Menu ✖

Mode Gelap
ASDP Gerak Cepat Tangani Tenggelamnya KMP Batumandi Usai Terbakar Kemenpar: Penerbangan Shenzhen–Jakarta Tingkatkan Kunjungan Wisatawan Tiongkok Dua Tahun Prabowo-Gibran, KKP Perkuat Konservasi Laut dan Pengawasan IUU Fishing KAI Angkut 50,75 Juta Ton Barang hingga September 2026, Angkutan Nonbatu Bara Tumbuh Hemat Biaya hingga Tekan Polusi, Commuter Line Jabodetabek Layani 349 Juta Pengguna Menperin Lantik Pengurus Pusat Iperindo Periode 2026–2030

NASIONAL

Dua Tahun Prabowo-Gibran, KKP Perkuat Konservasi Laut dan Pengawasan IUU Fishing

badge-check


 Dua Tahun Prabowo-Gibran, KKP Perkuat Konservasi Laut dan Pengawasan IUU Fishing Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatatkan capaian penting dalam menjaga keberlanjutan ekosistem laut pada dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Hingga Oktober 2026, kawasan konservasi laut Indonesia telah mencapai 31,6 juta hektare, dan pengawasan terhadap praktik illegal unreported unregulated (IUU) fishing pun gencar dilakukan.

“Capaian ini menunjukkan komitmen pemerintah di bawah kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo untuk menjaga laut kita, baik dari sisi kelestarian ekosistem maupun kedaulatan sumber daya perikanan,” ungkap Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dalam siaran resmi di Jakarta, Kamis (21/10/2026).

Luas kawasan konservasi laut yang mencapai 31,6 juta hektare per Oktober 2026 menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan sumber daya kelautan dan perikanan. Kawasan konservasi berperan melindungi habitat dan keanekaragaman hayati laut, sekaligus menjaga daya dukung stok ikan yang menjadi sumber penghidupan nelayan dan masyarakat pesisir.

Di sisi pengawasan, KKP mencatat jumlah kapal illegal fishing yang ditangkap sebanyak 88 kapal pada 2024 dan meningkat menjadi 355 kapal pada 2025. Sedangkan hingga September 2026, jumlah kapal pelaku IUU fishing yang diamankan sebanyak 154 kapal illegal fishing.

Menteri Trenggono menegaskan, perluasan kawasan konservasi dan penindakan illegal fishing merupakan dua upaya yang saling melengkapi. Konservasi menjaga ekosistem laut tetap lestari, sedangkan pengawasan memastikan sumber daya ikan Indonesia tidak dieksploitasi secara ilegal.

“Laut yang sehat dan terlindungi dari pencurian ikan akan memberikan manfaat jangka panjang bagi nelayan dan generasi mendatang. Karena itu, KKP akan terus memperkuat pengawasan dan menjaga kawasan konservasi laut,” ungkap Menteri Trenggono.(fahmi)

Baca Lainnya

MRA Indonesia–Portugal Buka Peluang Awak Kapal Perikanan Indonesia Bekerja di Level Global

22 Oktober 2026 - 06:24 WIB

KKP Catat Kinerja Positif, Produksi Perikanan Capai 26,25 Juta Ton

22 Oktober 2026 - 00:13 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, KKP Pulihkan Usaha Perikanan Pascabencana Sumatra

21 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Napas Lega Petani Indonesia: Gebrakan 2 Tahun Presiden Prabowo Turunkan Harga Pupuk dan Kunci Harga Gabah ‎

21 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Greenpeace Indonesia Gelar Aksi Damai, 11 Aktivis Sempat Ditangkap Aparat

21 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Pangkalan PLP Tanjung Priok Kerahkan Kekuatan Armada untuk Tangani Kebakaran KMP Batumandi di Selat Sunda

20 Oktober 2026 - 23:01 WIB

Sekjen PBB Sambangi Hambalang, Prabowo Bahas Perdamaian Dunia dan Palestina

20 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Trafik Kargo IPCC Melonjak 19,57% hingga Kuartal III 2026

20 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Investasi Capai Rp3.923 Triliun dan Serap 5,48 Juta Tenaga Kerja

20 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Kapolri Sidik 98 Kasus Korporasi Diduga Bakar Hutan, Pemilik Perusahaan hingga Pemegang Saham Terancam Dijerat

20 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Trending di NASIONAL