Menu ✖

Mode Gelap
Industri Pelayaran Kejar Nilai Ekspor, Bukan Sekadar Tambah Kapal BNI Tawarkan Investasi SBN SBR015 via wondr, Imbal Hasil hingga 6,85% APJAPI Nilai Layanan Bagasi Citilink Bertentangan dengan Aturan Yes, BNI Tingkatkan Layanan Keuangan Digital bagi Nasabah Emerald dan Private 8.336 Peserta Rekrutmen KAI Jalani Seleksi Kesehatan di Klinik Mediska Manggarai Kabupaten Blora Uji Coba Pelaksanaan MBG Secara Prasmanan

Uncategorized

Kabupaten Blora Uji Coba Pelaksanaan MBG Secara Prasmanan

badge-check


 Kabupaten Blora Uji Coba Pelaksanaan MBG Secara Prasmanan Perbesar

Wartatrans.com, BLORA — Kabupaten Blora Jawa Tengah termasuk salah satu dari 42 daerah di Indonesia yang ditunjuk jadi piloting project penyajian menu Makan Bergizi Gratis (MBG) secara prasmanan. Tempatnya adalah di SDN 5 Ngawen Blora sedangkan pelaksanaannya dimulai Senin (05/10/2026).

MBG prasmanan prosesnya beda dari biasanya. Kali ini makanan disajikan di aula sekolah dan para siswa mengambilnya sendiri sesuai kebutuhan masing-masing.

Hal ini dikatakan Bupati Blora Arief Rohman sehabis memantau pelaksanaannya, “Hanya 42 daerah di Indonesia yang jadi piloting project MBG prasmanan. Kabupaten Blora termasuk dan para siswa merespon secara positif. Mereka lebih senang mengambil makanan sendiri sesuai dengan porsi yang mereka inginkan.”

Lebih lanjut Arief mengutarakan jika dalam dua minggu pelaksanaan MBG prasmanan berhasil, nantinya akan dilanjutkan ke sekolah di seluruh Blora.

Sementara itu, Koordinator Wilayah (Korwil) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Blora Artika Diannita mengatakan pihaknya melakukan pemantauan dan mencatat hasil pelaksanaan di lapangan, lantas melaporkannya ke Badan Gizi Nasional (BGN).

“Kami akan melaporkan hasil pelaksanaan di lapangan kepada BGN. Apakah dilanjutkan atau ada evaluasi, itu jadi wewenang mereka,” ujar Artika.

Di tempat terpisah, Kepala BGN Sudaryono mengutarakan bahwa dengan uji coba MBG prasmanan diharapkan memberikan gambaran terkait kesesuaian porsi, tingkat konsumsi makanan oleh siswa, serta pengurangan makanan yang tersisa.

Selain itu Mas Dar menyatakan hasil evaluasi uji coba di 42 daerah Indonesia ini jadi pertimbangan BGN menentukan keberlanjutan penerapan sistem MBG. Apakah seperti awal atau model baru yaitu prasmanan. Pemberlakuaannya tidak hanya di Kabupaten Blora saja tetapi secara lebih luas.***

(Aditiya Widodo Putra)

Baca Lainnya

Alutsista Indonesia Makin Modern: Rafale, A400M, Scorpene hingga Kapal Induk Pertama Perkuat Pertahanan Nasional

5 Oktober 2026 - 20:21 WIB

760 Ribu WNA Gunakan Layanan KAI Group hingga Agustus 2026, Perjalanan Wisata Antarkota Terus Tumbuh

4 Oktober 2026 - 14:05 WIB

DPD Tani Merdeka Indonesia Aceh Tengah Ucapkan Selamat atas Pelantikan Plt. Kepala Dinas Pertanian

1 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Dinas Sosial Kabupaten Fakfak Prioritaskan Pembenahan Data demi Bantuan Tepat Sasaran

28 September 2026 - 16:04 WIB

Penumpang Melahirkan di Kereta KRL Rute Serpong

24 September 2026 - 18:46 WIB

Afternoon Coffee KSOP Muara Angke, Bahas Manifest, Kespel, dan Kesiapsiagaan Darurat

21 September 2026 - 22:25 WIB

Ultrajaya dan Frisian Flag Bersatu, Peta Susu RI Berubah

21 September 2026 - 21:53 WIB

Jakarta-New York: Diplomasi Kota, Transportasi, dan Rp5,2 Triliun

21 September 2026 - 21:47 WIB

Akses Utama Pemkab Fakfak Ditutup Tanpa Alasan Jelas, Pelayanan Publik Dipertanyakan

21 September 2026 - 20:27 WIB

Sanfest 2026: Ketika Santri Menggerakkan Ayat Al-Qur’an Melalui Film

21 September 2026 - 19:30 WIB

Trending di Uncategorized