Menu ✖

Mode Gelap
Menhub Dudy Pastikan Penanganan dan Pemenuhan Hak-Hak Penumpang KMP Batumandi Tekan Inflasi dan Jaga Daya Beli, Pemkab Fakfak Gelar Gerakan Pangan Murah Peringati Hari Pangan Sedunia ke-46 Whoosh Dukung Sport Tourism, Permudah Pelari Bandung ke Jakarta ASDP Gerak Cepat Tangani Tenggelamnya KMP Batumandi Usai Terbakar Kemenpar: Penerbangan Shenzhen–Jakarta Tingkatkan Kunjungan Wisatawan Tiongkok Dua Tahun Prabowo-Gibran, KKP Perkuat Konservasi Laut dan Pengawasan IUU Fishing

EKOBIS

Tekan Inflasi dan Jaga Daya Beli, Pemkab Fakfak Gelar Gerakan Pangan Murah Peringati Hari Pangan Sedunia ke-46

badge-check


 Tekan Inflasi dan Jaga Daya Beli, Pemkab Fakfak Gelar Gerakan Pangan Murah Peringati Hari Pangan Sedunia ke-46 Perbesar

Wartatrans.com, FAKFAK – Pemerintah Kabupaten Fakfak menggelar peringatan Hari Pangan Sedunia ke-46 yang dipusatkan di Kabupaten Fakfak pada Kamis (22/10/2026) yang berlokasi di Taman Satu Tungku Tiga Batu, Meskipun peringatan hari pangan  nasional sempat mengalami penundaan akibat padatnya agenda nasional, kegiatan yang mengusung tema “Innovate Today, Nourish Tomorrow” ini tetap berlangsung khidmat dan serentak secara daring dari pusat hingga daerah.

Peringatan tahun ini tidak sekadar seremonial. Pemerintah Daerah bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah instansi terkait merangkumnya dalam aksi nyata melalui Gerakan Pangan Murah.

Kegiatan ini menjadi respons cepat terhadap tren kenaikan harga komoditas pangan yang berpotensi menekan daya beli masyarakat, khususnya kelompok rentan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Fakfak, Arif H. Rumagesan, S.Sos., M.AP., yang mewakili Bupati Fakfak Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP., secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Sekda menegaskan bahwa ketersediaan bahan pangan menjadi perhatian serius pemerintah karena fluktuasi harga berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

“Kegiatan ini adalah langkah nyata untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau, menjaga stabilitas harga di daerah, serta memperkuat ketahanan pangan berkelanjutan,” ujar Arif H. Rumagesan di hadapan peserta yang hadir.

Hadir dalam kesempatan tersebut unsur Forkopimda, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta perwakilan dari Kodim dan Polres Fakfak.

Kolaborasi lintas sektor ini menjadi kunci suksesnya acara, mulai dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, hingga Perum Bulog Fakfak.

Antisipasi Lonjakan Harga dan Inflasi

Ketua Panitia sekaligus Penjabat Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Fakfak, Muhammad Sholeh, S.Hut., M.Si., menjelaskan bahwa latar belakang kegiatan ini adalah upaya merespons kenaikan harga pangan yang terus meningkat.

Menurutnya, gerakan pangan murah ini bertujuan menekan angka inflasi dan mengantisipasi risiko kenaikan harga jangka panjang.

“Kami melibatkan 12 distributor besar, dan 7 di antaranya berpartisipasi aktif, termasuk Dewata dan toko-toko besar lainnya. Ini bentuk kerja sama antara Pemda, Polres, Kodim, dan Perum Bulog,” jelas Sholeh.

Dalam pelaksanaannya, pasar murah ini menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran.

Pemerintah bersama instansi terkait melakukan pengawasan ketat agar tidak terjadi praktik penimbunan atau pembelian borongan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Himbauan untuk Masyarakat dan Pelaku Usaha

Dalam wawancaranya dengan media, Sekda Arif H. Rumagesan menekankan pentingnya peran serta semua pihak. Ia mengajak para distributor dan pelaku usaha untuk menjaga kelancaran distribusi dan mengutamakan kepentingan masyarakat.

“Kami minta perangkat daerah terus memantau ketersediaan dan perkembangan harga. Kepada distributor, jangan ada penimbunan. Dan kepada masyarakat, mari bijak berbelanja serta manfaatkan pangan lokal seperti keladi dan pisang yang melimpah di Fakfak,” imbaunya.

Pemerintah berencana memperpanjang kegiatan pasar murah jika animo masyarakat tinggi. Selain itu, kegiatan serupa dijadwalkan kembali menjelang perayaan Natal mendatang. Masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan momentum ini untuk memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih stabil, sekaligus mendukung program ketahanan pangan daerah melalui pemanfaatan lahan kosong untuk tanaman lokal.*** (ASAH)

Baca Lainnya

ASDP Gerak Cepat Tangani Tenggelamnya KMP Batumandi Usai Terbakar

22 Oktober 2026 - 11:26 WIB

Menperin Lantik Pengurus Pusat Iperindo Periode 2026–2030

22 Oktober 2026 - 07:59 WIB

KKP Catat Kinerja Positif, Produksi Perikanan Capai 26,25 Juta Ton

22 Oktober 2026 - 00:13 WIB

Wujudkan Pelabuhan Bersih dan Bebas Pungli, IPC TPK Bersama Mitra Operasional Deklarasikan Komitmen Bersama

21 Oktober 2026 - 18:30 WIB

HUT ke-6 Meruorah Komodo Labuan Bajo, Ada Semangat Kebersamaan dan Kolaborasi

21 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Jasa Raharja Terbitkan Jaminan Biaya Perawatan 11 Penumpang Korban Kebakaran KMP Batumandi

21 Oktober 2026 - 14:57 WIB

Pelindo Dukung Pemulihan Ekosistem Mangrove di Wilayah Pantura Demak

21 Oktober 2026 - 14:48 WIB

Sebaran Angkutan Barang KAI di Jawa dan Sumatra Tembus 9,15 Juta Ton

21 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, KNMP Terbukti Jadi Penggerak Ekonomi Pesisir

21 Oktober 2026 - 11:08 WIB

Prabowo Terima Rekomendasi DEN, Bahas Strategi Penguatan Ekonomi Nasional

21 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Trending di EKOBIS