Menu ✖

Mode Gelap
Menhub Dudy Pastikan Penanganan dan Pemenuhan Hak-Hak Penumpang KMP Batumandi Tekan Inflasi dan Jaga Daya Beli, Pemkab Fakfak Gelar Gerakan Pangan Murah Peringati Hari Pangan Sedunia ke-46 Whoosh Dukung Sport Tourism, Permudah Pelari Bandung ke Jakarta ASDP Gerak Cepat Tangani Tenggelamnya KMP Batumandi Usai Terbakar Kemenpar: Penerbangan Shenzhen–Jakarta Tingkatkan Kunjungan Wisatawan Tiongkok Dua Tahun Prabowo-Gibran, KKP Perkuat Konservasi Laut dan Pengawasan IUU Fishing

ANJUNGAN

Menhub Dudy Pastikan Penanganan dan Pemenuhan Hak-Hak Penumpang KMP Batumandi

badge-check


 Menhub Dudy bersama jajaran ASDP Perbesar

Menhub Dudy bersama jajaran ASDP

Wartatrans.com, JAKARTA – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus mengawal penanganan insiden KMP Batumandi yang terbalik dan tenggelam di perairan sekitar Pelabuhan Merak, Banten, Rabu (21/10/2026) malam.

Selain memastikan keselamatan pelayaran di sekitar lokasi, Kemenhub berkoordinasi dengan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), PT Jasa Raharja dan instansi terkait untuk menindaklanjuti pemenuhan klaim asuransi dan hak penumpang yang terdampak.

“Kami meminta seluruh pihak terkait memastikan penanganan penumpang berjalan dengan baik, termasuk tindak lanjut terhadap hak-hak mereka sesuai ketentuan yang berlaku, serta mengutamakan keselamatan dalam setiap tahapan penanganan insiden,” tegas Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, di Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Insiden kebakaran KMP Batumandi terjadi di alur masuk penyeberangan Merak, Selasa (20/10) sore. Tak lama setelah insiden terjadi, Menhub segera bertolak ke Pelabuhan Merak untuk meninjau langsung proses penanganan dan evakuasi penumpang serta awak kapal.

Dia menegaskan, penanganan insiden harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari keselamatan penumpang, pendataan kerugian, hingga pengamanan lokasi kapal tenggelam.

Berdasarkan informasi PT ASDP Indonesia Ferry, sebanyak 420 penumpang KMP Batumandi telah berhasil dievakuasi saat kapal mengalami kebakaran pada Selasa, sementara penanganan medis dan pendataan kerugian dilakukan bersama pihak terkait.

ASDP juga berkoordinasi dengan PT Jasa Raharja untuk mendata kerugian material dan menindaklanjuti mekanisme ganti rugi serta jaminan asuransi sesuai ketentuan dan hasil verifikasi.

Kemenhub meminta agar proses pendataan dilakukan secara cermat sehingga penumpang dapat memperoleh kejelasan mengenai mekanisme pengajuan klaim atas kerugian yang dialami.

“Penumpang yang terdampak dapat mengikuti informasi dan arahan resmi dari ASDP serta menyampaikan data dan dokumen pendukung melalui saluran pengaduan yang telah disediakan perusahaan,” ujarnya.

Terkait tenggelamnya kapal, pengamanan perairan di sekitar lokasi menjadi perhatian utama untuk mengantisipasi risiko terhadap kapal yang melintas, aktivitas nelayan, dan keselamatan pelayaran.

KSOP bersama ASDP dan instansi berwenang menyiapkan pemasangan buoy atau pelampung penanda lokasi kapal tenggelam, disertai penyampaian peringatan kepada kapal-kapal yang beroperasi di sekitar area tersebut.

“Keselamatan pelayaran harus tetap terjaga, terutama di sekitar alur masuk Pelabuhan Merak yang menjadi jalur penting penyeberangan masyarakat dan distribusi logistik. Penanganan lokasi kapal tenggelam juga harus dilakukan berdasarkan asesmen teknis dan koordinasi dengan otoritas berwenang agar tidak menimbulkan risiko baru bagi pengguna jalur pelayaran.” kata Menhub.

Tahap berikutnya adalah asesmen terhadap posisi dan kondisi KMP Batumandi sebagai dasar penentuan langkah penanganan lanjutan, termasuk kemungkinan pengangkatan kapal melalui operasi salvage.

Pelaksanaan operasi tersebut akan mempertimbangkan aspek keselamatan, keamanan, kondisi perairan, serta potensi dampak terhadap alur pelayaran dan lingkungan laut.

Sementara itu, pelayanan penyeberangan lintasan Merak–Bakauheni tetap menjadi perhatian Kemenhub agar mobilitas masyarakat dan distribusi barang tidak terganggu.

Pengaturan operasional di sekitar lokasi insiden akan dikoordinasikan dengan otoritas pelabuhan dan operator berdasarkan kondisi lapangan serta hasil evaluasi keselamatan, sehingga kelancaran layanan tetap sejalan dengan aspek keselamatan.

Kemenhub juga terus berkoordinasi dengan ASDP, KSOP, dan instansi terkait untuk memantau perkembangan penanganan kapal serta dampaknya terhadap operasional pelabuhan.

Masyarakat yang akan menyeberang diimbau memantau informasi resmi mengenai jadwal dan layanan penyeberangan serta mengikuti arahan petugas di pelabuhan.

Kemenhub memastikan penanganan KMP Batumandi dilanjutkan dengan mengutamakan keselamatan pelayaran, kepastian tindak lanjut hak penumpang, klaim asuransi, dan pengendalian dampak terhadap layanan penyeberangan.

Perkembangan penanganan, termasuk hasil asesmen kapal dan rencana operasi salvage, akan ditindaklanjuti sesuai hasil koordinasi dan ketentuan yang berlaku. (omy)

Baca Lainnya

ASDP Gerak Cepat Tangani Tenggelamnya KMP Batumandi Usai Terbakar

22 Oktober 2026 - 11:26 WIB

Menperin Lantik Pengurus Pusat Iperindo Periode 2026–2030

22 Oktober 2026 - 07:59 WIB

Dampak Karhutla, 3 Laga Bola Isenmulang Pindah Lokasi

22 Oktober 2026 - 07:47 WIB

Stadion Tuah Pahoe di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, tidak bisa digunakan untuk laga kandang Isenmulang Kalteng FC di BRI Super League 2026/27

Little Harbour, Dermaga Aman bagi Anak dan Ruang Tenang bagi Orang Tua di Pelindo Regional 2

21 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Wujudkan Pelabuhan Bersih dan Bebas Pungli, IPC TPK Bersama Mitra Operasional Deklarasikan Komitmen Bersama

21 Oktober 2026 - 18:30 WIB

Jasa Raharja Terbitkan Jaminan Biaya Perawatan 11 Penumpang Korban Kebakaran KMP Batumandi

21 Oktober 2026 - 14:57 WIB

Pascainsiden KMP Batumandi, ASDP Pastikan Layanan Dermaga Express 1 Pelabuhan Merak Kembali Normal

21 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Menhub Dudy Instruksikan Langkah Penanganan Lebih Lanjut pada Penumpang KMP Batumandi

21 Oktober 2026 - 13:49 WIB

ASDP Pastikan Pendampingan Penumpang Berlanjut Pascainsiden KMP Batumandi

21 Oktober 2026 - 06:02 WIB

Pangkalan PLP Tanjung Priok Kerahkan Kekuatan Armada untuk Tangani Kebakaran KMP Batumandi di Selat Sunda

20 Oktober 2026 - 23:01 WIB

Trending di ANJUNGAN