Wartatrans.com, JAKARTA – Pembangunan tiga halte Transjakarta di Jatiasih, Kota Bekasi, mendapat dukungan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Bank BJB sebesar Rp400 juta.
Fasilitas di Komsen dan Cipendawa tersebut disiapkan untuk menunjang layanan Transjabodetabek rute B41 Vida Bekasi–Cawang Sentral.
Besarnya penggunaan layanan B41 tergambar dalam materi presentasi Dinas Perhubungan DKI Jakarta pada forum Busworld Southeast Asia 2026, yang mencatat 1.548.030 penumpang pada periode yang dilaporkan.
Angka tersebut mencakup seluruh rute B41, bukan jumlah penumpang yang naik atau turun khusus di Komsen.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan Kota Bekasi Soenaryo mengatakan, pembangunan tiga halte direncanakan berlangsung bertahap.
Fasilitas itu terdiri atas satu halte di Komsen dan dua halte di Cipendawa, masing-masing untuk melayani keberangkatan dan kedatangan penumpang.
“Anggarannya turun jadi Rp400 juta untuk dua lokasi,” ujar Soenaryo, Kamis (22/10/2026),
Sebelumnya rencana pembiaayan diusulkan sebesar Rp500 juta.
Persiapan pembangunan dilakukan melalui pemeriksaan dan pengukuran lokasi pada Jumat (16/10/2026), dengan melibatkan Dishub Kota Bekasi, Bank BJB, Transjakarta, dan sejumlah perangkat daerah.
Dalam proses tersebut, lokasi halte Komsen dipindahkan dari sekitar McDonald’s Jatiasih ke depan Pos Polisi Subsektor Jatiasih.
Soenaryo menjelaskan, lokasi awal dinilai terlalu dekat dengan persimpangan dan akses gerbang tol sehingga berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas saat bus berhenti untuk menaikkan atau menurunkan penumpang.
“Khawatirnya bisa mengganggu kelancaran lalu lintas ketika bus berhenti untuk menaikkan atau menurunkan penumpang,” katanya.
Dari sisi perencanaan transportasi, Muh Azis Muslim, akademisi Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia, sebelumnya menyoroti pentingnya kesesuaian antara perencanaan layanan, kesiapan infrastruktur, dan koordinasi pemerintah dengan operator.
Pandangan tersebut memberi konteks bahwa peningkatan layanan transportasi tidak hanya bergantung pada operasional bus, tetapi juga kesiapan fasilitas pendukungnya.
B41 diluncurkan pada 15 Mei 2025 untuk menghubungkan kawasan Vida Bekasi dengan Cawang Sentral. Rute sepanjang 42,6 kilometer itu memiliki waktu tempuh pulang-pergi sekitar 160 menit pada jam sibuk dan 120 menit di luar jam sibuk berdasarkan informasi saat peluncuran.
Pembangunan tiga halte diharapkan melengkapi layanan B41. Kecukupan ruang tunggu, akses pejalan kaki, dan keselamatan saat naik-turun bus akan menjadi faktor penting untuk menilai manfaat fasilitas tersebut setelah beroperasi. (Artha Tidar)



























