan vandalisme dan pembakaran gambar seorang pejabat negara.***

(Slamet Widodo)

Baca Lainnya

Aksi Demo di Jakarta, KAI Pastikan Kereta dari Gambir Tetap Berangkat Sesuai Jadwal

20 Oktober 2026 - 10:48 WIB

​Seleksi Ketat! 60 Calon Kepala Sekolah di Fakfak Ikuti Pelatihan dan OJT Hingga 28 Oktober

19 Oktober 2026 - 10:09 WIB

KKP Segel Tambak Udang 7,71 Hektare di Karimunjawa, Ada Apa?

14 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Indonesia Raih Kenaikan Kuota Tuna Sirip Biru Selatan 25 Persen, Jadi 1.670 Ton per Tahun

12 Oktober 2026 - 14:21 WIB

KKP Siapkan Produk Lele dan Nila Siap Masak untuk SPPG

10 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Trenggono Tekankan Komunikasi Publik untuk Kawal Enam Program Prioritas KKP

8 Oktober 2026 - 06:45 WIB

Kabupaten Blora Uji Coba Pelaksanaan MBG Secara Prasmanan

6 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Alutsista Indonesia Makin Modern: Rafale, A400M, Scorpene hingga Kapal Induk Pertama Perkuat Pertahanan Nasional

5 Oktober 2026 - 20:21 WIB

760 Ribu WNA Gunakan Layanan KAI Group hingga Agustus 2026, Perjalanan Wisata Antarkota Terus Tumbuh

4 Oktober 2026 - 14:05 WIB

DPD Tani Merdeka Indonesia Aceh Tengah Ucapkan Selamat atas Pelantikan Plt. Kepala Dinas Pertanian

1 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Trending di Uncategorized