Menu ✖

Mode Gelap
Menperin Lantik Pengurus Pusat Iperindo Periode 2026–2030 Dampak Karhutla, 3 Laga Bola Isenmulang Pindah Lokasi Menembus Bukit Sejak Zaman Kolonial, Ini 10 Terowongan Kereta Api Tertua Hingga September, Penumpang Transjakarta-MRT-LRT Jakarta Tembus 368,4 Juta MRA Indonesia–Portugal Buka Peluang Awak Kapal Perikanan Indonesia Bekerja di Level Global KAI Layani 394 Juta Pelanggan, Integrasi Kereta dan Transportasi Kota Makin Luas

EKOBIS

Menperin Lantik Pengurus Pusat Iperindo Periode 2026–2030

badge-check


 Pengurus Iperindo dan Menperin Perbesar

Pengurus Iperindo dan Menperin

Wartatrans.com, JAKARTA – Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji melantik Dewan Pengurus Pusat Institusi Perkapalan dan Sarana Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) periode tahun 2026–2030 di Jakarta, Selasa (20/10/2026.

Pelantikan dihadiri antara lain Dirjen Ilmate Kemenperin Setia Diarta,  Sekretaris Jenderal Kemenperin Eko S.A Cahyono, Anggota Komisi VII DPR Bambang Harjo Soekartono, Wakil Ketua Umum Kadin bidang Perindustrian Saleh Husin, Ketua Umum Iperindo Anita Puji Utami serta sejumlah tokoh industri kapal anggota Iperindo, para pengurus, perwakilan pengurus cabang, dan para mitra, asosiasi  maupun  stakeholders Iperindo.

Pelantikan dan pengukuhan  berlangsung hidmat.

Pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan dan dilanjutkan dengan pelantikan oleh Meneprin yang dikuti Ketua Umum Iperindo Anita Puji Utami beserta jajaran pengurus.

Selanjutnya, Menperin menyerahkan bendera pataka kepada Ketua Umum.

Menperin dalam arahannya mengharapkan, Iperindo menjadi mitra strategis Kementerian Perindustrian dalam memperkuat dan mengembangkan industri perkapalan nasional.

“Kinerja industri perkapalan Indonesia menunjukkan perbaikan signifikan pada triwulan II 2026, dengan pertumbuhan mencapai 5,54 persen,” ucapnya.

Capaian ini menjadi sinyal positif bagi sektor alat angkutan, khususnya industri kapal, sekaligus mencerminkan momentum penguatan sektor manufaktur nasional.

Di sisi lain, pembangunan kapal baru selama periode 2021–2025 menunjukkan perkembangan yang fluktuatif. Saat ini, kebutuhan kapal di pasar domestik semakin besar, sementara ketersediaan kapal relatif terbatas. Kalaupun tersedia, harga kapal cenderung mahal.

“Kondisi ini menjadi peluang strategis bagi galangan kapal nasional untuk meningkatkan produksi dan mengambil peran lebih besar dalam memenuhi kebutuhan kapal,” katanya.

Ketum Iperindo Anita  mengatakan, kepengurusan baru berkomitmen memperkuat industri perkapalan nasional melalui optimalisasi kapasitas galangan, transformasi digital, modernisasi fasilitas produksi, serta penerapan konsep green shipyard.

“Iperindo saat ini menaungi 281 perusahaan anggota yang terdiri atas 148 perusahaan galangan kapal, 121 perusahaan industri penunjang, sembilan perusahaan jasa konsultan, dan tiga perusahaan jasa klasifikasi,” jelasnya.

Anggota Iperindo memiliki potensi kapasitas pembangunan kapal baru hingga 1.200 unit kapal per tahun serta kapasitas reparasi kapal  sekitar 36.000 dock space.

Menurut dia, besarnya kapasitas tersebut harus didukung kebijakan pengadaan kapal yang berpihak pada industri dalam negeri, pembiayaan kompetitif, insentif fiskal, penguatan industri komponen, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan teknologi.

“Iperindo harus hadir dengan kerja nyata, solusi nyata, dan keberpihakan yang nyata. Kebutuhan kapal pemerintah, BUMN, dan swasta nasional harus dioptimalkan untuk memperkuat galangan kapal dalam negeri,” ujarnya.

