Menu ✖

Mode Gelap
Napas Lega Petani Indonesia: Gebrakan 2 Tahun Presiden Prabowo Turunkan Harga Pupuk dan Kunci Harga Gabah ‎ H. Fikri Hudi Oktiarwan Apresiasi Semarak Kebudayaan Kabupaten Bogor, Dorong Pelestarian Budaya dan Penguatan Ekonomi Masyarakat Tani Merdeka Aceh, APPSI, dan SPPG Sepakat Jalin Kerja Sama untuk Serap Hasil Pertanian Lokal Usai Ditetapkan Tersangka, PT Toba Pulp Lestari Tersangka Korporasi, Konsesi Hutan Jadi Sorotan Sebaran Angkutan Barang KAI di Jawa dan Sumatra Tembus 9,15 Juta Ton 3 Tahun Beroperasi, Whoosh Kini Sepenuhnya Ditangani SDM Indonesia melalui Keberhasilan Transfer Pengetahuan

NASIONAL

Napas Lega Petani Indonesia: Gebrakan 2 Tahun Presiden Prabowo Turunkan Harga Pupuk dan Kunci Harga Gabah ‎

badge-check


 Napas Lega Petani Indonesia: Gebrakan 2 Tahun Presiden Prabowo Turunkan Harga Pupuk dan Kunci Harga Gabah  ‎ Perbesar

Wartatrans.com, ​JAKARTA — Kebijakan sektor pertanian di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dinilai membawa angin segar dan dampak nyata hingga ke tingkat tapak desa.

‎Langkah strategis berupa penurunan harga pupuk bersubsidi hingga kepastian harga beli gabah menjadi benteng utama dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

‎​Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, menegaskan bahwa orientasi kebijakan pangan saat ini tidak hanya berfokus pada kejar target angka produksi semata, melainkan hadir langsung menyelesaikan akar persoalan yang dihadapi para petani.

‎​”Petani butuh kebijakan yang realistis—bukan cuma diminta genjot produksi, tapi juga dibantu agar usaha taninya lebih efisien dan menguntungkan. Hal ini terbukti sudah dan sedang dijalankan oleh Presiden Prabowo Subianto,” ujar Don Muzakir di Jakarta.

‎​3 Pilar Utama Kebijakan Pro-Petani

‎​Dalam dua tahun masa kepemimpinannya, sejumlah langkah konkret pemerintah yang dirasakan langsung oleh petani meliputi:

‎​Pemotongan Harga Pupuk Bersubsidi Hingga 20%

‎Kebijakan ini secara signifikan menekan biaya modal awal tanam (cost of production) yang selama ini menjadi beban berat petani.

‎​Penyederhanaan Birokrasi Pupuk

‎Tata kelola penyaluran pupuk bersubsidi dipangkas agar lebih ringkas, tepat sasaran, dan minim kendala distribusi.

‎​Kepastian Harga Gabah (HPP Rp6.500/Kg)

‎Pemerintah berkomitmen mempertahankan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah kering panen sebesar Rp6.500 per kilogram hingga tahun 2026. Kepastian ini memberikan jaminan pasar dan melindungi petani dari anjloknya harga saat panen raya.

‎​Menggerakkan Ekonomi dari Hulu ke Hilir

‎​Menurut Don Muzakir, keterjaminan harga dan keterjangkauan sarana produksi secara otomatis memicu antusiasme petani untuk meningkatkan produktivitas. Dampaknya tak hanya terasa di sawah, tetapi juga memicu efek domino (multiplier effect) bagi perekonomian desa.

‎​Penguatan Cadangan Beras Nasional: Pasokan beras yang terjaga memudahkan Perum Bulog dalam mengamankan cadangan pangan serta menstabilkan harga pasar.

‎​Geliat Ekonomi Desa: Produktivitas tinggi merangsang sektor pendukung lain seperti jasa distribusi, perdagangan, pengolahan hasil tani, hingga UMKM lokal.

‎​Komunikasi Terbuka dan Agenda Swasembada

‎​Keberhasilan berbagai program ini juga disokong oleh terbukanya saluran komunikasi antara pemerintah dan pelaku sektor pertanian. Tani Merdeka Indonesia terus mengambil peran aktif melakukan konsolidasi serta menyerap aspirasi petani di berbagai daerah agar kebijakan yang dirumuskan pemerintah senantiasa relevan.

‎​Mengutip evaluasi dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo, Don Muzakir menekankan pentingnya menjaga konsistensi arah kebijakan ini dari hulu ke hilir.

‎​”Keterjangkauan sarana produksi, kepastian harga, hingga akses pasar adalah kunci utama. Jika ekosistem hulu-hilir ini terus diperkuat, agenda swasembada pangan yang berkelanjutan bukan lagi sekadar wacana, melainkan kenyataan,” pungkasnya.*** (Jasa)

Baca Lainnya

Greenpeace Indonesia Gelar Aksi Damai, 11 Aktivis Sempat Ditangkap Aparat

21 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Pangkalan PLP Tanjung Priok Kerahkan Kekuatan Armada untuk Tangani Kebakaran KMP Batumandi di Selat Sunda

20 Oktober 2026 - 23:01 WIB

Sekjen PBB Sambangi Hambalang, Prabowo Bahas Perdamaian Dunia dan Palestina

20 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Trafik Kargo IPCC Melonjak 19,57% hingga Kuartal III 2026

20 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Investasi Capai Rp3.923 Triliun dan Serap 5,48 Juta Tenaga Kerja

20 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Kapolri Sidik 98 Kasus Korporasi Diduga Bakar Hutan, Pemilik Perusahaan hingga Pemegang Saham Terancam Dijerat

20 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Arus Petikemas Terus Menguat, Terminal Teluk Lamong Catat 2,29 Juta TEUs

19 Oktober 2026 - 23:02 WIB

Sewa Bus DAMRI, Pilihan Tepat untuk Perjalanan Bersama yang Nyaman

19 Oktober 2026 - 22:52 WIB

Pelindo Regional 4 Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Makassar

19 Oktober 2026 - 22:42 WIB

Kolaborasi Bersama HRI Team Management, IPCC Turut Mendukung Distribusi Unit Kendaraan Balap ke Mandalika Festival of Speed 2026

19 Oktober 2026 - 22:35 WIB

Trending di ANJUNGAN