Dia menjelaskan, Iperindo  akan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, BUMN, industri pelayaran, perguruan tinggi, dan lembaga riset untuk mempercepat modernisasi dan digitalisasi galangan,  meningkatkan efisiensi produksi, serta mengembangkan galangan yang ramah lingkungan.

Kehadiran pengusaha muda dalam kepengurusan Iperindo pusat periode 2026–2030, diharapkan membawa energi baru dan memperkuat regenerasi kepemimpinan organisasi.

Melalui kepengurusan baru ini, Iperindo menargetkan industri perkapalan nasional semakin kompetitif, mampu memenuhi kebutuhan armada dalam negeri, mengurangi ketergantungan pada galangan luar negeri, serta memperkuat kemandirian dan konektivitas maritim Indonesia.

Kepengurusan Iperindo

Sementara itu, kepengurusan Iperindo periode tahun 2026-2030 yang mengangkat Ketua Umum Anita Puji Utami dengan wakil Ketua Umum terdiri dari Selamat Budiman, Edy Widarto, Sudirman Saw, Rio Yovian Haminoto.

Adapun Sekretaris Jenderal adalah Steven Angga Prana dan Bendahara Umum Endry Hariadi.

Selain itu, kepengurusan Iperindo juga diisi oleh Dewan Penasehat yang diketuai Bambang Haryo Soekartono. Sedangkan Dewan Pakar diketuai Prof. Syarief Widjaja dan Dewan Pengawas diketuai Go Darmadi.

Struktur organisasi iperindo juga mengangkat 13 bidang yang mencakup bidang Bangunan Baru dengan Ketua Barli Hasan.

Bidang Reparasi Kapal dengan ketua Endi Endrocahyo. Bidang  industri oil and gas bangunan lepas pantai dengan ketua Agus Sakhlan.

Kemudian bidang jaminan mutu dan K3LH yang diketuai oleh Fadjar Haryo Saputro. Bidang struktur tarif yang diketuai oleh Mawan Widodo. Bidang organisasi dan keanggotaan diketuai Imam Kusnandar. Bidang kebijakan publik dan advokasi diketuai Untung Suropati.

Bidang industri kapal nomln ferrous diketuai Oliver William Jost.

Bidang industri penunjang yang diketuai Suwarno. Bidang klasifikasi dan konsultan yang diketuai Arief Budi Permana.

Bidang kordinasi antarlembaga dan asosiasi yang diketuai Michael Sutandar. Bidang kerjasama dan promosi yang diketuai Dian Yudhistira dan bidang pengembangan SDM yang diketuai Muhammad Azis.

Anita meminta pada pengurus pusat  Iperindo untuk memperkuat kolaborasi bersama pengurus cabang, para anggota dan stakeholders guna merealisasikan program kerja yang telah diamanahkan di dalam Rapat Umum Anggota (RUA). (omy)

Baca Lainnya

KKP Catat Kinerja Positif, Produksi Perikanan Capai 26,25 Juta Ton

22 Oktober 2026 - 00:13 WIB

Little Harbour, Dermaga Aman bagi Anak dan Ruang Tenang bagi Orang Tua di Pelindo Regional 2

21 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Wujudkan Pelabuhan Bersih dan Bebas Pungli, IPC TPK Bersama Mitra Operasional Deklarasikan Komitmen Bersama

21 Oktober 2026 - 18:30 WIB

HUT ke-6 Meruorah Komodo Labuan Bajo, Ada Semangat Kebersamaan dan Kolaborasi

21 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Jasa Raharja Terbitkan Jaminan Biaya Perawatan 11 Penumpang Korban Kebakaran KMP Batumandi

21 Oktober 2026 - 14:57 WIB

Pelindo Dukung Pemulihan Ekosistem Mangrove di Wilayah Pantura Demak

21 Oktober 2026 - 14:48 WIB

Pascainsiden KMP Batumandi, ASDP Pastikan Layanan Dermaga Express 1 Pelabuhan Merak Kembali Normal

21 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Menhub Dudy Instruksikan Langkah Penanganan Lebih Lanjut pada Penumpang KMP Batumandi

21 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Sebaran Angkutan Barang KAI di Jawa dan Sumatra Tembus 9,15 Juta Ton

21 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, KNMP Terbukti Jadi Penggerak Ekonomi Pesisir

21 Oktober 2026 - 11:08 WIB

Trending di EKOBIS